GHOST IS REAL 2

GHOST IS REAL 2
MELATIH PRAJURIT MATA - MATA



Orang itu berkata kepada kelompok prajurit, "Kalian juga memiliki tugas lain,yaitu sebagian dari kalian harus melindungi kelompok tiga.Kelompok tiga adalah kelompok yang akan merawat atau memberikan obat pada yang terluka."


"Kalian harus menjaga agar jika terjadi sesuatu yang buruk,kalian harus menjaga agar kelompok tiga tidak terganggu oleh serangan monster." Kata orang itu sambil melihat kelompok prajurit.


Salah satu anggota bertanya, "Tapi kalau hanya beberapa dari kami kalah dengan monster itu,bagaimana?"


Orang itu menjawab, "Kalau kalian tidak bisa mengalahkan monster itu.Kalian pancing monster itu menjauh dari kamp kelompok tiga.Setelah menjauh,kalian bisa bertahan melawan monster itu sampai bala bantuan datang.Atau jika tidak bisa,kalian lari dari monster itu.Tetapi kalau kalian ingin lari dari monster itu,kalian harus pastikan bahwa tempat kalian dengan kamp kelompok tiga,itu sangat jauh."


Orang itu berkata lagi, "Kalian adalah kelompok prajurit,kelompok yang akan menjaga dan paling terdepan.Kalian harus menjalani tugas kalian dengan baik.Kelompok ini di ciptakan untuk membantu kelompok lain,tetapi perannya sangat penting.Aku harap kalian bisa menjalankan tugas sampai titik terakhir."


Kelompok tiga yang mendengar itu,menundukan kepala mereka dan terdiam seketika.Orang itu ingin menguatkan mental setiap kelompok,semangat sangatlah penting,mental yang kuat akan membantu setiap pertarungan yang akan di hadapi.


Orang itu berkata dengan tenang, "Pertarungan memang tidak ingin kita lakukan.Tetapi kita tidak boleh mundur,kita harus maju dan terus maju.Kalau pun kita mundur,kita hanya mundur sebentar lalu maju lagi."


"Darah yang mengalir adalah sebuah kehormatan dan perjuangan.Terluka menandakan kita melindungi seseorang,dan seseorang itu sangat kita sayangi,sampai kita tidak ingin dia terluka.Ayo aku akan membantu kalian untuk melindungi orang yang kalian sayangi." Kata orang itu dengan menatap semua anggota prajurit.


Hati kelompok prajurit bergetar dan semangat mereka seperti api yang membara,teriakan yang memenuhi seisi lapangan menandakan mereka sangat bersemangat.Semua anggota kelompok prajurit berbaris rapih dan menunggu perintah untuk melakukan latihan.


Orang itu tersenyum dan memberikan perintah kepada mereka untuk latihan bersama.Pada pagi hari mereka latihan dan orang itu mengajarkan mereka cara memakai pedang dan seni dalam berpedang.Orang itu melihat kelompok prajurit sangat semangat dalam latihan.


Keringat mereka yang menetes dan senyuman mereka,menandakan semangat yang membara.Orang itu tersenyum melihat kelompok prajurit sangat bersemangat dalam latihan.Karena mereka sangat bersemangat,mereka tidak beristirahat pada siang itu dan terus melanjutkan latihan mereka.


Pada saat sore hari.Mereka berhenti latihan dan orang itu berkata, "Baik semuanya,kalian sudah sangat bersemangat dalam menjalankan latihannya.Aku harap kalian bisa terus seperti ini,karena sudah sore kalian boleh pulang.Istri dan anak kalian menunggu kalian di rumah."


Setelah mendengar omongan orang itu,kelompok prajurit membubarkan barisan dan pulang ke rumah masing - masing.Orang itu berjalan menuju rumahnya dan dengan wajah senang,ia merasa kalau tugasnya belum sepenuhnya selesai.Jadi senang pada saat ini bukan hal yang baik.


Orang itu berjalan menuju rumahnya,ketika ia sampai di depan pintu rumahnya,ia masuk ke dalam dan melihat ada sekantung kue yang masih hangat.Orang itu agak terkejut dan ia melihat kue itu dari dekat,di atas kantong kue itu terdapat kertas berisi tulisan.


Orang itu mengambil kertas itu dan membacanya, "Kau pasti lelahkan? Makanlah ini." Orang itu tersenyum dan membuka kantong kue itu dan dengan wajah senang ia memakannya.


Orang itu tau kalau yang memberi kue ini adalah ketua desa.Ketua desa sangat perhatian dan ia sangat baik hati kepadanya,Orang itu dengan senang memakan kue yang di beri kepala desa dan memakannya sampai habis.


Pada pagi harinya,ia terbangun dari tempat tidurnya.Setelah bersiap - siap menuju tempat latihan,orang itu berjalan dan ia berjalan agak sedikit cepat.Pada pagi hari itu,tinggal tim prajurit mata - mata yang harus ia latih,setelah itu ia akan melatih kelompok dua.


Setelah sampai,ia terkejut karena tidak melihat siapa pun yang berada di tempat latihan.Orang itu melihat wanita yang sedang berjalan melewatinya.


Orang itu berkata, "Maaf,kenapa tidak ada orang yang berkumpul untuk latihan."


Wanita itu berkata, "Ah,semuanya sedang berolahraga sebelum kamu sampai di sini.Coba kamu lihat ke arah sana."


Orang itu bersender di pohon dan dengan santai ia menutup mata sambil menunggu kelompok - kelompok selesai berolahraga.Setelah selesai,kelompok - kelompok itu berbaris dan melihat orang itu sedang menutup matanya.Salah satu anggota kelompok memanggilnya dan orang itu membuka matanya.


Orang itu berdiri dan berkata, "Kalian hebat,tanpa perintahku kalian berolahraga.Aku harap kalian bisa mempertahankan hal ini.Sekarang karena kalian sudah berolahraga,kalian boleh bubar dan mengerjakan kewajiban kalian."


Kelompok - kelompok lainnya bubar dan menuju rumah atau pertanian mereka.Yang tidak bubar adalah kelompok satu yaitu kelompok prajurit mata - mata.


Orang itu berkata pada kelompok di depannya, "Kalian adalah kelompok prajurit mata - mata,meski anggota kelompok kalian lebih sedikit di bandingkan dengan kelompok lain.Tapi peran kalian sangat di butuhkan dalam pertarungan ini."


Orang itu melanjutkan perkataannya, "Meski kalian memiliki fisik yang lemah,tetapi tugas kalian jauh lebih penting dari yang lainnya.Kalian akan di tugaskan misi yang berbahaya,kalian akan merusak dan mengacak - ngacak formasi lawan.Kalian juga akan menyerang bagian fital dari peperangan ini."


Salah satu anggota berkata pada orang itu, "Kenapa kami di tugaskan dengan misi yang berbahaya.Fisik kami lemah,bukannya lebih baik menyuru yang lainnya yang lebih kuat dan lebih hebat.Jika kami yang menjalankan misi tersebut,kemungkinan misi itu akan gagal."


Orang itu membantah perkataan anggota kelompok, "Kalian meski mempunyai tubuh yang lemah tetapi kalian mempunyai kelebihan dari kelompok lainnya.Tubuh kalian yang ringan membuat kalian cepat dalam berlari atau mengejar."


Orang itu menggambil sesuatu dari sakunya.Anggota kelompok mata - mata melihatnya dan mereka melihat orang itu mengeluarkan kotak.Kotak itu di buka dan terdapat pisau yang di keluarkan oleh orang itu.Orang itu berkata, "Kalian lihat pisau ini? Menurut kalian apa yang spesial dari pisau ini?"


Salah satu anggota kelompok menjawab, "Itu hanya pisau biasa."


Orang itu berkata sambil melihat pisau itu, "Salah,pisau ini adalah pisau spesial yang akan menjadi senjata kalian."


Perkataan itu membuat kelompok prajurit mata - mata terkejut.Salah satu kelompok bertanya, "Kenapa pisau itu jadi senjata kami? Pisau itu kecil dan tidak cocok dalam bertarung."


Orang itu mendengar perkataannya dan ia ke belakang pohon sambil menggambil balok kayu.Orang itu berkata, "Kalian lihat balok kayu ini?"


Anggota kelompok melihat balok kayu itu dan orang itu dengan sedikit tenaga menebas balok itu dengan pisau yang ada di tangannya,balok itu seketika terpotong dalam sekali tebasan.Orang itu berkata, "Lihatkan? Pisau ini sangat spesial.Bahkan jika pisau ini berukuran besar,maka dengan sekali tebasan bisa membuat pohon tumbang."


Anggota kelompok lainnya dengan wajah kagum melihat pisau itu dari dekat.Salah satu anggota berkata, "Wah pisau apa ini!! Apa kau membuatnya?"


Orang itu menjawab, "Pisau ini aku yang membuatnya.Yang membuatnya spesial adalah karena aku memakai bahan tertentu."


Anggota di depannya berkata, "Bahan apa itu?"


Orang itu menjawab, "Barang itu agak susah aku jelaskan,takutnya kalian tidak mengerti."


Orang itu memberi pisau kepada salah satu anggota.Anggota lainnya berkumpul dan melihat pisau itu dengan wajah yang takjub.Orang itu sudah mengira akan mendapatkan pertanyaan yang tadi,ia sudah menyiapkan balok untuk membuktikan perkataannya kalau pisau itu spesial.


Orang itu berkata pada semua anggota prajurit mata - mata, "Karena aku sudah memberi tahu kalian tentang tugas atau misi kalian,ayo kita latihan."