GHOST IS REAL 2

GHOST IS REAL 2
CINTA DALAM PEPERANGAN



Sesuatu adalah kata - kata yang misterius,dan itu membuat ketua desa menjadi penasaran.Apa yang di maksud oleh orang itu,sesuatu? Sesuatu apa itu.Ketua desa bertanya dan bertanya,tetapi ketua desa di suruh untuk menunggu agar orang itu tidak perlu membuat ketua desa terkejut.


Maka dari itu,ketika ketua desa melihat sesuatu di depan matanya,ia sangat terkejut.Ketua desa pada perang terakhir yang di katakan oleh orang itu,benar - benar seperti perang yang menentukan siapa yang kalah dan siapa yang menang.


Kesedihan,kebahagiaan,kesenangan dan harapan.Semua itu bercampur pada perang sebelum - sebelumnya,meski mereka berada di atas dan sempat terjatuh,mereka tetap bisa mengendalikan keadaan meski berada di dalam jurang kegelapan.


Orang itu,pada situasi seperti itu pun tidak bisa berbuat apa - apa.Orang itu bersama kelompok lainnya masuk ke dalam jurang gelap itu dan mereka seakan di lahap oleh kegelapan.Ketua desa seperti melompat dan masuk ke dalam jurang yang gelap itu,membawa sebutir cahaya yang akan menyinari hati mereka yang tidak mempunyai harapan lagi.


Ketua desa seperti orang itu,mereka berbeda tetapi mereka sama dan saling melengkapi satu sama lain.Orang itu membantu para pasukan menjadi lebih kuat,sedangkan ketua desa memperkuat mental dan hati mereka.Kedua orang itu bagaikan bumi dan langit,yang keduanya tidak bisa terpisahkan.


Pada peperangan terakhir ini,orang itu begitu serius.Orang itu sudah merencanakan ini sejak lama,orang itu tau pasti ada dalang di balik semua ini.Dan ternyata orang itu betul,dalang di balik semua ini adalah sesuatu,sesuatu itu adalah monster yang paling besar dan kuat serta pintar.


Monster yang besar itu yang tingginya setara dengan pepohonan di sekelilingnya,adalah pemimpin para monster.Rencana yang licik dan kesombongan,itu semua berasal darinya.Jika kalian mengetahui lebih dalam tentang Monster besar itu,Monster besar itu adalah yang melahirkan Monster - monster baru.


Maka dari itu tidak heran kalau meski pasukan mereka di bunuh setengahnya.Tetapi tetap saja populasi mereka semakin bertambah seiring matinya Monster dalam medan perang,orang itu sebenarnya tidak percaya kalau Monster besar itu adalah pemimpin mereka.


Tetapi faktanya orang itu melihat Monster yang besar itu sedang tertidur di dalam jurang yang gelap pada siang hari.Orang itu seakan tidak percaya yang di lihatnya,tetapi dengan adanya Monster besar ini.Semuanya akan berakhir dengan satu pertempuran.


Maka dari itu,memancingnya keluar akan menjadi penentuan kemenangan sesungguhnya.


"Aku akan ikut dalam perang kali ini,perang kali ini adalah menentukan siapa yang menang dan kalah.Aku akan mendapatkan kemenangan itu demi desa kita." Kata orang itu dan melihat ketua desa dengan serius.


Orang itu pun melompat dari bukit dan bergabung dengan kelompok lainnya,ia mengeluarkan pedangnya dan berteriak, "Serang!!!!!"


Mereka kelompok mata - mata bergerak cepat ke depan dan orang itu itu ikut maju menuju Monster besar itu,di dalam hatinya ketua desa berkata, "Berhati - hatilah,temanku."


Sebelum perang terakhir terjadi.


Di suatu hari ketika mereka kelompok - kelompok ber'istirahat dan ketua desa bersama orang itu sedang menikmati teh di siang hari.Mereka berdua berada di rumah orang itu mengobrol sambil berbincang - bintang tentang perang selanjutnya.


Ketika mereka sedang asyiknya bercanda dan mengobrol bersama,suasana tiba - tiba canggung karena orang itu tiba - tiba berhenti berbicara dan menatap ketua desa dengan serius.


Ketua desa heran dan kebingungan,ada apa dengan orang itu? Sampai - sampai menatap ketua desa dengan tatapan serius.Ketua desa tersenyum dan berkata dengan lembut, "Ada apa denganmu,apa ada masalah?"


"Jika perang terakhir selesai,apa yang akan kau lakukan?" Kata orang itu.


"Kau memang beda,kesenangan seakan terus mendampingimu,berbeda dengan ku.Mungkin,setelah perang selesai,aku akan pindah ke desa ini dan hidup bahagia di sini." Kata orang itu dan meminum teh.


Setelah mendengar perkataan orang itu yang akan pindah ke desa ini,ketua desa senang dan berkata, "Benarkah?" Kata ketua desa dengan wajah bahagia.


"Aku sudah bilang 'mungkin,' belum tentu aku akan pindah di sini." Kata orang itu dan memalingkan wajah.


Ketua desa tertawa melihat tingkah laku orang itu dan berkata, "Kau tidak perlu malu,aku akan menyiapkan tanah yang agak luas agar kau dan istriku serta anakmu,bisa tinggal dengan nyaman dan tidak sempit."


"Mendengar kata 'istri' membuatku iri kepadamu,kau mempunyai istri yang perhatian.Apa mungkin aku membutuhkan istri?" Kata orang itu dan bertanya.


"Apa yang kau katakan,tentu saja kau membutuhkannya.Seorang manusia diciptakan untuk berpasang - pasangan,apa kau tidak menyukai wanita di desa ini? Padahal semuanya cantik - cantik loh." Kata ketua desa dan tersenyum mengejek.


Perkataan ketua desa membuat orang itu malu,ia menutupi rasa malunya tetapi di ketahui oleh ketua desa.Karena sudah ketahuan,orang itu berkata, "Apa kau masih ingat dengan wanita yang menangis karena perkataan jahatku?"


"Ah wanita itu,wanita muda dari kelompok tiga bukan? Kalau tidak salah namanya Lias,apa kau menyukainya?" Kata ketua desa.


"Aku menyukainya,tetapi apa aku bisa menyatakan rasa cintaku hanya dengan menggunakan kata - kata? Aku belum pernah melakukan itu,aku takut aku tidak di terima.Perlakuan ku terhadapnya,membuatku tidak berani mengucapkan kata - kata di depannya." Kata orang itu dan menundukan wajahnya.


Ketua desa mengelus pundak orang itu dan berkata, "Tidak perlu khawatir,perkataan bahkan lebih tajam dari hatimu.Kau tidak perlu khawatir jika semua perasaanmu tidak terungkapkan karena kata - kata."


Setelah mendengar perkataan ketua desa,orang itu semakin optimis dan berani mulai sekarang.Pada saat pagi harinya,orang itu mulai mendekati Lias dan mereka berdua mulai akrab,ketua desa melihat orang itu dari kejauhan untuk memantau jika terjadi apa - apa.Ketua desa sangat peduli pada temannya itu,sampai - sampai ia ingin temannya itu bahagia.


Hari demi hari di lewati,mereka semakin dekat.Lias seakan mengetahui orang itu mendekatinya karena menyukainya,Lias menerima itu dan ia mulai berani memegang tangan orang itu.


Saat momen itu terjadi,hati orang itu seakan sangat bahagia.Ia seakan berada di taman bunga dan memegang bunga yang sangat lembut dan harum.Tangan lembut Lias membuat orang itu nyaman dan tidak ingin melepaskan nya.


Kedekatan orang itu dengan Lias membuat ketua desa ikut senang,ketua desa sekarang tidak melihat mereka diam - diam lagi,ia sekarang mempercayakan orang itu dengan Lias.


Pada saat orang itu berlari maju ke depan melewati Monster - monster di sekelilingnya,ia berkata, "Setelah pertarungan ini selesai,aku akan menyatakan rasa cintaku kepada Lias."


Teriakan para pasukan dan orang yang di sayangi sedang menunggunya,itu membuatnya semakin bersemangat,orang itu dan kelompok mata - mata maju kedepan.Kelompok lainnya membukakan mereka jalan ke depan,sampai pada akhirnya mereka bertemu dengan Monster besar itu.


Orang itu dengan pedang yang di pegangnya,ia mulai menyerang Monster besar itu.