GHOST IS REAL 2

GHOST IS REAL 2
KEMENANGAN KEMBALI DI RAIH



Ketua desa membuat para kelompok bersemangat lagi dan tentunya itu bukanlah hal yang mudah.Dengan hati yang kokoh dan mental bagai baja,ketua desa berhasil membuat para pasukan semangat lagi.Ketika semangat mereka kembali,orang itu mendekati ketua desa dan berkata, "Terima kasih."


"Tidak perlu berterima kasih,kau yang menyuruhku jika terjadi apa - apa dengan kelompok ini.Maka aku akan membantumu" Kata ketua desa.


Orang itu tersenyum pada ketua desa dan ia berkata kepada semuanya, "Baiklah,ayo kita bersiap - siap pada malam ini."


Mereka pun dengan semangat yang membara,mempersiapkan peralatan dan kebutuhan lain dalam berperang.Dan tentunya orang itu sudah merencanakan strategi yang akan di pakai,kesalahan pada perang sebelumnya membuat mereka kalah.Tetapi mereka belajar dari kesalahan dan memakai strategi yang berbeda agar kesalahan yang sama tidak terjadi.


Ketika malam hari tiba dan sebelum pergi ke medan perang,kelompok satu dan kelompok tiga berpamitan dengan istri dan anak - anak mereka.Mereka para istri - istri mendoakan keselamatan untuk suaminya dalam berperang,istri - istri itu tidak ingin melepaskan pelukan suaminya yang sebentar lagi akan pergi berperang.Anak - anak mereka juga menangis karena akan di tinggalkan ayahnya.


Tetapi sang ayah berkata pada mereka, "Jika ayah pergi,kamu yang akan menjaga ibumu.Kamu akan menggantikan ayah,jadi janganlah bersedih.Lelaki tidak boleh menangis." Kata sang ayah sambil mengusab air mata anaknya.


Ketika salam perpisahan selesai,mereka kelompok satu dan dua berjalan bersama orang itu ke medan perang.Di hati mereka setelah mengucapkan salam perpisahan menjadi tenang,karena jika terjadi sesuatu yang buruk,anak - anak mereka yang akan menjaga ibunya.Sungguh,anak - anak desa itu bukan anak yang nakal,perkataan ayah mereka seperti menancap di kepala dan tidak akan pernah di lupakan.


Seorang ayah percaya pada anaknya dan mereka berperang tanpa adanya rasa gelisah dan hati mereka merasa lebih tenang karenanya.Ketika kesedihan sudah menjadi teman dan kematian berada di depan,apa pun rintangan yang ada,mereka akan di lewati dengan mudah.Orang itu tersenyum kepada ayah - ayah yang hebat dan ingin berkorban demi orang yang sangat mereka sayangi.


Ketua desa berada di samping orang itu dan mereka berbicara tentang strategi yang akan di pakai,mereka juga berbicara tentang monster kecil yang menyerang kelompok dua pada peperangan sebelumnya.Pada perjalanan menuju medan perang,orang itu juga berdiskusi dengan kelompok lainnya tentang perang kali ini.


Pada saat mereka sampai di medan perang,orang itu menyuru pada semua kelompok untuk bersiap pada tempatnya masing - masing.Tidak lama kemudian mereka sudah berada di tempatnya masing - masing dan orang itu juga berada di atas bersama kelompok mata - mata,dan kelompok dua.


Orang itu berkata pada kelompok dua, "Perang sebelumnya kalian di serang oleh monster kecil,jadi sekarang kalian harus fokus pada monster kecil itu dan menembaknya.Kalian harus cepat dan jangan sampai monster kecil itu sampai di bukit ini,dan menyerang kalian."


"Seperti prediksiku,monster kecil itu jumlahnya tidak terlalu banyak.Dan jika kalian membunuh banyak monster kecil,maka itu akan sangat menguntungkan,jadi sekarang kalian mempunyai musuh tetap.Yaitu monster kecil,bukan hanya kelompok satu yang berperang di depan,kalian juga berperang dengan monster kecil itu." Kata orang itu.


Mereka kelompok dua mengerti dan bersiap jika monster kecil yang datang.Kelompok tiga juga di suruh berjaga - jaga jika ada yang membuat kelompok lainnya terancam,ketika orang itu melihat ke depan.Monster - monster itu mulai berdatangan dengan jumlah yang banyak.


Orang itu berkata pada semua kelompok, "Semuanya,bersiaplah!"


Ketika monster itu sudah dekat,kelompok satu maju dengan gagah berani dan monster yang menang di perang sebelumnya merasa sombong,dan menganggap remeh kelompok - kelompok itu.Pada perang itu mereka menggunakan trik yang sama,membunuh beberapa anggota dan memakannya dengan cara yang kejam.


Bukannya membuat mental anggota lainnya turun,malahan mereka anggota kelompok mengincar monster yang memakan dan membunuh temannya itu.Monster itu di bunuh balik dan di bunuh


dengan cara yang kejam,bahkan ada yang sampai memakan daging monster itu.


Monster - monster itu tidak menyangka kalau trik ini tidak berhasil.Tetapi mereka belum mengeluarkan monster kecil itu untuk membunuh kelompok dua,para monster kecil itu tiba - tiba keluar dari berlari sangat cepat menuju ke atas bukit untuk membunuh kelompok dua.Kelompok dua sangat berbahaya karena tidak bisa di serangan dan memberikan dampak yang sangat besar bagi peperangan.


Maka dari itu,monster kecil sangat di butuhkan di perang ini.Tetapi sayangnya sebelum sampai di bukit,monster - monster kecil itu di panah sampai mati.Monster yang lainnya terkejut lagi karena bagaimana mungkin monster yang berlari sangat cepat dan juga sangat jago menghindari bisa mati sebelum sampai di atas bukit.


Mungkin kalian bingung karena itu,tetapi jangan tanya siapa yang mengajar kelompok dua dalam menembak peluru dan panah.Tentunya kelompok dua jika sangat serius,apa pun peluru atau panah yang di tembakkan,pasti akan kena.Ajaran orang itu sangat keras sampai membuat kelompok dua lebih menakutkan dari monster - mosnter itu.


Peperangan pada kali ini seimbang,tetapi kemenangan sudah terlihat.Kelompok - kelompok yang mentalnya sudah terasah seperti pedang,dan kesedihan sudah menjadi teman.Maka apa pun rintangannya,maka mereka bersama - sama melewatinya dengan mudah.


Pada perang kali ini,kelompok - kelompok itu sangat di untungkan karena tidak ada yang menyerang kelompok dua.Kelompok dua dengan liarnya menembakkan peluru dan panahnya mereka ke bawah,yang membuat monster - monster itu resah.Kelompok dua bagaikan malaikat saat tidak memegang busur dan senapan,tetapi jika mereka memakainya.Bagaikan malaikat pencabut nyawa yang tidak pandang bulu siapa yang akan di tembak olehnya.


Orang itu melihat situasi masih terkendali dan perang kali ini,kelompok - kelompok itu menang.Para monster yang berperang yang sangat lama itu,mendapatkan luka yang banyak dan beberapa dari mereka mati dengan cara yang mengenaskan.Tidak ada pilihan lain untuk mundur dan memberikan kemenangan kepada kelompok itu.


Tentunya kemenangan ini membuat mereka bahagia,mereka sangat senang karena kemenangan masih ada di tangan mereka.Orang itu tersenyum dan mereka bersama - sama membawa jasad anggota yang mati dalam perang,orang itu membawa tiga jasad sekaligus dan itu membuat ketua desa terkejut.


Ketua desa mendekati orang itu dan berkata, "Biar aku bantu."


Orang mengelengkan kepala dan berkata, "Tidak usah,aku sudah berjanji pada mereka yang mati.Akan aku bawa dan akan aku kubur mereka dengan layak,mereka yang mati dalam peperangan ini adalah pahlawan yang berjuang menjaga orang yang mereka sayangi."


Ketua desa tersenyum dan berjalan bersama orang itu,ketika mereka berjalan dan sampai di desa.Kelompok - kelompok dan orang itu menguburkan jasad anggota yang sudah mati,pada saat mereka selesai mengubur jasad.


Orang itu berkata pada ketua desa, "Mereka sudah tenang,tidak ada penyesalan dalam diri mereka.Dan sekarang hanya tertinggal kenangan yang akan di ingat oleh anak,istri,bahkan cucu mereka."


Ketua desa tersenyum dan mengelus pundak orang itu,ketika mereka berdoa bersama.Orang itu berkata lagi pada ketua desa, "Sepertinya ada sesuatu yang harus kita pancing keluar "


"Sesuatu? Apa itu?" Kata ketua desa dengan wajah penasaran.


"Nanti kau tau sendiri.Tapi bukan sekarang untuk memancing sesuatu itu untuk keluar.Kita tunggu saja waktu yang tepat untuk memancingnya." Kata orang itu.


Ketua desa kebingungan dan juga penasaran,apa yang di maksud sesuatu oleh orang itu.Tetapi ia akan menunggu melihat sesuatu itu muncul.