I Can'T Stop Thinking About You

I Can'T Stop Thinking About You
Azlah murka



Sudah tiga hari Soner belum juga menemukan Cyntia. Karena kebetulan cctv di pos rumah sakit mati dan di sekitar rumah sakit juga tak ada cctv sama sekali.


Herannya berita tentang adanya kecelakaan saat itu di tutup rapat. Ternyata orang yang menabrak lari Cyntia adalah orang yang cukup berpengaruh. Sehingga dia dapat menutup kabar berita kecelakaan itu. Agar dia aman dari jeratan hukum.


"Bagaimana Soner? Apa kau sudah menemukan Cyntia?" tanya Ariel. Dia sedang berada di kantornya saat ini.


Ariel benar-benar menghukum dirinya sendiri. Dia sama sekali tak mengisi perutnya dengan makanan. Dia hanya makan sekali sehari itu pun tak pernah dia habiskan.


Dia lalai menjaga Cyntia. Dia sudah menyakiti hati istrinya. Dan tak menepati janjinya kepada Jake untuk menjaga Cyntia.


Brakk..


"Kau pria brengsek tuan Ariel!" teriak Azlah yang tiba-tiba masuk.


Azlah baru saja di beri tau perihal hilangnya Cyntia oleh Soner. Dan Azlah seketika murka pada Ariel.


"Kenapa kau ke sini sayang? Jangan membuat ulah ya?" ucap Soner lirih yang mendekat pada Azlah.


"Kau diam Soner. Aku ingin memaki pria brengsek ini." ucap Azlah menggebu-gebu dan memaki Ariel.


"Kau tau tuan? Hari di mana kau berulang tahun Cyntia akan memberikan kau kejutan bahwa dia sedang hamil anakmu!" Teriak Azlah yang sangat marah pada Ariel.


Azlah tau bagaimana Cyntia. Cyntia adalah wanita baik. Pasti ini semua karena wanita ular itu. Azlah yakin itu.


Sementara Ariel sungguh sangat terkejut. Ketika Azlah berkata Cyntia sedang hamil.


"Kau tau tuan. Dia menahan untuk tak memberitahukan hal ini padamu hanya untuk menunggu hari ulang tahunmu. Dia ingin memberikanmu kejutan. Tapi apa yang kau lakukan padanya tuan?" ucap Azlah yang sudah menangis.


Entah di mana sahabatnya itu berada sekarang. Azlah berharap Cyntia baik-baik saja di luar sana.


"Aku harap kau tak menyesal ketika menemukan dia. Hanya itu yang ingin aku katakan padamu." ucap Azlah dan berlalu pergi tanpa menyapa Calon suaminya.


"Soner apa yang aku lakukan?" Ariel sudah ingin menangis rasanya mendengar bahwa istrinya sedang hamil. Dia sudah menjadi pria yang paling jahat bagi Cyntia.


"Temukan dia secepatnya Soner. Aku tak mau tau. Kau mengerti itu?" ucap Ariel tegas.


"Baik tuan."


Kali ini Soner menyewa informan handal untuk mencari Cyntia. Bahkan dia sudah menyewa intel kepolisian untuk meretas semua cctv di sekitar rumah sakit sampai jalur yang ada cctvnya.


Dua hari kemudian Soner memberikan kabar tentang keberadaan Cyntia. Saat di hari kejadian ternyata Cyntia di bawa ke rumah sakit.


"Kita ke rumah sakit sekarang Soner." ucap Ariel dan langsung menuju lobby menunggu mobilnya.


Sesampainya Ariel di rumah sakit. Ariel langsung menuju dokter yang menangani Cyntia saat itu.


"Siang tuan." sapa dokter.


"Saya ingin tau tentang wanita ini dok. Saat itu sesuai informasi yang saya dapatkan, anda yang memeriksa wanita ini dok. Dia adalah istri saya. Saya ingin tau apa yang terjadi padanya dok." ucap Ariel yang menunjukkan foto Cyntia pada dokter.


"Oh iya ini nyonya yang saya operasi saat itu. Maaf tuan. Karena saat itu kami tak menemukan identitas nyonya. Jadi tanpa persetujuan keluarga kami mengangkat janinnya dan sa..."


"Tunggu, maksud dokter istri saya keguguran?"


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤