
Semua penduduk desa berkumpul di tempat yang sudah di tentukan oleh orang itu dan mereka mengambil salah satu senjata untuk melawan monster itu.Tentu saja ada beberapa senjata yang di siapkan oleh orang itu,yaitu pedang,busur/panah,senapan dan berbagai senjata lainnya.
Orang itu berkata, "Ayo kita berlatih."
Mereka semua di bagi beberapa kelompok dan setiap kelompok memiliki tugasnya masing - masing.Kelompok pertama adalah kelompok yang akan maju ke depan karena memiliki senjata jarak depan dan mereka juga di beri tameng agar bisa melindungi tubuh mereka dari serangan monster itu.
Kelompok dua adalah kelompok penyerang jarak jauh dan mereka akan di sediakan panah/busur,senapan yang akan membantu kelompok satu dari belakang.Kemudian ada kelompok tiga yaitu banyak di antaranya anggotanya adalah perempuan.Kelompok tiga ini bertugas sebagai penyelamat orang yang sudah terluka parah dan mereka akan di bawa ke tenda yang di siapkan untuk di sembuhkan lukanya.
Mereka akan bertugas dan di lindungi oleh beberapa anggota kelompok satu dan membawa anggota yang terluka parah.Anggota yang terluka parah harus mundur terlebih dahulu dan setelah selesai di obati,mereka akan berperang lagi membantu anggota lain.Setiap orang di anggota tiga yang tidak bisa ikut perang karena umurnya tua atau karena fisiknya lemah,maka akan di serahkan menjadi anggota kelompok tiga.
Kelompok - kelompok sudah di bentuk dan sudah di beri tugas masing - masing.Tinggal mengajari mereka tentang tugas yang akan mereka kerjakan.Orang itu memulai dari kelompok satu,kelompok satu memiliki pemimpin yaitu ketua desa.Mereka mempunyai senjata jarak dekat dan orang itu mengajarkan bukan mengendalikan senjata - senjata itu,melainkan fisik mereka.
Orang itu melatih fisik untuk anggota di kelompok satu.Dia mengajarkan tentang olahraga dan juga cara memperkuat fisik mereka.Meski kelompok satu di penuhi oleh anak muda dan orang tua yang memiliki umur sekitar 30.Mereka sangat bersemangat dan mereka berusaha keras melatih fisik mereka.
Kelompok satu berlatih memperkuat fisik mereka sampai sore dan orang itu menyudahi latihan mereka.Mereka semua penduduk desa di suruh pulang ke rumah masing - masing.Ketika ketua desa ingin pulang,ia di panggil oleh orang itu.
Ketua desa berkata, "Ada apa?"
Orang itu berkata, "Temani aku ke tempat jurang itu lagi."
Ketua desa terkejut dan berkata, "Untuk,untuk apa?"
Orang itu berjalan dan berkata, "Nanti kau tau."
Orang itu dan ketua desa berjalan menuju jurang.Orang itu membawa obor di tangannya karena malam sudah tiba,mereka berjalan bersama dan ketika mereka sampai.Ketua desa tidak melihat jurang itu lagi,mungkin ia trauma dan tidak ingin melihat monster - monster itu.Orang itu menggambil kertas di kantong celananya.
Ketua desa kebingungan dan orang itu membakar kertas dengan obor.Orang itu melempar kertas ke jurang,kertas itu perlahan - lahan terjatuh dan ketika ia jatuh di tanah jurang itu bersama monster.Tiba - tiba saja ada cahaya yang menutupi jurang itu dan ketua desa terkejut.
Ketua desa berkata, "Cahaya? Cahaya apa ini?"
Orang itu berkata, "Itu adalah cahaya yang akan membuat monster tidak bisa keluar dari jurang ini,dan akan bisa melindungi kita untuk sementara waktu."
Ketua desa melihat wajah orang itu dan berkata, "Tunggu,yang kau bakar itu bukannya kertas?"
Orang itu menganggukan kepalanya dan berkata, "Ya,itu adalah paper ghost.Kau tidak tau? Kalau begitu tidak usah aku jelaskan."
Ketua desa kebingungan dengan perkataan orang itu.Orang itu berkata sambil melihat jurang, "Cahaya ini tidak bisa bertahan lama.Ia akan di hancurkan oleh monster itu dan dengan keadaan siap kita harus bisa melawan mereka."
Ketua desa mendengar perkataan orang itu dan ia merenung.Ketika sampai di rumahnya ,ketua desa masuk ke dalam dan istrinya sudah menyiapkan makanan di meja makan.Istri ketua desa menghampiri dan berkata, "Ayo makan dulu.Wajahmu sepertinya tidak baik - baik saja."
Ketua desa berkata, "Baik."
Ketua desa dan istrinya duduk di kursi.Ketua desa menggambil makan dan menaru di piringnya.Ia menggambil makanan cukup banyak,mungkin ia berfikir kalau dengan makan akan membuang semua beban di pikirannya.
Ketua desa melihat istrinya dan berkata, "Di mana anak - anak?"
Istri ketua desa berkata, "Mereka berada di kamarnya.Mereka makan duluan sebelum kamu datang."
Ketua desa menundukan kepalanya dan ia menghabiskan makanannya.Ia selesai dan piringnya sudah tidak ada sisa makanan,setelah itu ia sedikit berbincang dengan istrinya.Istrinya berkata, "Bagaimana dengan latihannya?"
Ketua desa menjawab, "Semuanya baik - baik saja."
Istri ketua desa tersenyum dan memegang tangan ketua desa.Ia berkata, "Kalau begitu,pasti semuanya akan baik - baik saja."
Hati ketua desa luluh dan ia percaya pada perkataan istrinya.Ketua desa mengengam tangan istrinya dan dengan wajah kasih sayang.Ia berkata pada hatinya, "Meski aku sudah tiada.Aku harap kamu tetap menjalani kehidupan lebih baik lagi."
Dengan pelan ketua desa berkata, "Aku sayang kamu."
Ketua desa melepaskan gengamannya dan ia membersihkan piring - piring di meja makan,ia di bantu oleh istrinya.Setelah itu ia menuju ke kamarnya dan ia tertidur,ia tertidur dan mencoba melupakan semua beban di pikirannya.
Pada pagi hari ketua desa terbangun.Pada pagi itu,semua anggota kelompok satu berkumpul untuk latihan fisik mereka.Ketua desa ikut berkumpul dan orang itu sudah sampai duluan.Orang itu mulai berbicara saat semua orang sudah berkumpul, "Baik,karena semua sudah berkumpul,mari kita mulai latihannya."
Orang itu berkata, "Karena sekarang pagi,kita lari pagi dan membuat tubuh kita sehat.Kita lakukan hal yang ringan terlebih dahulu,setelah sudah siang kita akan melakukan hal berat."
Pada saat itu juga,semua anggota kelompok satu berlari bersama orang itu.Pada pagi hari ini memang sangat bagus untuk tubuh manusia,matahari pagi yang menyinari tubuh manusia akan sangat bermanfaat.Mereka berlari dari perbukitan dan sekeliling desa.
Setelah selesai berlari,mereka berhenti dan beristirahat.Setelah semuanya beristirahat,orang itu berkata, "Karena kita sudah selesai latihan,kalian boleh pulang."
Salah satu anggota bertanya kepada orang itu, "Kenapa kita di suruh pulang? Bukannya kita akan latihan sampai sore?"
Orang itu mengelengkan kepalanya dan berkata, "Kalian mempunyai kewajiban lain seperti merawat ladang dan perternakan kalian.Kalian juga mempunyai istri dan anak.Aku tidak akan menggambil semua waktu kalian."
Orang itu berkata kepada semua anggota kelompok, "Baiklah,semuanya bubar."