
"Aaakkkhh!"
Cyntia mengeluarkan pelepasan pertamanya. Puas bermain main di atas tubuh Cyntia, Ariel langsung turun bermain di tempat favoritnya di bawah sana. Menikmati madu yang di sajikan istrinya memang khusus untuknya.
Dengan tak sabarannya Ariel. Dia mempermainkan Cyntia. Sampai membuat Cyntia merasa yang di bawah sana habis di minum suaminya yang sungguh liar malam ini.
Terus dan terus Ariel menggempur Cyntia hingga akhirnya Ariel melanjutkan ke permainan inti. Sungguh burungnya sudah tak kuat lagi menahan godaan di depan matanya ini.
Terus saja Ariel bergoyang maju mundur, naik turun dengan berbagai jenis gaya sampai akhirnya Ariel mengeluarkan pelepasannya yang ke tiga.
Mereka berhenti hingga pukul 4 pagi. Tubuh Cyntia sudah remuk. Tak kuat lagi berdiri. Ariel benar-benar memggempurnya. Meski sedikit kasar, tapi ternyata Cyntia sangat menyukainya.
***
Tak terasa sudah 6 bulan pernikahan Ariel dan Cyntia. Keduanya semakin lengket dan semakin dewasa dalam menghadapi permasalahan. Karena semua permasalahan Ariel bawa ke atas ranjang.
Benar kata orang. Semua permasalahan akan selesai jika sudah di atas ranjang. Dan Ariel hanya mencontoh ucapan orang-orang itu saja.
"Honey kenapa denganmu? Kau pucat sekali. Kau sakit honey?" tanya Ariel yang melihat wajah istrinya yang pucat dan berkeringat dingin.
"Sepertinya aku tak enak badan sayang. Beberapa hari ini aku juga sering muntah." jawab Cyntia yang sudah memejamkan matanya. Tak kuat dia. Kepalanya sungguh pusing.
"Aku akan membawamu ke rumah sakit saja kalau begitu honey." ucap Ariel.
Dengan cepat Ariel memakaikan Cyntia jaket dan menggendongnya menuju mobil.
Sesampainya di rumah sakit Ariel langsung membawa Cyntia ke UGD.
"Sepertinya nyonya sedang hamil tuan. Anda bisa membawa nyonya ke dokter obgyn. Rasa mual dan pusingnya ini akibat dari kehamilan nyonya." jelas dokter. Dan itu sukses membuat Ariel dan Cyntia terkejut.
Bahkan Cyntia sudah tak kuasa menahan tangisnya. Dia tak menyangka jika dirinya di berikan kembali tanggung jawab seorang ibu secepat ini.
Ariel membawa Cyntia ke dokter obgyn. Dan dokter juga mengatakan jika istrinya memang sedang hamil di usia kandungan 6 minggu.
Cyntia dan Ariel sungguh bahagia sekali. Kali ini Ariel akan benar-benar menjaga buah hati mereka sampai lahir selamat di dunia ini.
"Apa honey?" tanya Ariel yang sedang bermain-main dengan rambut Cyntia.
"Apa aku boleh meminta padamu jika kita tinggal di rumah mommy saja? Mommy menghubungiku. Agar kita lebih baik tinggal di sana. Dan aku juga menginginkan tinggal bersama mereka selama hamil. Apa boleh sayang?" tanya Cyntia hati-hati.
Cyntia hanya ingin di manja oleh kedua orang tua Ariel saat hamil.
"Tentu saja boleh honey. Apapun permintaanmu adalah perintah untukku." jawab Ariel. Bahkan Ariel sama sekali tak memikirkannya dulu. Dan akhirnya mereka tinggal di Canada dan Cyntia akan melahirkan di sana.
Pengumuman
Akhirnya kisah Cyntia dan Ariel tamat... 🥳🥳
Dan othor sudah menyiapkan kisah baru untuk memanjakan para readers setia othor. Kisah lanjutan Daniella. Judulnya "My Bride Violetta"
Sudah ada beberapa episode yang sudah tayang. Yuk cus baca.
Seperti biasa othor akan menyiapkan cerita yang ringan jadi terus ikuti yah? Yuk ah gercep!
● My Hero My Love (Jake dan El)
● Daniella (Ella dan Victor)
● I can't stop thingking about you (Anak ke dua Jake dan El ~ Ariel dan Cyntia)
● My Bride Violetta (Anak Victor dan Daniella ~ Adrian dan Violetta)
Maaf ya kalau ada yang tidak sesuai. Karena othor masih baru di sini.
Terima kasih 🙏🙏
JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤