
Orang itu mengajari para penduduk desa untuk melatih fisik mereka,salah satunya olahraga.Banyak orang yang menganggap remeh olahraga,bahkan ada yang sama sekali tidak olahraga karena malas.Padahal tubuh mereka penting untuk di jaga.
Manfaat - manfaat olahraga juga sangat baik untuk tubuh.Hanya dengan berlari atau berjalan,itu sudah sangat bagus untuk tubuh.Orang - orang tidak berolahraga mungkin ada dua faktor,yaitu malas dan ada kepentingan yang lain.
Memang faktor malas adalah salah - satu yang mungkin sebagian orang sulit untuk di ubah.Tetapi orang yang tetap malas berolahraga,lebih buruk dari pada orang yang ingin berolahraga tetapi tidak jadi.Semua itu ada di dalam diri masing - masing.
Orang yang memiliki kepentingan lain yang membuatnya tidak berolahraga adalah hal yang agak salah juga.Mungkin mereka bekerja dan tidak berolahraga,tetapi ada waktu luang contohnya hari libur.Tapi alasan lainnya adalah karena hari itu hari libur,maka mereka ingin istirahat sepuas - puasnya pada hari itu.Padahal dengan bergerak sedikit saja,mereka akan mendapatkan manfaat yang banyak.
Dengan berolahraga membuat tubuh mereka segar,membuat tubuh mereka sehat.Dan ketika tubuh mereka sudah segar dan sehat,maka mereka akan lebih semangat dalam bekerja.
EPISODE KE 25: MELATIH PRAJURIT.
Orang itu berkata, "Karena kita sudah selesai latihan,kalian boleh pulang."
Salah satu anggota bertanya kepada orang itu, "Kenapa kita di suruh pulang? Bukannya kita akan latihan sampai sore?"
Orang itu mengelengkan kepalanya dan berkata, "Kalian mempunyai kewajiban lain seperti merawat ladang dan perternakan kalian.Kalian juga mempunyai istri dan anak.Aku tidak akan menggambil semua waktu kalian."
Orang itu berkata kepada semua anggota kelompok, "Baiklah,semuanya bubar."
Semua anggota kelompok satu bubar dan mereka pulang di rumah masing - masing.Ketua desa tersenyum dengan sikap orang itu,dia tidak memikirkan tentang latihan saja,ia juga memperhatikan keluarga mereka.Ketua desa semakin percaya kalau desa ini memiliki cahaya untuk menghilangkan kegelapan di desanya.
Orang itu mendekati ketua desa dan ia berkata, "Ada waktu luang?"
Ketua desa menjawab, "Tentu."
Orang itu kemudian mengajak ketua desa menuju rumahnya,ia berjalan bersama ketua desa dan melewati banyak penduduk lainnya.Orang itu berjalan dan ia selalu menatap kedepan,tatapannya hanya kedepan dan ketua desa melihat wajahnya yang di sinari oleh matahari pagi.
Mereka berjalan bersama,di perjalanan mereka tidak mengobrol dan ketua desa hanya bisa mengikutinya dari belakang.Ketua desa sampai di rumah orang itu,rumahnya tidak jauh berbeda dengan rumah lainnya.Rumah itu terbuat dari kayu dan atapnya di tutup oleh kayu,yang di atasnya ada daun kelapa.
Di depan rumah ada dua tempat duduk dan satu meja kecil.Ketua desa di persilahkan duduk dan orang itu berkata, "Mau minum apa? Teh atau kopi?"
Ketua desa berkata, "Aku,aku teh saja."
"Kepada tidak kopi?" Kata orang itu.
Ketua desa menjawab, "Kopi sangat mahal.Di desa ini tidak banyak orang yang menanam kopi yang membuat harganya mahal."
Orang itu berkata sambil membuka pintu, "Tidak usah khawatir,aku tahu kamu suka kopi.Aku akan membuatkannya untuk mu."
Ketua desa merasa tidak enak dan berkata, "Ti tidak usah,aku-" sebelum menyelesaikan ucapannya,orang itu masuk ke dalam rumahnya.
Orang itu masuk dan menyiapkan kopi untuk ketua desa.Ketua desa yang tidak enak hanya bisa duduk diam di luar dan melihat pemandangan di atas langit.Kopi di desa ini memang mahal dan sangat sedikit orang yang menanam kopi karena mereka tidak bisa menanam kopi dengan baik.
Banyaknya permintaan dan sedikitnya stok persediaan,membuat kopi sangat mahal di desa ini.Hanya orang yang mampu saja yang bisa membelinya.Setelah menunggu di luar,orang itu berkata dari dalam rumah, "Masuklah."
Ketua desa merasa tidak ingin menggambilnya,tetapi ia tidak enak karena kopi ini harganya mahal.Dengan tangan gemetar,ketua desa menggambil kopi itu.Lalu ia meminumnya.
Kopi itu masuk ke dalam mulutnya dan ketua desa merasakan kehangatan.Rasanya hangat dan baunya harum.Ketua desa meminum kopi itu lagi dengan wajah bahagia.Orang itu melihat ketua desa dan juga meminum kopinya.
"Jadi,apakah menjadi pemimpin di desa ini sulit?" Kata orang itu.
Ketua desa menjawab, "Memang sulit,tetapi itulah yang aku putuskan untuk menjadi ketua desa."
Orang itu meminum kopinya lagi dan setelah selesai ia berkata, "Apa kau takut?"
Ketua desa diam sebentar dan berkata, "Aku tidak takut.Tetapi aku takut terjadi hal yang tidakku inginkan kepada keluarga dan penduduk desa."
Orang itu melihat cangkir dan berkata, "Desa ini kurang beruntung,tetapi desa ini sangat beruntung mempunyai pemimpin seperti dirimu."
Ketua desa hanya tersenyum dan berkata dengan pelan, "Terima kasih."
Orang itu menaru cangkirnya di meja,ia melihat wajah ketua desa dan berkata, "Nanti siang akan ada latihan baru.Apa kau siap?"
Ketua desa menjawab, "Aku selalu siap."
Orang itu tersenyum dan mereka berdua mulai mengobrol bersama.Mereka mengobrol dan sudah tidak terasa matahari memancarkan sinar yang lebih panas,yang artinya sudah siang.Ketua desa dan orang itu berjalan di tempat latihan mereka.
Mereka berjalan bersama dan ketika mereka sampai,semua orang sudah berkumpul menunggu mereka berdua.Orang itu berkata pada semua anggota kelompok, "Baik,sepertinya kewajiban kalian sudah di selesaikan.Ayo kita fokus latihan saat ini.Kita akan latihan sampai sore."
Mulailah mereka semua dalam latihan.Orang itu menguji kemampuan fisik mereka dengan memberikan batu yang beratnya sudah di ukur.Siapa yang fisik dan daya tahannya paling kuat.Maka dialah yang akan membawa senjata besar dan berat.
Senjata besar itu sangat efektif dalam bertarung,senjata yang besar itu bisa membuat serangan area yang cukup luas.Dan yang mempunyai senjata besar,akan maju duluan dan di ikuti oleh prajurit di belakang.
Setelah melakukan menguji kemampuan anggota kelompok satu.Ia memecah lagi anggota kelompok satu menjadi kelompok prajurit raksasa,kelompok prajurit,kelompok prajurit mata - mata.
Yang di maksud oleh kelompok prajurit raksasa adalah kelompok itu memiliki kekuatan yang besar,memakai senjata yang besar dan berat.Mereka akan berada di barisan paling depan,tetapi mereka lambat gerakannya karena memegang senjata yang berat.
Untuk menutupi kelemahan itu,kelompok prajurit akan membantu mereka dari belakang,sehingga membuat kelompok prajurit raksasa tidak di serang dari berbagai arah.
Kelompok prajurit mata - mata adalah kelompok yang tidak bisa memegang senjata yang berat.Mereka tidak bisa memegang senjata karena fisiknya yang kurang.Karena itu mereka di beri senjata ringan seperti pisau dan lain - lain.Tetapi mereka lincah dan cepat,kemampuan dalam berlari dan menyerang musuh sangat cepat dan lincah.
Maka dari itu,kelompok prajurit mata - mata di tugaskan dalam misi yang sangat berbahaya dan mereka juga salah satu yang akan berdampak besar dalam pertarungan,karena mereka akan menyerang bagian paling vital.Orang itu menganggap kalau prajurit mata - mata adalah kartu as.
Setelah kelompok satu di pecah menjadi tiga kelompok.Orang itu memanggil kelompok prajurit raksasa.Mereka di namakan prajurit raksasa bukan karean tubuh mereka seperti raksasa,raksasa di ibaratkan seperti kekar dan memakai senjata yang besar.
Oleh karena itu,di namakanlah prajurit raksasa karena anggota di kelompok itu,memiliki kekuatan dan daya tahan yang tinggi.Mereka kuat dan hebat saat bertarung.Makanya mereka di beri senjata yang besar dan berat.
Karena semua anggota kelompok prajurit raksasa sudah berkumpul.Orang itu langsung berkata pada mereka, "Kalian mulai sekarang anggota kelompok prajurit raksasa,karena kalian memiliki fisik yang berbeda dengan yang lain.Kalian kuat dan bisa menganggat beban yang berat.Mulai saat ini,aku akan mengajari kalian caranya menjadi seorang raksasa."