
Seperti dugaan Cyntia. Ariel meminta jatahnya untuk make out dengannya. Dasar player tetap saja tak mungkin bisa menahan hasratnya walau sebentar.
Apalagi yang ini sangat dia nikmati. Dan bahkan dia sendiri yang melakukannya pada tubuh Cyntia. Ini sungguh membuatnya gila. Bagaimana bisa tubuh Cyntia menariknya hingga seperti ini.
Padahal wanita-wanita yang tidur dengannya tak kalah cantik dan juga memiliki tubuh sexy seperti Cyntia.
Tapi memang tak ada yang menandingi kecantikan Cyntia menurut Ariel. Dia suka. Suka sekali. Apalagi bongkahan melon yang sedang dia nikmati saat ini. Itu begitu besar dan padat. Uh manja. Melon inilah yang nantinya menghasilkan air susu untuk anaknya nanti.
"Aakkhhhh sayang." teriak Cyntia saat Ariel dengan buasnya bermain-main di tubuhnya.
"Jangan di lanjutkan lagi sayang. Aku ingin berlanjut saat malam pengantin kita saja." ucap Cyntia yang masih menata nafasnya.
"Aku sudah tak tahan lagi honey. Kau membuatku gila." ucap Ariel yang menyugar rambutnya frustasi akibat ulahnya sendiri.
Alhasil dia terpaksa kembali bermain dengan sabun di dalam kamar mandi Cyntia. Sedang Cyntia kembali menggunakan pakaiannya dan mengontrol deru nafasnya.
Semakin hari semakin jadi Ariel menikmati tubuh Cyntia. Cyntia hanya takut nanti Ariel kebablasan melakukan hal itu.
"Oh honey, kau membuatku gila. Kita harus menikah secepatnya. Aku akan mengatakan hal ini pada mommy and daddy." ucap Ariel yang memeluk Cyntia dari belakang setelah berolahraga sabun di dalam kamar mandi.
"Kau sudah tak sabar lagi ya sayang?" tanya Cyntia sambil menggigit bibir bawahnya. Pertanyaan macam apa yang di tanyakan Cyntia ini. Jelas saja jawabannya 'iya'. Ada-ada saja.
"Kau yang membuatku tak sabar seperti ini honey." jawab Ariel yang sudah bertengger di ceruk leher Cyntia. Mana ada salah Cyntia. Jelas dirinya yang tak bisa mengontrol love birdnya untuk tidur. Nakal sekali.
Mereka memilih tidur dengan berpelukan saja seperti biasanya.
"Sayang kemarilah. Kita sarapan bersama." ucap El dengan tangan yang melambai untuk mengajak Cyntia dan Ariel makan.
"Waw, banyak sekali mom. Apa Shane dan Stella juga makan di sini?" tanya Ariel bingung karena banyak sekali makanan yang di siapkan El di meja makan.
"Tidak. Ini hanya untuk menyambut calon menantuku saja. Mungkin mereka akan datang nanti." jawab El dengan senyum bahagianya.
"Pagi semua." sapa Killa yang baru bergabung di meja makan.
"Pagi."
Mereka menikmati sarapanya dan membahas kapan pernikahan Ariel akan di langsungkan. Dan mereka memutuskan untuk menikahkan Ariel dengan Cyntia seminggu lagi sesuai keinginan Ariel.
Cyntia hanya menurut saja. Biar keluarga barunya yang mengurus. Jujur saat ini Cyntia butuh sosok keluarga seperti ini. Dan itu membuatnya sangat bahagia.
Jake nanti yang akan mengurus segalanya. Awalnya acara pernikahannya akan di langsungkan di New York. Tapi Cyntia lebih memilih di sini saja. Agar mommy dan daddynya tak kerepotan.
Hari ini mereka akan kembali dulu untuk mengurus urusan yang ada di New York. Setelahnya akan kembali terbang kemari untuk acara.
Ariel sangat bahagia sekali. Karena keinginannya di kabulkan oleh daddynya. Sedang Cyntia adalah orang yang paling bahagia karena akan mendapatkan keluarga yang utuh.
JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤