I Can'T Stop Thinking About You

I Can'T Stop Thinking About You
Kedatangan tamu



Puas bermain-main di atas Ariel akan menikmati madu istrinya yang lain. Dari atas turun ke bawah. Ariel menyapu bersih tubuh istrinya. Dan berakhir di bawah.


Di bukanya pelan tali kanan kiri penutup terakhir Cyntia. Namun saat di buka Ariel hanya diam dan menatap ke arah istrinya yang masih lemas akibat permainan hebat Ariel di bagian atas miliknya.


"Honey.." panggil Ariel yang memandang Cyntia untuk melihat ke bawah. Masih dengan nafas yang ngos ngosan Cyntia berusaha duduk. Dia melihat apa yang di lihat Ariel.


Cyntia mengerjapkan matanya dan terus memperhatikannya. Tiba-tiba tawanya lepas. Cyntia tertawa dengan kerasnya. Ternyata Cyntia sedang datang tamu bulanannya.


Ambyar!!


"Kau senang sekali honey menertawakanku seperti ini." ucap Ariel yang kepalang tanggung. Untung saja istrinya sudah memakan ice cream-nya. Kalau tidak semakin mengenaskan burungnya saat ini. Mau terbang tapi tak ada pasangan yang menemaninya. Kasian sekali.


Akhirnya mereka hanya tidur berpelukannya saja. Hanya bibir yang bisa bermain-main. Mau kesal tapi tak bisa. Lalu Ariel bisa melakukan apa?


"Maaf ya sayang. Aku juga lupa kalau sekarang waktunya aku libur. Maaf ya sayang." ucap Cyntia yang masih saja tertawa. Meski di tahannya tetap tak bisa. Karena membayangkan wajah Ariel tadi yang sangat kecewa. Lucu sekali ekspresinya.


"Tak masalah honey. Tapi kalau makan ice cream dan meminum ASI saja, bisa kan honey?" Ariel tak kehabisan akal. Meski Cyntia libur masih ada yang lain yang di buat mainan.


"Tentu bisa sayang. Aku milikmu." kembali Cyntia tertawa. Yang penting suaminya bahagia pikir Cyntia.


Akhirnya mereka tidur setelah Cyntia tak lagi tertawa. Meski Cyntia libur tapi tetap saja Cyntia tidur dengan polos dan menyisakan bagian bawahnya saja yang tertutup. Sedang Ariel sudah pasti polos.


Tak masalah pikir Ariel. Toh setelah seminggu Ariel akan kembali menikmati tubuh istrinya lagi. Meski sekarang harus puasa dulu.


"Sayang, katanya kita akan pulang pagi ini?" tanya Cyntia yang sedang membangunkan Ariel


"Hmm..Kita akan pulang ya honey?" malas sebenarnya Ariel. Karena pasti saat pulang dia akan jarang bertemu istrinya.


"Iya kita sudah harus pulang sayang. Kau tak ingin pulang?" tanya Cyntia lagi.


"Aku malas sekali honey. Jika pulang aku pasti sudah di tunggu dengan pekerjaanku. Dan sudah pasti aku jarang bertemu denganmu. Huft.." ucap Ariel yang sudah duduk dan akan beranjak ke kamar mandi.


"Tak perlu bingung sayang. Kau hanya perlu menghubungiku saja. Aku pasti akan datang." Perusahaan sendiri memang harus di manfaatkan. Untuk apa jadi boss kalau seperti itu?


"Kau tak masalah jika kau datang ke kantor honey?" Cyntia memang tak lagi di ijinkan untuk bekerja. Tapi tak berarti dia harus terus di rumahkan?


"Tentu saja sayang. Aku siap saat kau memanggilku." jawab Cyntia. Sementara Ariel sudah memikirkan sesuatu yang kotor. Dia bisa melakukan sesuatu di kantor bersama istrinya. Ah senangnya pikir Ariel.


Apa otak pria selalu saja hal itu yang di pikirkan? Apa hanya Ariel saja?


"Kalau seperti itu, kau akan aku hubungi setiap hari saja honey. Setiap hari aku pasti membutuhkanmu." apalagi ini otak Ariel.


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤