
Ariel sudah siap berangkat setelah makan siang. Namun hal yang tak di duga adalah Mona datang saat Ariel akan berangkat dan masih ada Cyntia juga di sana.
"Riel kau akan pergi? Padahal aku kemari ingin mengajakmu malam ini. Aku merindukanmu sayang." ucap Mona saat masuk ke ruangan Ariel.
Dengan tak tau malunya dia berkata seperti itu. Padahal di sana ada Keyra dan Cyntia yang menunggu Ariel sampai berangkat.
Seakan tak ada orang lain, Mona langsung mengecup singkat bibir Ariel. Dan langsung di lihat oleh Cyntia. Ambyar. Seketika tatapan menghunus ala Cyntia terlihat oleh Ariel.
"Keyra aku kembali ke ruanganku." ucap Cyntia. Seketika wajah Cyntia berubah masam dan memilih pergi dari pada melihat Ariel bermesraan dengan teman tidurnya.
"Honey jangan pergi." teriak Ariel namun Cyntia sudah masuk ke dalam lift
"Untuk apa kau kemari Mona? Aku sudah punya kekasih dan kami akan segera menikah. Jadi kau tak perlu menggangguku lagi. Kau bisa mencari pria lain untuk teman tidurmu." ucap Ariel dan berlalu pergi untuk mengejar Cyntia.
"Keyra siapkan apa yang di perlukan aku akan menunggu di bawah." ucap Ariel sebelum menuju lift. Sedang Mona masih terkejut saat tau Ariel akan menikah.
Ariel mengejar Cyntia hingga ke ruangannya. Tapi ternyata Cyntia tak ada di sana.
"Azlah apa Cyntia belum kembali?" tanya Ariel yang mengagetkan Azlah. Azlah cepat-cepat berdiri dan merapikan pakaiannnya.
"Belum tuan." jawab Azlah dengan lembutnya. Sapa tau bossnya akan berpaling padanya. Jangan mimpi!
"Angkat honey, angkat. Please." ucap Ariel yang sudah gelisah. Dia lebih baik melihat Cyntia langsung memakinya dari pada Cyntianya pergi seperti ini.
"Kenapa ponselnya sekarang tidak aktif? Sial!" untuk kedua kalinya Ariel menghubungi ponselnya, ternyata ponsel Cyntia justru tidak aktif.
Sampainya di lobby, Soner dan Keyra mendekati bossnya untuk bersiap berangkat. Karena pesawatnya sudah akan lepas landas. Ariel mengutuk dirinya. Apa yang harus di lakukan sekarang? Sedang dia harus segera pergi. Sial. Mona sialan.
Dengan terpaksa Ariel tetap pergi sesuai jadwal karena ini sudah tak bisa di tunda lagi. Dia akan menghubungi Cyntia lagi setelah sampai di pesawat.
Sedangkan di tempat lain Cyntia baru saja keluar dari toilet di dekat lobby. Rencananya saat keluar dari ruangan Ariel, Cyntia ingin membeli kopi hitam. Dia ingin meminum kopi pahit untuk menghilangkan rasa kesalnya pada Ariel.
Namun sebelum menuju cafe dia ingin ke toilet. Sambil mengomel mengutuk Ariel dengan tingkahnya, ponselnya berdering dan ternyata itu dari Ariel.
"Bukannya sudah ada wanita di ruangannya? Apa masih kurang?" kesal sekali Cyntia. Ini adalah akibat dari perbuatannya. Asal celap celup sana sini. Sekarang Cyntia yang kena imbasnya. Meski sudah berusaha untuk menghilangkan pikiran itu. Tapi tetap saja masih ada ingatannya saat Ariel bercinta dengan wanita-wanita lain.
Saat Cyntia akan mengangkat panggilan dari Ariel ternyata ponselnya jatuh ke wastafel dan terkena Air. Seketika ponselnya langsung mati. Ada apa dengannya hari ini?
Nanti Cyntia akan meminta di belikan ponsel yang mahal. Apel ke gigit atau merk sung sam. Biar tahan banting. Untuk apa punya kekasih kaya jika tak mendapat apa-apa pikirnya.
JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤