
Pertarungan terakhir sudah di depan mata,mereka hampir memenangkan pertarungan itu.Tetapi karena Monster itu membelah diri dan menculik ketua desa,perang berhenti seketika dan orang itu merasa tertekan karena nya.
Pada saat ketua desa di culik,kelompok tiga belum mengetahuinya.Kelompok tiga baru mengetahuinya saat kelompok lainnya datang,tetapi orang itu dan ketua desa tidak ada saat mereka datang ke kamp kelompok tiga.
Lias waktu mendengar ketua desa di culik dan orang itu keras kepala ingin menyelamatkannya,pikiran Lias mulai berfikir negatif dan dadanya terasa sesak.Lias pada saat itu ingin menyusul ke jurang tempat sarang Monster itu karena khawatir.
Tetapi ia tidak di perbolehkan lewat oleh kelompok lainnya.Lias berkata, "Minggir kalian."
Anggota kelompok merasa iba dan mereka tidak tega dengan keadaan Lias saat ini.Salah satu anggota berkata, "Kamu tidak boleh gegabah,kamu tidak bisa melawan semua Monster itu sendirian.Kamu bahkan tidak bisa melawan Monster dengan tanganmu sendiri."
Lias tetap keras kepala ingin pergi,tetapi tangannya di pegang salah satu anggota dan berkata, "Kamu tidak boleh pergi,ini sangat berbahaya."
"Biarkan aku pergi!!" Kata Lias sambil memberontak.
Karena Lias memberontak dan anggota itu sudah lemah karena memiliki banyak luka,Lias berhasil melepaskan tangannya dan lari dari kamp kelompok tiga.Anggota kelompok itu tidak mengejar nya,salah satu anggota kelompok tiga berkata, "Kenapa kalian tidak mengajarnya?"
"Kami memiliki banyak luka dan kami sekarang lemas,tidak mungkin kami bisa mengejar wanita yang larinya sangat cepat." Kata anggota lainnya.
Lias dengan tergesar - gesa menuju ke jurang itu demi menyelamatkan orang yang sangat di sayangi nya,meski kalian berfikir tindakan Lias sangat ceroboh.Tetapi ketika kalian melihat orang yang sangat di sayangi berada di keadaan yang berbahaya.
Pikiran dan gerak tubuh seakan mengikuti kata - kata 'menyelamatkan' tanpa memikirkan apa yang akan terjadi selanjutnya.Itulah manusia yang terkadang memang seperti itu.
Pada saat di jurang gelap itu,orang itu sedang berada di dalam jurang dan ia berjalan menuju tempat yang akan membawanya menyelamatkan ketua desa.Ia berjalan di dalam jurang itu dan seiring ia berjalan,ia tidak bisa melihat apa - apa karena sangat gelap.
Cahaya tidak ada dan angin pun tidak ada yang membuat di dalam jurang terasa pengab,orang itu berjalan di dalam jurang yang gelap dan merasa kalau di sekelilingnya terdapat sesuatu yang banyak.
Sesuatu itu terasa meski di tutupi oleh kegelapan.Orang itu merasa kalau ada sesuatu yang banyak di sekelilingnya,ia mempersiapkan pedangnya dan berdiam diri.Ia mulai bernafas dan sesuatu itu keluar dari kegelapan,dan itu adalah Monster.
Monster - monster yang banyak itu langsung menyerangnya,orang itu tenang dan ia mulai mengayunkan pedangnya dan menghilang seketika.Ketika orang itu menghilang,Monster - monster itu melihat ke kanan dan ke kiri tetapi tidak melihatnya.
Tanpa mereka sadari,kepala mereka sudah terbelah.Orang itu menebas banyak Monster dan ia itu berkata, "Sepertinya,sudah saatnya aku tidak berpura - pura lagi."
Orang itu adalah ghost hunter,Iniko pada waktu mendengar cerita itu langsung menyadarinya.Iniko tidak menyangka kalau pada jaman dahulu ghost hunter sudah ada.
Orang itu adalah ghost hunter,ia sengaja menutupi kekuatannya selama ini.Ia tidak ingin memberi tahu kepada yang lainnya,kalau ia adalah ghost hunter,meski ghost hunter itu sendiri sangat rahasia dan tidak di ketahui oleh umum.
Monster - Monster yang melihat temannya terbunuh,mereka langsung menyerang orang itu.Orang itu tetap tenang dan ia berkata, "Angin."
Tiba - tiba saja angin yang datang entah dari mana menyelimuti jurang yang gelap itu.Angin yang tersebar itu tiba - tiba saja membunuh Monster lainnya,orang itu ternyata memiliki kekuatan angin.
Orang itu memiliki kekuatan angin yang membuatnya bisa mendatangkan angin,dan bisa membuat angin itu bagaikan pisau yang membunuh lawannya.Orang itu begitu ahli dalam hal ini,sehingga ia tidak begitu takut dengan Monster - Monster di sekelilingnya.
Kemarahan mengalahkan kesabaran,teman yang di anggap sebagai keluarga sudah di culik.Mereka memilih musuh yang salah,orang itu begitu marah sehingga ia tidak bisa berekspresi dengan kemarahan tersebut.
Ia di kepung oleh banyak Monster di sekelilingnya,tetapi ia berhasil membunuh Monster yang banyak itu dengan sekejab.Ketika banyaknya Monster terbunuh,Monster lainnya tampak marah dan mulai menyerang lagi.
Monster yang berada di jurang gelap itu tak henti - hentinya berkurang,meski sudah banyak di bunuh.Tetapi mereka tetap ada dan tidak ada habisnya,orang itu dengan kekuatan yang di milikinya,ia membunuh Monster - monster itu demi menyelamatkan ketua desa.
Angin datang lagi ke jurang itu,kali ini Angin nya lebih kencang.Angin kencang itu membuat orang itu menghilang entah kemana,orang itu menghilang dan tanpa di sadari muncul tiba - tiba dengan membunuh banyaknya Monster.
Monster - monster itu tidak bisa menyerangnya,kekuatannya benar - benar membuatnya menjadi kuat.Itulah yang di rasakan oleh para Monster,pada saat orang itu bertarung dengan Monster - Monster itu,suara Teriakan terdengar.
Orang itu mendengar seperti teriakan Lias,dan benar saja Lias jatuh dari ketinggian.Orang itu yang menyadarinya,langsung menggunakan kekuatannya agar Lias tidak terjatuh ke tanah.Ketika Lias tidak terjatuh dan di selamatkan oleh orang itu,ia tiba - tiba saja di kerumunan Monster yang banyak.Itu membuat Lias ketakutan.
Tubuh Lias tiba - tiba melayang oleh angin,angin itu membawa tubuhnya sampai di tempat orang itu berada.Ketika Lias dan orang itu bertemu,orang itu berkata, "Kenapa kamu berada di sini,ini tempat yang berbahaya!!"
"Kamu juga kenapa selalu gegabah,kamu seharusnya tau kalau tempat ini lebih berbahaya!!" Kata Lias dengan nada marah.
Orang itu terdiam ketika melihat air mata Lias terjatuh.Lias berkata, "Kamu jahat,kenapa kamu selalu ingin menjauh.Kenapa semua beban berada punggungmu,kamu adalah manusia,ada kalanya kamu membutuhkan bantuan orang lain."
Setelah mendengar perkataan Lias,orang itu tersadar kalau ia salah.Orang itu berkata, "Maaf." Kata orang itu sambil memeluk Lias.
Pada saat memeluk Lias,mereka tiba - tiba di serang oleh salah satu Monster.Lias berteriak dan tiba - tiba saja angin melindungi mereka dari serangan Monster itu.Lias terkejut dan berkata, "Angin?"
Orang itu tiba - tiba saja memegang tangan Lias dan berkata, "Ayo,kita pergi dari sini.Percuma saja melawan mereka."
Lias yang tiba - tiba saja tangan di pegang,menjadi malu.Mereka berdua berlari dari kumpulan Monster - Monster itu menuju tempat ketua desa berada.Monster yang mencoba menghadang mereka,tiba - tiba saja mati karena di tebas oleh orang itu.
Lias tidak melihat orang itu menebas Monster - monster yang menghadang mereka,Lias terlalu malu dan memikirkan ketika ia di pegang oleh orang itu.Mereka berdua berlari dari kerumunan para Monster,sampai pada akhirnya.Mereka sampai di tempat ketua desa berada.
Ketika mereka sampai,ketua desa terbaring di tanah dan di depannya adalah Monster besar itu yang sedang menjaganya.Monster besar itu terlihat lebih besar dari biasanya,sepertinya kekuatannya bertambah jika berada di sarangnya.
"Lias,tolong kamu tunggu di sini." Kata orang itu dan maju ke depan.
Tiba - tiba saja di sekeliling Lias terdapat angin yang akan melindunginya dari Monster yang akan menyerangnya.Lias berkata dengan pelan, "Hati - hati."
Orang itu tersenyum dan berkata, "Tenang saja,kita pasti akan menyelamatkan ketua desa dan keluar dari jurang ini bersama - sama."