GHOST IS REAL 2

GHOST IS REAL 2
ANAK KECIL



Iniko berkata, "Kalau begitu,besok aku akan mencari anak kecil itu."


Iniko melanjukan perkataannya, "Tolong beritahu aku di mana anak kecil itu."


Teman ghost hunter itu berkata, "Kau harus berjalan lurus pada jalur ini,dan kalau kau menemukan pohon tua yang ada batu besar yang tidak jauh dari situ.Kau lurus terus dan ketika kau menemukan pohon yang memiliki bekas cakaran beruang,kau berbelok ke kiri dan setelah itu kau menemukan hutan yang lebih lebat lagi,di situlah tempat anak kecil itu berada."


Iniko tersenyum dan berkata, "Terima kasih teman,aku akan mengingat semua perkataanmu.Kalau begitu aku harus siap - siap tidur untuk menemukan anak itu secepatnya."


Teman ghost hunter itu berkata, "Tunggu sebentar,ini." Kata ghost hunter itu sambil memberikan Iniko coklat.


Iniko kebingungan dan berkata, "Ma maaf aku tidak suka coklat."


Teman ghost hunter itu berkata, "Ini bukan untuk mu,tapi untuk anak kecil itu.Ia akan mudah keluar dari persembunyiannya karena melihat coklat."


"Oh te ternyata begitu,ba baiklah." Kata Iniko dan membangun tenda,begitu pula dengan kedua orang itu.Iniko sudah selesai membangun tenda dan langsung tidur duluan,Iniko tertidur lelap dan bermimpi saat tertidur.Di dalam mimpinya,Iniko berada di sebuah hutan yang di selimuti oleh kabut yang tebal,Iniko berjalan di hutan itu dengan keadaan bajunya yang terobek.


Iniko terus berjalan dan saat berjalan ia mendengar suara tangisan anak kecil,ia mengikuti suara itu dengan wajah yang kebingungan,saat sudah bertemu anak kecil yang menangis,Iniko mendekati anak itu dan dengan wajah yang di lumuri oleh air mata.


Anak kecil itu berkata, "Siapa kamu? Apa kamu tau dimana ibuku berada?"


Iniko berkata dengan wajah yang kebingungan, "Aku tidak tau."


Anak kecil itu kembali menangis dan tangisan kali ini lebih keras dari biasanya,Iniko mencoba menenangkan nya,tetapi anak kecil itu terus menangis dan berkata, "Aku ingin sekali di bacakan cerita saat tertidur dan ingin di nyanyikan lagu saat ingin tidur,aku rindu ibuku dan aku sangat iri pada teman temanku."


Saat selesai berkata seperti itu,anak itu tiba - tiba menatap Iniko dengan wajah benci,Iniko terkejut karena wajah anak kecil itu berubah menjadi sangat mengerikan.


Wajah anak kecil itu berubah menjadi sangat menyeramkan,dengan gigi yang tajam dan kedua tanduk di kepalanya.Iniko mulai mundur perlahan,tapi sayangnya anak kecil itu berlari sangat cepat dan mengigit leher Iniko.Iniko tiba - tiba saja terbangun dan langsung memegang lehernya,nafas Iniko tidak terkendali karena ketakutan dan Iniko menenangkan dirinya.


Iniko menarik nafas dan mengeluarkannya,saat sudah tenang.Iniko berkata, "Mimpi yang mengerikan!" Iniko keluar dari tendanya dan melihat keadaan di luar.


Iniko keluar dari tendanya dan menghirup udara segar dan kedua orang itu keluar dari tenda dan berkata, "Selamat pagi,kau bangun lebih awal ya?"


Iniko menjawab, "Iya,aku terbangun karena mimpi buruk."


Setelah itu Iniko merapihkan tendanya dan langsung mengendong tasnya.Iniko berkata pada kedua orang itu, "Aku pergi dulu ya."


Ghost hunter itu berkata, "Ehh cepat sekali,kau tidak ingin sarapan dulu?"


Iniko berkata sambil tersenyum, "Terima kasih,tapi aku harus cepat - cepat bertemu dengan anak itu." Kata Iniko dan berjalan menuju tempat yang di beritahukan oleh temannya itu.


Iniko berjalan dan melihat ke kanan dan ke kiri,Iniko melihat pepohonan yang sudah biasa di lihatnya,Iniko berjalan dengan santai dan tersenyum karena melihat pepohonan dan tumbuhan di sekitarnya.Saat di tengah jalan,Iniko melihat ada sungai di depannya dan harus melewatinya,sebelum itu Iniko meminum air sungai itu.Saat meminum air sungai,Iniko merasakan kesegaran saat meminum air itu,Iniko merasa air sungai ini bisa di minum tanpa di rebus terlebih dahulu.


Iniko tau apa yang di maksud oleh orang utan itu dan mengambil sesuatu di dalam tasnya,Iniko mengeluarkan apel dan membuat mata orang utan itu melebar dan membuat orang utan itu kegirangan.Iniko melempar apel itu dan orang utan menangkapnya,setelah itu mereka pergi.Iniko melihat orang utan itu pergi dengan wajah tersenyum.


Iniko berkata, "Mereka pasti lapar."


Iniko melanjutkan perjalanannya sampai ia berada di sebuah pepohonan dan melihat ada beberapa pohon yang sudah tua,tidak jauh dari sana juga terdapat batu besar yang di maksud oleh teman ghost hunter itu.Iniko berjalan lurus setelah menemukan beberapa pohon tua dan batu besar,tidak lama setelah itu Iniko menemukan gua dan melihat beberapa jejak kaki beruang.Iniko harus berjalan perlahan - lahan agar beruang itu tidak keluar dari sarangnya.


Iniko juga melihat pohon yang memiliki bekas cakaran beruang,Iniko langsung berbelok saat melihat cakaran dari pohon itu.Setelah setengah perjalan yang di lalui Iniko,sedikit lagi Iniko akan sampai di tempat anak kecil itu.Sebelum itu Iniko mengeluarkan coklat dari kantung celananya dan membawanya sambil berjalan menuju tempat anak kecil itu berada.


Iniko berjalan sambil menatap ke depan,Iniko melewati beberapa semak - semak dan Iniko terus berjalan sampai dia berada di tempat yang tidak di ketahuinya.Iniko berjalan dan tiba - tiba saja kabut mulai bermuncul dan Iniko berdiam diri di dalam kabut itu.Saat berdiam diri Iniko merasa ada seseorang yang berada di belakangnya,saat melihat dari belakang,Iniko melihat seorang anak kecil yang sedang menatap ke arah coklat yang di pengangnya.


Anak kecil itu berkata dengan nada terbata - bata, "Ka kakak,apa itu co coklat?"


Iniko berkata, "Kau mau?"


Anak kecil itu mengangukan kepalanya dan Iniko memberi anak itu coklat.Anak itu membuka bungkus coklat dan langsung memakannya,Iniko tersenyum karena melihat anak itu memakan coklat yang di berinya.


Iniko melihat anak itu seperti anak kelas 2 sd dan merasa kasihan karenanya.Di dalam hatinya Iniko berkata, "Seperti anak ayam yang kehilangan ibunya dan mencari ibunya di dalam hutan.Kesihan sekali,aku bahkan tidak tau apa yang harus ku perbuat saat melihat anak itu memakan coklat dengan lahap."


Anak itu selesai memakan coklat dan berkata, "Terima kasih kak.Tapi apa kau melihat ibuku? Aku mencarinya dan tidak bisa menemukannya."


Iniko mengelus kepala anak itu dengan lembut dan berkata, "Aku pun tidak tau di mana ibumu berada,tapi aku akan membantumu mencarinya."


Anak itu dengan polos menatap wajah Iniko dan berharap banyak dengan perkataan Iniko,dengan baju yang berwarna putih dan celana pendek yang pakainya,Iniko tidak kuasa melihat tatapan anak itu.Iniko tau kalau dia butuh seorang ibu,seorang yang bisa melindunginya,sekarang dia seperti seorang yang harus menjaga dirinya di dalam hutan.


Iniko mengandeng anak itu dan berkata, "Ayo,kita cari ibumu sampai keujung dunia."


Anak itu megengam tangan Iniko dengan kuat dan berkata, "Tapi aku sudah mencarinya,aku tidak menemukannya di mana pun aku berada."


Iniko tersenyum dan berkata, "Apa kau pernah bermain petak umpet? Ibu mu sedang bersembunyi dan kau harus menemukan ibumu.Ibu mu tidak akan keluar dari tempat persembunyiannya sampai kau menemukannya."


Anak itu dengan polos berkata, "Ah ternyata begitu,aku tidak memikirkan itu."


Anak itu berjalan bersama Iniko dan anak itu berkata, "Sekarang kita mau kemana?"


Iniko tersenyum dan tidak menjawab pertanyaan anak itu,anak itu kebingungan saat Iniko tersenyum.Ktika berada di pepohonan yang tinggi,Iniko megendong anak itu dan mulai melompat ke popohonan dan ketika sudah sampai di atas pohon itu.Mata anak itu terbuka lebar karena melihat pemandangan matahari terbenam di atas pohon.


"Lihat itu,cantik bukan? Dan coba lihat ke bawah.Ada banyak sekali pohon dan di hutan ini sangat luas,ibumu sangat pintar dalam bersembunyi,jadi ayo kita temukan dia." Anak kecil itu tersenyum bahagia dan memeluk Iniko.