I Can'T Stop Thinking About You

I Can'T Stop Thinking About You
Bekerja di temani istri



Senang sekali Cyntia bisa seperti ini lagi. Saat bangun tidur yang di lihat suami. Yang sudah seharusnya seperti itu. Karena memang dia sudah memiliki suami.


Tak lama Ariel pun juga terbangun. Dan membuka matanya dan menutup kembali matanya sambil mengecup kening istrinya lama.


"Morning honey. I love you." ucap Ariel setelah melepas ciumannya dari kening Cyntia. Cyntia tersenyum dengan hangat.


"Kau cantik jika tersenyum seperti ini honey. Kau cantik sekali." ucap Ariel sambil mengelus bibir Cyntia yang memang sedari tadi menjadi target matanya.


Rindu Ariel dengan bibir itu.


Cup...


Karena tak tahan Ariel langsung saja mengecup bibir manis istrinya ini. Lama Ariel mencium bibir Cyntia. Rasa hausnya akan bibir itu akan dia lampiaskan pagi ini. Hampir setengah jam Ariel hanya bermain-main di bibir saja.


Ariel tak akan nakal pagi ini. Karena dia akan melakukan percintaannya malam nanti. Dia harus bersama dulu. Tak menjadi anak nakal. Dia ingin malam nanti akan menjadi malam yang penuh sejarah bagi dirinya dan juga Cyntia.


Hanya satu permintaan Ariel saat ini.


Semoga waktu cepat berlalu dan berganti malam. Karena Burungnya yang di bawah sudah terlalu kering dan layu. Dan untung saja tak berjamur.


"Kau tak bekerja hari ini?" tanya Cyntia dengan lembutnya.


"Aku masih ingin seperti ini bersamamu honey. Aku tak akan masuk kerja hari ini." ucap Ariel.


"Bukankah kau bilang banyak pekerjaan yang harus di selesaikan sayang? Bekerjalah, aku tak apa. Aku akan menunggumu di sini."


'Pekerjaanku memang cukup banyak. Tapi aku tak mungkin meninggalkan Cyntia sendiri.' gumam Ariel dalam pikirannya.


"Hmm, aku akan ikut denganmu." jawab Cyntia. Dan tentu saja Ariel sangat bersemangat jika bekerja bersama Cyntia.


Mereka bangun dan bersiap untuk berangkat kerja. Cyntia sebenarnya merindukan masa-masa dia bekerja dulu. Tapi karena Ariel memang menginginkan Cyntia di rumah. Ya sudahlah, Cyntia akan menurut saja.


Soner sudah menunggu Ariel di bawah. Saat kedua bossnya turun, Soner tersenyum melihatnya. Nyonya-nya sudah kembali. Dan tentu saja itu akan menguntungkan Soner. Karena selama tak ada Cyntia, Soner terus saja menjadi sasaran kekesalan Ariel.


"Pagi tuan, pagi nyonya." sapa Soner dengan senyumnya. Pasti Azlah bahagia jika tau Cyntia kembali.


"Pagi Soner."


"Pagi ini kau terlihat lebih tampan Soner." ucap Ariel yang membuat Soner tersenyum dengan lebarnya. Andai saja tak ada Cyntia, pasti tak begini pikirnya. Umpatan dan makian untuknya yang ada.


"Terima kasih tuan." jawab Soner sambil mempersilahkan kedua bossnya masuk mobil.


Sepanjang hari ini Ariel terus saja mengumbar senyumnya. Bahkan saat meeting Ariel sama sekali tak membuat masalah dan tak membuat susah para karyawan. Justru Ariel terus saja memuji karyawan-karyawannya. Kekuatan Cyntia memang begitu besar sepertinya bagi Ariel.


Dan Soner yang melihat hal itu sampai harus menahan tawanya. Bisa gitu ya pikir Soner.


"Honey kau lama menungguku?" tanya Ariel yang baru saja selesai meeting.


"Hmm, tapi tak apa. Aku akan menunggumu di sini." ucap Cyntia yang membuat Ariel semakin bahagia.


Ah senangnya. Bekerja sambil di temani istri. Rasanya semua pekerjaan jadi terasa enteng jika seperti ini. Sering-sering saja seperti ini pikir Ariel.


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤