
Satu persatu para tamu undangan pulang, Stella dan Shane juga sudah kembali ke mansion mereka. Pengantin pun ikut masuk ke peraduannya.
Cyntia masuk lebih dulu ke kamarnya. Sedang Ariel masih berbicara dengan kedua orang tuanya. Entah apa yang di bicarakan. Apa mungkin mereka memberikan buku untuk bercinta atau pedoman untuk malam pertama. Bisa jadi.
Cyntia akan berendam sejenak sebelum Ariel masuk kamar. Tubuhnya sudah cukup lelah karena harus berdiri seharian saling bertegur sapa dengan para tamu undangan.
Essential beraroma mawar Cyntia gunakan untuk menambah wangi di tubuhnya. Lelahnya seharian ini membuatnya rileks saat berendam seperti ini di air hangat. Sehingga tak terasa sedikit demi sedikit matanya menutup.
Namun saat baru saja akan bermimpi indah, Ada tangan yang menelusup masuk ke dalam air dan meraba tubuhnya dengan lembutmya. Cyntia yang masih belum sadar membuka matanya pelan. Dia mengerjapkan matanya dan..
"Aakkkhhh!"
"Sayang, apa yang kau lakukan di sini?" teriak Cyntia dan refleks menyilangkan kaki dan tangannya untuk menutupi tubuhnya di dalam air. Untung saja itu Ariel. Jika orang lain pasti sudah Cyntia beri jurus mematikan ala Cyntia.
"Ini adalah malam pertama kita honey. Dan jangan berteriak jika tak ingin ada yang mendengar apa yang sedang kita lakukan sekarang." ucap Ariel pada Cyntia. Padahal sudah jelas kamar ini adalah kamar kedap suara. Hanya Cyntia saja yang tak mengetahuinya.
Ternyata Ariel susah membuka seluruh pakaiannya. Karena Cyntia melihat tuxedo dan seluruh pakaian Ariel tergeletak di lantai dekat bathub.
Nakal sekali ternyata. Tapi sejujurnya Cyntia penasaran. Dia belum pernah melihat isi di bawah sana yang selalu Ariel tutup dengan celana speedonya. Pasti isinya manja.
"Sayang, keluarlah dulu. Aku akan membersihkan tubuhku dulu. Baru setelah itu jika kau ingin mandi silahkan." ucap Cyntia dengan polosnya. Dia tidak tau saja jika suaminya sudah sangat ingin menghajar dirinya. Apalagi di air seperti ini.
"Tapi aku ingin berendam dulu sayang." kilah Cyntia agar Ariel pergi dulu dari sana. Cyntia ingin bersantai sebentar di dalam rendaman air hangat.
"Kita bisa berendam sambil menghangatkan honey." ucap Ariel yang sekarang sudah berada di depan Cyntia.
"Sayang.. eh...." ucap Cyntia yang merasakan menyentuh sesuatu yang panjang di dalam sana. Apa itu? Ular lautkah?
"Kau tau apa itu honey?" tanya Ariel yang memegang tangan Cyntia untuk menyentuh yang di bawah itu. Uh apa ini?
"Itu ular honey. Ular ini ingin mencari rawa untuk dia jadikan rumahnya." ucap lirih Ariel yang menggoda.
Sedang Cyntia yang memegangnya terkejut dengan menutup mulutnya memggunakan tangan kirinya.Karena tangan kanannya masih di pegang Ariel untuk menangkap ular di bawah sana. Dan itu panjang sekali. Keras dan berotot terasa saat otot-otot itu di pegang.
"Kau suka honey dengan ularnya? Dia jinak tak akan menggigit jika tak di gigit." uh.. Apa sih yang di bicarakan Ariel. Bikin Cyntia mau saja. Eh malu maksudnya.
Dengan bodohnya Cyntia memegang ular itu dan mengukurnya dengan Jengkalnya. Betapa terkejutnya Cyntia jika panjang ular itu 1 jengkal miliknya. Ular jenis apa yang seperti itu? Cyntia belum pernah melihatnya. Dan sekarang ingin melihatnya. Apa lagi sudah di tangkapnya.
JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤