
Orang itu sudah melatih kedua kelompok.Yang ia latih itu di antaranya kelompok satu dan kelompok dua.Kelompok satu adalah penyerang jarak dekat dan kelompok dua adalah penyerang jarak jauh,jadi orang itu sudah melatih kelompok - kelompok penting.
Tetapi masih ada kelompok yang paling penting dari kedua kelompok itu.Tanpa kelompok ini,kelompok lainnya tidak akan bisa bertahan dalam berperang.Siapa kelompok itu? Kelompok tiga.
Kelompok tiga adalah kelompok yang bertugas sebagai perawat atau menyembuhkan anggota - anggota yang terluka dalam berperang.Tanpa kelompok ini,sama saja seperti jantung yang tidak di lindungi oleh tulang rusuk.
Jadi kelompok ini begitu penting dalam berperang.Orang itu membuat kelompok ini untuk memasukan orang - orang yang tidak bisa berperang,karena orang yang tidak bisa perang mungkin seorang perempuan,orang tua lanjut usia,orang yang memiliki kekurangan fisik.Dan lain - lain.
Orang itu membuat kelompok ini untuk menetupi kekurangan orang yang tidak bisa ikut berperang.Orang itu mengerti perasaan orang yang tidak bisa mengikuti perang,karena kekurangan ataupun yang lainnya.Orang itu membuat kelompok ini karena menghormati orang yang memiliki kekurangan.
Kekurangan bukanlah suatu kelemahan,melainkan kekuatan jika di gunakan dengan benar.
Kelompok tiga sebagian besar anggotanya adalah seorang wanita,entah itu ibu rumah tangga,ataupun lanjut usia.Bagaimana dengan wanita yang masih remaja atau belum cukup usia? Orang itu menetapkan wanita remaja akan ikut membantu,jika itu seorang anak kecil.Maka boleh dan tidak boleh membantu.
Artinya kalau anak kecil itu membantu dan tidak menganggu yang lainnya,maka ia boleh membantu dan juga sebaliknya.Dengan peraturan,anak kecil hanya boleh membantu,tidak boleh secara langsung menyembuhkan anggota yang terluka.
Tapi anak kecil yang tidak di perbolehkan oleh orang tuanya untuk membantu,maka ia tidak boleh ikut membantu.Tidak ada yang di paksakan,ataupun tidak di perbolehkan.
Pada pagi hari,orang itu terbangun dan membuka jendela kamarnya.Ia melihat langit yang berwarna biru dan angin memasuki kamarnya,orang itu bangun dari ranjangnya.Orang itu berkata, "Sudah berapa hari aku mengajari kelompok - kelompok itu?"
Entahlah,orang itu tidak menghitung hari demi hari yang di lewatinya.Orang itu menguap dan keluar dari kamarnya,setelah itu ia mandi.Setelah selesai orang itu keluar dari rumahnya dan berjalan ke tempat latihan,setelah sampai ia tidak melihat seorang pun yang datang ke tempat latihan itu.
Orang itu baru menyadari kalau anggota kelompok tiga,sebagian besarnya adalah wanita.Pasti sekarang mereka sedang memasak dan memberi makan suami atau anak mereka,mereka juga memiliki tugas lainnya yang lebih banyak dari laki - laki.Orang itu hanya bisa tersenyum dan bersender di pohon,lalu menutup matanya sambil menunggu kelompok tiga berkumpul.
Orang itu menutup matanya dan ia tertidur sambil menunggu kelompok tiga datang.Pada beberapa menit kemudian,satu persatu anggota berdatangan.Pada satu jam kemudian,mereka semua sudah berkumpul.Orang itu di bangunkan oleh salah satu anggota.
Orang itu terbangun dan melihat kelompok tiga sudah berkumpul,orang itu mengusab matanya dan berdiri.Orang itu berkata, "Baik,karena semuanya sudah berkumpul.Aku akan menjelaskan tentang latihan dan tugas - tugas kalian dalam berperang."
"Seperti yang kalian lihat,aku menggumpulkan kalian dari yang muda sampai yang tua.Dari yang tidak bisa berperang sampai yang belum boleh berperang.Jadi tugas kalian adalah merawat dan menyembuhkan anggota yang terluka dalam perang." Kata orang itu.
Orang itu melanjutkan perkataan nya, "Jadi itulah tugas kalian.Sebelum memulai latihan,aku akan memberi tahu dasar - dasar dalam menyembuhkan,mulai dari menggunakan perlatan yang benar dan menggunakan peralatan dalam menyembuhkan anggota yang terluka."
"Coba kalian lihat ke belakang." Kata orang itu.
Semuanya berbalik arah ke belakang dan mereka melihat kotak,kotak itu berisi peralatan dan benda - benda yang di butuhkan untuk menyembuhkan luka,dan lain - lain.Orang itu menyuruh setiap anggota menggambil peralatan dan benda - benda yang di butuhkan.Ketika mereka sudah menggambil masing - masing peralatan,orang itu mulai mempraktekan cara memakai peralatan itu.
Tentunya praktek itu hanya contoh dan bukan prakter sesungguhnya.Tetapi yang terpenting semua anggota tau untuk apa pemakaiannya dan juga cara pemakaiannya.Orang itu kemudian menjelaskan peralatan - peralatan berserta fungsi dan kegunaan nya.
Orang itu berkata, "Baiklah sekarang aku akan menunjukan secara langsung menggunakan peralatan."
Salah satu anggota bertanya, "Dari mana kamu mendapat burung yang terluka dan sedang sakit itu?"
Orang itu menjawab, "Oh ini,ini milik salah satu anggota kelompok dua.Mereka melakukan latihan menembak burung,ada beberapa burung yang sakit dan terluka."
"Sekarang lihat aku." Kata orang itu sambil menggambil burung yang berada di dalam.
Orang itu dengan lembut menggambil burung yang terluka itu dan meletakkannya di sebuah batu yang besar.Burung itu tidak bisa terbang karena sayapnya patah dan kakinya terluka,orang itu langsung menggambil obat dan perban yang di sobek menjadi lebih kecil.
"Pertama kalian oleskan obat di tempat yang terluka.Gunakan kapas ini dan celupkan ke dalam obat,setelah itu kalian oleskan.Perlahan dan tenang,jangan panik,jika panik kalian tidak akan bisa mengoleskan dengan benar." Kata orang itu.
Orang itu kemudian mengoleskan obat di kaki burung yang terluka itu.Orang itu berkata, "Setelah itu kalian perban kaki burung yang sudah di oleskan obat,sebelum kalian perban kaki burung.Kalian harus merobek perban jadi kecil,agar pas dengan ukuran kaki burung yang ingin di perban."
"Setelah selesai mengobati kaki,sekarang giliran sayapnya.Kalian lebarkan sayap burung dengan perlahan,agar kalian bisa melihat di mana letak luka itu berada.Setelah menemukannya,kalian lakukan seperti yang tadi,nah ketika kalian setelah dan tinggal perban luka burung itu.Kalian harus hati - hati dan jangan merusak bulu burung." Kata orang itu sambil menjelaskan kepada kelompok tiga.
Setelah selesai,orang itu berkata, "Baik,yang tadi aku ajarkan adalah teknik yang paling dasar.Nanti setelah ini kalian akan menggobati hewan lainnya yang tingkat kesulitannya tinggi."
"Baik,ayo praktekan." Kata orang itu.
Setelah itu,mereka kelompok tiga mulai mempraktekan apa yang di ajarkan oleh orang itu.Orang itu memberi beberapa burung kepada kelompok tiga,meski burung yang di berikan sedikit,tetapi mereka berkelompok dan secara bergantian menggobatinya.
Orang itu berkeliling dan melihat setiap orang yang mengobati,orang itu memperbaiki jika ada salah satu anggota yang tidak benar dalam menggobati dan memakaikan perban.Orang itu kemudian pergi ke suatu tempat dan kembali.
Setelah orang itu kembali,mereka kelompok tiga sudah selesai menggobati semua burung yang terluka.Orang itu kembali membawa keranjang besar,orang itu menaru keranjang itu.Kelompok tiga melihat keranjang itu dan mereka melihat ikan yang sangat banyak.Orang itu berkata, "Jadi prakterk kita kali ini adalah membedah ikan."
"Kalian bukannya sudah sering memotong ikan untuk memasaknya? Baik ini mungkin pekerjaan yang mudah untuk kalian.Tapi kalian tidak memotong ikan ini dengan pisau dapur,tetapi pisau ini." Kata orang itu sambil menunjukan pisau.
Pisau yang di tunjukan oleh orang itu adalah pisau yang kecil dan tipis.Anggota kelompok melihatnya dan orang itu menjelaskan, "Pisau ini kecil dan tipis,kegunaan untuk memotong kulit.Ingat kulit,jika kalian memotong memakai pisau dapur,maka kalian akan langsung memotong organ lainnya dan merusaknya.Kalian tidak hanya boleh membelah kulitnya dan jangan merusak organ."
Salah satu anggota berkata, "Bukannya membelah kulit dan tidak terkena organ itu sangat sulit."
Orang itu tersenyum dan berkata, "Itulah kenapa ikan ini akan menjadi praktek kita.Kalian pasti setidak - tidaknya tau di mana posisi organ ikan berada."