
Ketika seseorang di tinggal oleh orang yang paling dekat dengannya,orang yang paling menghargainya,orang yang selalu menjadi pendampingnya.Orang itu pasti merasakan rasa sakit yang belum pernah di rasakan nya,rasa sakit itu terasa tetapi tidak terluka.
Sama seperti orang itu yang merasakan ketika ketua desa di culik,pertarungan hampir di menangkan.Tetapi seberapa kokoh tembok yang di buat,pasti ada celah yang bisa meruntuhkan tembok itu.
Seberapa kuat pasukan yang hampir merebutkan kemenangan,ada saja cara untuk membuat kemenangan itu tidak berada di pihaknya.Orang itu berusaha dengan keras pada perang kali ini,pasukan yang di latihnya membuahkan hasil,latihan yang di berikan juga tidak sembarangan di lakukan.
Orang itu mempunyai rencana yang matang sebelum melakukan sesuatu,mau itu dari perang ataupun latihan.Maka dari itu,tenaga seperti angin yang melayang - layang dan waktu bagaikan teman.Orang itu dengan penuh kesabaran,melatih kelompok - kelompok itu menjadi kuat.
Lihatlah pertarungan dengan Monster itu,pasukan Monster itu selalu terpojok karena kekuatan yang di miliki kelompok - kelompok itu.Latihan yang berliku - liku dan jatuh bangun seperti kegiatan sehari - hari,tetapi hasilnya bisa di lihat sekarang.
Kekuatan yang lebih besar bukan dari fisik,tetapi kebersamaan.Itulah kekuatan yang sangat besar,dan bahkan bisa mengalahkan ribuan Monster.Kasih sayang,melindungi orang yang di cintai,seperti bahan bakar yang membuat kereta melaju sangat cepat.
Ketakutan,kesedihan,kekecewaan bagaikan teman yang selalu bersama mereka.Meski tujuan mereka hampir tercapai,tetapi Monster licik itu menculik ketua desa sehingga tujuan mereka tidak tercapai.
Kesedihan menimpa lagi,tetapi yang paling sedih di antara mereka adalah orang itu.Orang itu hanya bisa menahan Kesedihan nya,sehingga membuat dadanya sesak.Orang itu berdiri dan maju menyelamatkan ketua desa,tetapi bukan hanya orang itu yang menyelamatkan ketua desa.
Lias sebagai perempuan yang lemah,ikut berada di sampingnya.Meski orang itu tidak ingin ia ikut terlibat,meski begitu,Lias membuat hatinya luluh dan orang itu pun membiarkan Lias berada di sampingnya.Mereka berdua sampai yang di mana ketua desa sedang terbaring dan di jaga oleh Monster besar itu.
Pertarungan tidak dapat di hentikan,pertarungan yang sengit benar - benar membuahkan hasil.
Tetapi......
"Kumohon,tolong jaga Lias."
Ketua desa menggendong Lias dan berkata, "Maaf Lias."
"Ketua desa apa yang kau lakukan? Cepat lepaskan aku!!" Kata Lias dan memberontak.
"Aku bahkan belum mengatakan perasaanku,aku benar - benar pria yang bodoh."
BOMMMMM!!!!!
Ledakan yang besar menyebar di sekitar jurang gelap,ledakan itu sangat dahsyat yang membuat ketua desa mengerahkan seluruh tenaganya dan berlari sambil menggendong Lias.Ketua desa pun di bantu angin sampai ke atas.Ketika sampai atas,mereka melihat ledakan yang sangat besar.
Lias terdiam mengeluarkan air mata dan terjatuh, "Tidak,tidak!!!!"
Lias mencoba melompat ke jurang dan ketua desa memegang tangannya.Lias berkata, "Lepaskan aku,aku ingin menyelamatkannya!!"
Ketua desa hanya terdiam dan hatinya merasakan rasa sakit yang belum pernah ia rasakan.Ketua desa menggegam erat tangan Lias dan ia tidak berbicara sepatah kata pun,ia bahkan memalingkan wajahnya.
Asap yang keluar dari jurang itu membuat Lias tambah sedih dan ia berteriak,Lias benar - benar tidak terima.Ia tidak terima semua ini,ia bahkan masih berfikir kalau orang itu masih hidup.Ketua desa dengan kesadaran penuh juga tidak ingin melihat kenyataan yang begitu menyakitkan.
Melihat temannya menyelamatkan nya dengan nyawa,membuat ketua desa ingin melampiaskan rasa sedihnya.Ketua desa ingin berteriak dan menangis,tetapi ia tidak bisa melakukannya.Ketua terus berkata, "Kenapa? Kenapa? Kenapa kau melakukan itu?"
Ketua desa menahan rasa sedih yang amat menyakitkan,Lias mengeluarkan air mata dan di hatinya terasa sangat sakit.Mereka berdua berada di depan jurang itu sampai sore harinya,ketika mereka sedikit tenang.
Ketua desa berkata, "Lias,ayo kita pulang."
Ketua desa pada waktu bertemu dengan orang itu,ketua desa pada awalnya tidak menganggap dia orang aneh.Malahan ia ingin membuktikan kalau perkataan orang itu benar atau tidak,meski pada akhirnya perkataan itu benar.
Ketua desa merasa tertekan karena itu,bagaimana bisa di dunia ini terdapat Monster yang sangat mengerikan.Tetapi dengan kemampuannya,ketua desa bisa mengendalikan pikirannya dan bersama dengan orang itu,mereka berdua menghadapi Monster - Monster.
Mereka jatuh bangun bersama,kesedihan dan kesenangan pernah mereka lewati,dan perasaan - perasaan itu menumbuhkan rasa kepedulian kepada sesama.Ketua desa menganggap orang itu sebagai orang yang baik,karena meski dia bisa di katakan orang asing.Tetapi ia mengajari mereka yang akan bertarung dengan Monster itu.
Dengan kekuatan,latihan,dan kerja keras.Membuatnya bisa menciptakan kelompok yang kuat,sama halnya dengan ketua desa.Orang itu menganggap ketua desa sebagai orang yang peduli kepadanya,ia terkadang bersama ketua desa saat sedang kesepian.
Lias juga sama,masa - masa yang indah bersama orang itu,terputar lagi di kepalanya.Meski orang itu telah menyakiti hatinya pada awal pertemuannya,tetapi orang itu membayarnya dengan kasih sayang dan cinta yang tidak bisa di bayangkan.
Meski ia tahu kalau orang itu ingin sekali berkata suka padanya,tetapi ia tidak ingin memaksa orang itu untuk mengatakan suka padanya.Ia ingin orang itu mengatakan pada saat ia siap,tetapi sayangnya,seperti yang kalian lihat sendiri.
Ketua desa dan Lias sampai di desa dengan keadaan sedih,saat penduduk desa lain melihatnya,mereka bertanya - tanya.Ketua desa membisiki salah satu penduduk desa,dan penduduk desa itu mengeluarkan air mata dan mengantarkan Lias ke rumahnya.
Ketika Lias sudah menjauh,ketua desa terang - terangan memberi tahu apa yang terjadi.Setelah di beri tahu,penduduk desa merasakan apa yang di rasakan oleh ketua desa dan Lias.
"Orang gila yang kalian bicarakan itu,adalah orang yang menyelamatkan desa ini." Kata ketua desa.
Kisah itu membuat Iniko sedih,ia tidak pernah mendengar cerita seperti ini.Iniko sekarang tahu apa yang di rasakan oleh kedua orang itu,cerita yang begitu panjang dan akhir yang begitu menyedihkan,membuat Iniko merasakan kesedihan itu.
Iniko berkata kepada Fan, "Cerita ini sangat sedih."
"Benar,waktu aku mendengarnya.Aku juga menangis,tetapi aku mendapatkan pelajaran yang banyak dari cerita ini." Kata Fan.
"Tapi bukannya kau bilang banyak penduduk desa yang tidak percaya pada cerita ini,apa kau percaya?" Kata Iniko.
"Yah bagaimana ya,aku percaya sih.Karena pada saat aku masih kecil,ayah menceritakan cerita ini kepadaku.." Kata Fan.
Iniko berdiri dan berkata, "Setelah mendengar cerita yang sangat panjang,pekerjaan apa yang harus aku lakukan lagi?"
"Sudah,semua pekerjaan sudah kau lakukan.Mungkin kau bisa membantu kakak perempuan ku." Kata Fan.
"Dia sedang berada di kebun,mungkin kau bisa membantunya." Kata Fan dan merapihkan alat - alatnya.
"Ta- tapi,sepertinya kakakmu tidak akrab denganku." Kata Iniko dengan perasaan canggung.
"Tenang saja,meski sifatnya seperti itu,tapi dia orangnya baik kok." Kata Fan.
Setelah mendengar perkataan Fan,Iniko mau membantu kakaknya Fan,yaitu Ran.
Beberapa tahun kemudian,ketika kenangan di tarik oleh waktu.Seorang wanita dengan membawa bunga berada di jurang,wanita itu berkata, "Sudah 20 tahun lamanya kita berpisah,sekarang aku hidup bahagia,meski aku ingin bahagia bersamamu."
Wanita itu melempar bunga ke jurang itu.Wanita itu pergi dan berkata, "Semoga kita bisa bertemu lagi,sayang."