
Cyntia mulai menyentuh wajah Ariel menggunakan telunjuk tangannya, dari atas terus turun sampai ke pinggang dan menyingkap tali bathrobe Ariel yang di ikat sembarangan. Dan terus turun sampai akhirnya menyentuh yang sedang mengintip di bawah sana.
Uh,, seketika berdesir darah Ariel. Merinding sampai ke ubun-ubun. Sentuhan tangan itu yang sudah sangat ia rindukan.
Bukannya berhenti, Cyntia justru melanjutkan sentuhan jemarinya. Dia tusuk-tusuk ujung kepalanya itu hingga Ariel bergetar hebat merasakan sentuhan yang di lakukan Cyntia.
Tanpa menunggu lagi, Ariel menarik belakang leher istrinya dan di kecupnya dengan liar itu bibir istrinya yang sexy. Bibirnya yang bermain-main dengan bibir Cyntia, dan tangan yang bermain-main di tempat lain.
Terus dan terus Ariel mempermainkan Cyntia dan menikmati tubuh istrinya sampai membuat tubuh itu tak berbentuk. Bercak gigitan di mana-mana dan yang paling banyak di daerah daerah rawan milik wanita.
Apalagi saat Ariel bermain di bawah sana. Oh Cyntia sampai tak kuat menahan tubuhnya yang sungguh bergetar hebat karena permainan Ariel yang sudah seperti menyeruput botol minuman kesukaannya sampai tak tersisa.
Gila Ariel. Gila. Cyntia sama sekali tak di biarkannya untuk mengatur nafasnya sama sekali. Hingga akhirnya Ariel mulai menerobos masuk miliknya ke dalam sana.
Teriakan Cyntia saat Ariel dengan tak sabarnya terus menekan keluar masuk membuat ruangan yang tadinya dingin sekarang sudah seperti di tempat sauna yang sungguh panas.
Sampai akhirnya mereka berhenti di pukul 4 pagi, setelah melakukannya selama 4 jam. Entah mungkin kali ini Ariel menggunakan tenaga kuda untuk menyiapkan malam ini. Oh Tuhan,
Cyntia sampai kelelahan di buatnya. Bahkan untuk merapatkan kakinya saja sudah tak mampu. Karena yang di bawah terus berdenyut masih merasakan nikmatnya permainan Ariel malam ini.
Sedang Ariel tersenyum puas saat hasratnya sudah terlampiaskan pada istrinya. Di kecupnya kening Cyntia. dan membantu membenarkan posisi istrinya tidur. Dan akhirnya Ariel tidur sambil memeluk istrinya di jam 5 pagi.
Entah apa yang akan terjadi saat Cyntia bangun nanti. Apakah tubuhnya aman atau tidah tak ada yang tau.
Cyntia hanya terdiam tak bangun tak juga duduk. Dia hanya menatap langit-langit mengingat permainan gila suaminya. Ada senyum ada juga kesal di wajahnya.
Bahkan belum bergerak saja sudah terasa sekali pangkal pahanya sakit. Lebih baik lain kali Cyntia tak akan memancing daging lagi pada singa. Jika tak ingin kembali seperti ini.
Tak lama Ariel terbangun dari tidurnya. Dia melihat Cyntia yang sudah bangun. Tersenyum dengan lebarnya Ariel pagi ini. Dia juga meminta kiss morningnya.
Sepertinya hari ini Soner akan mendapatkan bonus dari Ariel. Entah kenapa yang jelas akan seperti itu.
"Honey, thank you." ucap Ariel yang memeluk Cyntia kembali. Cyntia hanya mencibir kelakuan gila suaminya ini.
Meski begitu, tetap saja Ariel adalah suaminya. Dan Cyntia harus menurut pada suaminya.
Akhirnya mereka bangun dan dan Ariel berangkat kerja dengan hati gembira. Senyum terus dia tampilkan hingga membuat para wanita yang melihatnya menjadi salah tingkah.
"Pagi tuan." sapa Soner yang sudah siang mengantar Ariel yang di hubunginya tadi untuk menjemputnya.
"Pagi, ambillah bonusmu untuk bulan ini. Kau akan mendapatkan bonus double nanti."
JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤