
Pernikahan adalah hari di mana kedua insan yang saling mencintai saling mengucap janji suci dan berikrar sehidup semati. Menuju hubungan yang resmi dan di akui oleh negara.
Layaknya angsa putih yang menanti kedatangan pasangannya, Ariel menunggu Cyntia untuk datang dan saling mengikat janji suci.
Taxedo putih dengan dasi kupu-kupu membuat Ariel bagaikan seekor angsa yang sangat tampan dan siap atas kesetiaan dan kesucian cintanya untuk Cyntia.
Dekorasi outdoor yang di buat sedemikian rupa indah, tak menutupi seberapa cantik Cyntia hari ini. Cyntia berjalan dengan membawa bucket bunga mawar putihnya yang di temani Jake menuju altar. Di mana Ariel sedang menunggunya.
Senyum terus merekah di wajah keduanya. Terutama Ariel. Melihat tampilan Cyntia hari ini yang terlihat begitu cantik membuatnya tak bisa berkata-kata. Wanita cantik ini akan menjadi istrinya sebentar lagi.
"Jangan kau membuat dia menangis son. Jika itu terjadi daddy tak akan menganggap dirimu sebagai anak." ucap Jake saat memberikan tangan Cyntia pada Ariel. Cyntia yang mendengarnya begitu bahagia. Meski belum sah menyandang nama Graham, taoi kedua orang tua Ariel begitu peduli padanya.
"Of course dad." dengan senang hati Ariel menerima tangan Cyntia yang sudah berbalut sarung tangan putihnya.
Saat janji itu mereka sebutkan. Tangisan seorang El kembali menetes. Satu lagi anak laki-lakinya telah menikah. Dan sekarang sudah mempunyai tanggung jawab sebagai seorang suami dan tanggung jawab untuk calon bayi mereka.
"Sayang Ariel sudah menikah, tinggal satu lagi tanggung jawab kita. Setelah itu tugas kita selesai." ucap El yang masih menangis di pelukan Jake.
"Kau sudah menjadi seorang mommy terbaik untuk mereka honey. Dan menjadi istri yang terbaik untukku. Love you." ucap Jake dan mengecup puncak kepala istrinya.
"Kau juga sayang. Kau yang terbaik. Love you too." El semakin mengeratkan pelukannya di pinggang Jake. Suami super heronya. Pahlawan sekaligus cintanya dalam hidup El.
Selayaknya bunga yang sedang bermekaran, tumbuh dan berbunga. Seperti itulah hati kedua pengantin saat ini usai mengucap janji suci. Begitu bahagia sekali rasanya.
Saat semua bersiap dan Stella menghitung mundur.
3.. 2.. 1..
Tak ada yang tau kapan jodoh akan datang menjemput kita. Seperti itulah yang di rasakan Soner saat ini. Dia yang hanya duduk setia di kursi belakang keluarga Jake justru yang menerima bunga.
Entah siapa yang membuat bunga itu melompat ke arahnya. Yang jelas Azlah yang ikut di paling depan jajaran joblowati yang menerima bunga sangat bahagia.
Begitu riangnya dia sampai berlari mendekati Soner dan memeluknya di depan semua orang. Soner sampai tersipu malu di buatnya.
"Aku bahagia sekali cayangkuh.." teriak Azlah yang heboh sendiri. tamu undangan sampai ikut tersenyum bahagia karena tingkahnya.
Para tamu sekarang sedang menikmati santapan yang di sajikan keluarga Graham. Begitu banyaknya makanan sampai membuat Stella yang sedang hamil kebingungan harus memilih makanan yang mana.
"Sayang makanan ini semuanya enak. Nanti selesai acara kita bawa pulang ya?" ucapStella dengan mulut yang penuh makanan.
"Iya nanti kita juga akan membeli makanan yang banyak untukmu. Tapi jangan seperti ini honey. Jangan terlalu banyak gerak." ucap Shane yang khawatir dengan tingkah Stella yang terlalu aktif. Shane sudah menjadi calon ayah sekarang. Dan selalu siap 24 jam menjaga istrinya.
Sedang kedua pengantin masih menikmati berdansa hanya untuk menunggu tamu pulang, dan langsung tancap gas. Menuju kamar pengantin mereka.
JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤