I Can'T Stop Thinking About You

I Can'T Stop Thinking About You
Airplane



Seperti sudah menjadi kebiasan. Jika pengantin baru bangunnya selalu kesiangan. Hukumnya wajib!


Setelah melalui malam panas, keduanya sama-sama tak ingin ada yang bangun. Inginnya terus saja berpelukan dan terus bertukar peluh.


Ariel sungguh membuat Cyntia tak ada ampun. Sudah di katakan jika dirinya merasakan sakit, tapi tetap saja menghajar istrinya hingga tak berdaya. Sekedar untuk menutup tubuhnya dengan selimut saja Cyntia sampai tak mampu. Hyper sekali.


"Sayang, kau tak ingin bangun?" tanya Cyntia dengan suara seraknya. Dia berbicara masih dengan mata tertutup.


"Hmm.. Aku masih ingin memelukmu seperti ini honey. Aku lelah." ucap Ariel yang semakin mengeratkan pelukannya pada Cyntia.


Siapa suruh menghajar Cyntia sampai 4 kali. Seperti tak ada hari lagi pikirnya. Sekarang kelelahankan.. Ckk.


"Tapi jika mommy memanggil bagaimana?" tanya Cyntia kembali.


"Mommy pasti mengerti waktu untuk pengantin baru. Tak akan mereka mengganggu kita tidur honey." jawab Ariel yang masih bermanja-manja pada Cyntia.


Akhirnya mereka kembali tidur hingga saatnya jam makan siang perut Cyntia sudah tak bisa lagi di tahannya. Selesai membersihkan diri, keduanya segera turun ke bawah.


"Lihatlah sayang wajah pengantin baru kita, sungguh bersinar yah?" goda El yang sudah ada di meja makan.


"Killa sudah pergi mom?" tanya Ariel pada El.


"Tentu saja Killa sudah berangkat ke butik sayang. Ini kan sudah jam makan siang. Kalian saja yang telat." goda El sambil menarik Cyntia yang masih malu-malu dan ikut bergabung di meja makan.


"Duduklah di sini sayang." ucap El pada Cyntia.


"Sore ini dad, pukul 4 nanti." jawab Ariel.


"Sayang cepat kau buatkan mommy cucu ya. Kalau bisa kembar. Mommy ingin mengasuh seperti kalian kecil dulu." ucap El yang sudah membuat Cyntia malu.


"Tenang mom, aku juga inginkan bayi kembar dari istriku. Aku akan bekerja keras untuk itu." ucap Ariel dengan tawanya. Bekerja kwras? Sangat. Sampai menyerah Cyntia.


Mereka menikmati makan siangnya. Saling cerita dan tertawa bahagia. Setelah lama tak memiliki keluarga, akhirnya Cyntia mendapatkan keluarga yang utuh dan begitu menyayanginya.


Ariel dan Cyntia sudah akan berangkat. Mereka akan ke Swiss. Tempat di mana Cyntia di lahirkan. Mereka juga akan tinggal di apartement Cyntia di sana. Karena Cyntia yang memintanya.


"Sayang, terima kasih ya. Kau telah memberikanku keluarga. Aku sangat bahagia. I love you." ucap Cyntia dan bergelayut di tangan Ariel dengan manjanya.


"Honey, kita ke kamar saja yuk. Perjalanan kita masih lama. Aku ingin meminta sedikit waktumu sebentar honey." bisik Ariel di telinga Cyntia.


"Ah sayang.." Cyntia mencubit pelan pinggang Ariel dan tersenyum malu. Suka sekali kalau seperti ini.


Ariel langsung membawa Cyntia ke kamarnya. Setelah pintu tertutup Ariel langsung menikmati bibir ranum istrinya. Dia mendorong pelan Cyntia ke tempat tidur dan kembali menikmati tubuh Cyntia dengan semangatnya.


Inci demi inci dari seluruh tubuh Cyntia tak lepas dari sapuan bibir Ariel. Bahkan Ariel juga menikmati madu Cyntia di bagian bawah. Uh manja.


Terus saja Ariel menghajar tubuh Cyntia dengan buasnya. Tak di berinya ampun sama sekali Cyntia. Padahal semalam sudah cukup ganas dan lama sekali menghajar istrinya. Tapi sore ini Ariel melanjutkan permainannya lagi. Apa Cyntia menikah dengan orang yang salah pikirnya?


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤