
Hari ini hari terakhir mereka berada di Swiss. Pulang dari sini pasti Ariel akan sibuk kembali dengan pekerjaannya. Karena itu Cyntia akan menikmati malam terakhirnya bersama sang suami tercinta.
Tapi apa yang akan mereka lakukan? Tembak-tembakkan. Mungkin!
"Sayang sedang apa?" tanya Cyntia yang baru saja keluar dari kamar mandi. Sebelum menoleh pun Ariel sudah tau kalau istrinya sudah sangat menggoda. Karena aroma wanginya sudah tercium dari jauh. Dan saat Ariel menoleh.... Uh!
"Tak ada yang aku lakukan honey. Aku hanya ingin makan saja." ucap Ariel yang menarik tangan Cyntia untuk duduk di pangkuannya.
"Ingin makan apa sayang? Biar aku masakkan sesuatu untukmu." tanya Cyntia yang sudah nakal karena jari telunjukkan sudah berputar-putar di dada Ariel.
"Aku ingin makan istriku. Boleh?" bisik Ariel di telinga Cyntia.
"Boleh, mau makan yang mana? Bawah atau atas?" tanya Cyntia dengan gilanya. Sambil tertawa dan menutup mulutnya.
Ini ajaran siapa? Guru besar Stella? Pasti!
"Kalau pilih dua-duanya boleh?" tanya Ariel kembali.
"Boleh, tapi ada syaratnya." ucap Cyntia.
"Syaratnya apa?"
"Aku juga mau makan ice cream. Boleh?" tanya Cyntia yang menekan dada Ariel dengan telunjuknya. Oh ayolah Cyntia. Buat apa lagi bertanya? Tanpa di minta sekali pun Ariel pasti kasih. Sekali ucap begitu burungnya langsung bangun. Nakal sekali.
"Sampai kau bosan akan aku beri honey. Ini milikmu. Kau bebas memintanya kapan saja. Tanpa aku tau sekalipun tak masalah. Makan saja." jawab Ariel yang lancar sekali bicaranya kalau soal ice cream.
"Ah sayang..." Cyntia memukul pelan lengan Ariel.
"Mau makan ice cream dulu atau makan yang lain?" tanya Ariel yang ikutan gila. Tak masalah gila. Yang penting gilanya dengan suami sendiri. Bukan suami tetangga.
"Makan ice cream dulu. Boleh?" oh Cyntia tangannya apa tak bisa di tahan dulu? Buat apa bertanya kalau yang di bawah terus saja di bangunkan? Padahal sudah bangun. Lalu apa lagi yang di bangunkan? Heran sekali Ariel.
Dengan cepat Ariel membantu Cyntia untuk membuka celananya. Hingga dirinya yang lebih dulu polos. Sedang Cyntia masih utuh dengan pakaiannya.
Ah... Cyntia sepertinya akan lama menikmati ice creamnya. Karena yang berotot lebih menggoda dari pada yang lain.
Cyntia langsung mendekatkan bibirnya di bawah sana. Sekali mengenai hembusan nafas istrinya sudah membuat Ariel bergairah. Apalagi sekarang. Istrinya sedang sangat menikmati makanannya di bawah sana.
Begitu hebat mulut kecil itu bermain dan menyesap ice creamnya. Sampai membuat Ariel mengerang dengan hebatnya di atas sana. Bahkan tangannya tak di biarkannya diam.
Tangan itu nakal di bagian atas tubuh Cyntia. Sampai membuat Cyntia tidak fokus, tapi tetap hebat memakan makanannya. Bagaimana bisa Ariel mencari wanita lain jika istrinya saja selalu membuatnya tak ingin jauh darinya.
Selesai makan Ice cream yang membuat Ariel menggila, saatnya Ariel yang akan memakan makanan pembuka sebelum menikmati makanan penutupnya.
Entah makanan seperti apa yang diinginkan mereka. Yang jelas makanan ini membuat mereka ingin terus melakukannya.
Ariel membantu Cyntia membuka pakaiannya hingga tersisa penutup terakhir di bawah dan terlihatlah bentuk tubuh sexy istrinya yang membuat Ariel selalu berfantasi di kamar mandi.
Ariel mengecup pelan bibir istrinya. Lembut sekali hingga tak terasa sudah sampai leher istrinya. Banyak tanda yang di tinggalkan Ariel di sana.
Puas bermain di sana sekarang di bagian atas tubuh Cyntia. Habis. Ariel benar-benar menghabisi Cyntia malam ini.
JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤