I Can'T Stop Thinking About You

I Can'T Stop Thinking About You
Gaun malam



"Pagi cantik? Cantik sekali hari ini." ucap Ariel dan membuat Cyntia salah tingkah.


"Terima kasih. Kau juga tampan hari ini." Cyntia memukul pelan dada Ariel. Manja.


"Baiklah kita berangkat sekarang tuan putri?" tanya Ariel sembari membuka pintu mobilnya.


Kali ini bibir Ariel tak nakal sama sekali. Tapi tangannya yang nakal. Sepanjang perjalanan terus saja memegang tangan Cyntia. Cyntia jadi gelisah kalau seperti ini. Maksud Ariel apa?


Sesampainya di lobby, keduanya turun dan Ariel memberikan kunci mobilnya pada Parkir vallet. Dan Cyntia masuk terlebih dulu karena waktu waktu masuknya sudah hampir telat. Saat di mobil tadi Ariel sudah memberitahukan Cyntia jika dia juga bekerja di sana sebagai manager personalia. Dia tak ingin mengatakan siapa dirinya dulu.


"Ah si handsome tampan sekali." ucap Cyntia saat berada di dalam lift.


"Cyntia, lama sekali sih perginya. Aku jadi sendiri kemarin ke club. Sedih aku. Eh aku dapat nomer cowok tampan. Malam ini dia mengajakku jalan-jalan." ucap Azlah saat Cyntia baru masuk ruangan.


"Katanya sedih tapi dapet cowok baru." pusing Cyntia memghadapi temannya yang satu ini.


"Aku ada satu lagi kalau kau mau. Dia juga tak kalah tampan." ucap Azlah yang mengedipkan sebelah matanya.


"Hmm.. Aku juga sudah punya yang lebih Hooott." ucap Cyntia dengan mengedipkan satu matanya dengan menggigit bibirnya dan bergaya hot. Uh..


"Kita bisa senang-senang. Kita belanja yuk. Aku ingin membeli pakaian sexy untuk nanti malam." ucap Azlah pada Cyntia. Cyntia sebenarnya ingin sekali berhemat. Tapi dekat dengan Azlah kenapa susah sekali yah?


"Aku tak ada uang." ucap Cyntia yang sudah mengerucutkan mulutnya. Dia tak ingin berbohong. Jika memang tak ada. Ya tak ada.


"Tenang saja. Atm-ku lagi gendut. Kau mau beli apa saja kita beli." punya teman ya seperti ini harusnya.


Mereka menyelesaikan pekerjaannya dengan cepat hari ini. Karena mereka akan langsung belanja pakaian di mall untuk menghabiskan atm Azlah yang menggendut.


"Bagaimana kau sudah dapat pakaian yang bagus? Aku sudah dapat. Dan aku membeli semuanya." ucap Azlah yang menunjukkan tas belanjanya.


"Sudah ini punyaku." Cyntia hanya mengambil 2 gaun malam yang indah.


Setelah mereka membayarnya mereka akan langsung mengganti pakaiannya di sana. Dan benar saja. Pilihan yang Cyntia beli sangat bagus. Gaun hitam lengan sebahu dengan hiasan mutiara-mutiara yang mengelilingi bahunya dan bagian bawahnya panjang menjuntai dengan belahan sepaha. Yang membuat Cyntia terlihat seperti wanita bangsawan. Cantik sekali. Entah kedua wanita ini sebenarnya akan kemana?


Sedang Azlah tentu saja, selalu kurang bahan gaun yang di belinya. Gaun merah tanpa lengan. Yang cukup ketat dengan bawahan selutut. Namun seperti bahan tile yang menerawang. Sehingga terlihat semua apa yang dia gunakan di dalamnya. Bagaimana bisa Cyntia punya teman seperti ini?


Mereka dengan elegannya pergi menuju club malam ini. Tampilan kedua wanita ini saat masuk sudah mendapat sambutan hangat dari para lelaki tentunya. Yang satu cantik. Dan satu sexy. Pas sekali.


Cyntia melihat sosok Ariel yang bibirnya sedang di permainkan oleh wanita. Tiba-tiba perasaannya menjadi tak enak. Entah apa itu. Padahal dia juga sudah biasa seperti itu. Tapi biarlah.


Ternyata Gerald juga sedang ada di sini. Dan dia mengahampiri Cyntia. Sedang Azlah sudah menghilang entah kemana. Cyntia menoleh kanan kiri sudah tak melihat jejaknya. Cepat sekali pikirnya.


"Hai sayang." sapa Gerlad yang sudah menjadi teman tapi mesranya Cyntia.


Saat melirik ke arah Ariel, Cyntia melihat Ariel sedang melihatnya. Good. Cyntia juga akan daratkan bibirnya di bibir Gerald.


Cup...


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤