I Can'T Stop Thinking About You

I Can'T Stop Thinking About You
Pesta pernikahan



Saat pulang kerja, Ariel sudah siap menunggu Cyntia di depan ruangannya. Kali ini dia tak akan mengingkari janjinya. Bahkan sebelum jam kerja Ariel sudah menunggu Cyntia.


"Cantik, pulang jam berapa?" isi pesan yang di baca Cyntia dari Ariel. Cyntia tampak menarik sudut bibirnya saat membaca pesan dari Ariel.


"Aku sudah akan pulang. Kenapa?" pesan balasan yang di kirim Cyntia.


Kring..kring..


"Cantik keluarlah, aku sudah menunggumu di depan ruanganmu." ucap Ariel saat menelepon Cyntia. Cyntia dengan cepat membereskan mejanya dan pamit pada yang lain.


Saat membuka pintu ruangannya Cyntia melihat tampilan ariel yang selalu saja tampan, sedang berdiri menunggunya di dekat lift.


"Tampan, sudah lama?" tanya Cyntia saat menghampiri Ariel yang masih memperhatikan ponselnya.


"Lumayan, kita ke belanja dulu ya? Untuk membeli gaunmu untuk malam ini." ucap Ariel dan di setujui dengan Cyntia.


Mereka menuju mall dan langsung ke toko butik langganan Ariel. Ternyata semua yang ada di toko mengenal Ariel dan para karyawannya curi-curi pandang dengan Ariel yang selalu saja tampan.


"Hai, Riel lama tak kemari. Apa kabarmu?" ucap wanita paruh baya yang datang menyapa Ariel.


"Hai bi, kabarku baik. Bibi apa kabar? Sehat?" tanya Ariel balik.


"Bibi sehat, hai siapa gadis cantik yang datang bersamamu ini. Dia cantik sekali. Hai sayang siapa namamu?" ucap bibi Avlo yang langsung menyapa Cyntia.


"Aku Cyntia bi. Salam kenal." jawab Cyntia dengan lembutnya.


"Baiklah, sesuai perintah tuan muda kita akan membuat nona Cyntia seperti princess." ucap Avlo yang membuat Cyntia senyum-senyum malu.


Avlo membawa Cyntia masuk ke dalam dan memilihkan gaun yang cantik untuk Cyntia. Avlo memilihkan gaun berwarna merah maroon untuk Cyntia. Gaun panjang menjuntai hingga menyentuh lantai dengan belahan sepaha. Lengan panjang puff tapi berbelah. Sedang bagian dadanya menjiplak sehingga isi di dalamnya seakan menyembul keluar. Dan rambutnya di biarkan terurai dengan menggunakan hiasan mutiara-mutiara.


Sumpah demi apapun Ariel terpesona melihat tampilan Cyntia malam ini. Cantik sekali. Ariel sampai harus menelan salivanya karena melihat Cyntia yang juga sexy. Uh menggoda.


Sedang Ariel sendiri menggunakan taxedo berwarna hitam. Sungguh keduanya adalah makhluk ciptaan Tuhan yang sempurna.


"Malam ini kau sangat cantik sekali honey." ucap Ariel yang sudah memanggil Cyntia dengan panggilan sayangnya.


"Terima kasih tampan." jawab Cyntia malu-malu sambil menggigit bibirnya. Ariel yang tak sanggup melihatnya langsung mengecup bibir merah Cyntia hingga puas.


Saat sampai di acara pernikahan, ternyata ada Sandra yang ternyata sudah datang terlebih dulu bersama pasangannya entah itu siapa.


"Sayang, kau datang juga? Kenapa tak mengajakku sebagai pasanganmu malam ini." ucap Sandra kesal saat mendekat pada Ariel dan melirik Cyntia dengan sinisnya.


Sandra mengumpat penampilan Cyntia di dalam hatinya. Dia benar-benar tak suka dengan Cyntia. Seolah Ariel sudah di rebut Cyntia. Padahal Ariel bukan milik siapa-siapa tapi Sandra mengklaim Ariel adalah miliknya.


"Aku lupa, karena aku sudah berjanji mengajak Cyntia untuk menjadi pasanganku malam ini. Iya kan honey?" ucap Ariel yang semakin membuat Sandra kesal.


'Awas saja kau wanita murahan.' gumam Cyntia dalam hatinya.


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤