
Orang itu melatih kelompok tiga dengan mengajarkan mereka tentang peralatan - peralatan dan obat - obatan yang di berikan.Orang itu memulainya dengan mengajari mereka mengobati burung yang sedang terluka.
Orang itu dengan pelan - pelan mengajari mereka dan memberi tahu peralatan apa yang di pakai beserta fungsinya.Ketika orang itu sudah menunjukan mengobati burung dengan benar.Gilirannya kelompok tiga yang memulai prakteknya.
Ketika mereka sedang bergantian mengobati burung,orang itu pergi dan kembali membawa keranjang besar.Ketika itu kelompok tiga sudah selesai mengobati luka beberapa burung dan melihat keranjang yang di bawa oleh orang itu.
Kelompok tiga terkejut karena mereka melihat ikan yang sangat banyak.Orang itu menjelaskan kalau latihan selanjutnya adalah membelah ikan.Tujuan latihan ini adalah untuk mengobati bagian dalam pasien ketika ada benda yang masuk ke dalam tubuh mereka atau yang lainnya,yang mengharuskan membedah tubuh.
Pada saat itu,orang itu mengeluarkan pisau kecil dan tipis yang akan menjadi pisau untuk membedah.Pisau ini akan berguna karena kecil dan tajam,jika pisau ini membedah kulit.Maka kemungkinan nya tidak akan langsung merusak organ tubuh yang lainnya,tapi pengguna pisau harus menggunakan pisau itu dengan benar.
Karena itu,orang itu mengajari mereka dengan mulai membedah ikan terlebih dahulu.Orang itu sudah menyiapkan ikan yang begitu banyak untuk melakukan latihan ini,orang itu keliling pasar dan membeli ikan yang banyak di situ.
Orang itu berkata, "Jadi,kalian ambil pisau ini di kotak itu."
Kelompok tiga mulai menggambil pisau dan ketika mereka sudah kembali.Orang itu berkata, "Baiklah,ayo kita latihan."
Tetapi ketika mereka menggambil ikan masing - masing.Kelompok satu berdatangan dengan membawa batu yang cukup besar di pundak mereka,orang itu sudah menyuruh kelompok satu untuk mencari batu yang rata untuk di jadikan sebagai tempat pemotongan ikan.
Mereka kelompok satu menaru batu - batu yang rata itu di tanah,ketika selesai.Mereka langsung meninggalkan tempat latihan dan kembali berlatih di dalam hutan.Orang itu berkata pada semua anggota kelompok tiga, "Baik semuanya,ayo kita mulai."
Mereka semua mulai membelah ikan dengan pisau yang ada di tangan mereka.Orang itu berkata lagi, "Ingat,tidak boleh melukai atau merusak organ ikan.Kalian harus hati - hati dan jangan sampai membuat organ rusak."
Orang itu mulai berkeliling memperhatikan mereka kelompok tiga membelah ikan yang sudah di sediakan.Orang itu melihat - lihat dan tidak ikut campur dalam membelah ikan,orang itu hanya melihat saja sampai mereka semua selesai membelah ikan.
Orang itu melihat dan menunggu sampai sore hari,mereka sudah membelah beberapa ikan dan ketika mereka selesai.Orang itu langsung melihat - lihat ikan yang sudah mereka bedah,orang itu melihat ada yang membelah ikan dengan baik,sehingga tidak ada organ yang di rusak.
Ada yang tidak benar membelah ikan yang membuat beberapa organ rusak.Ada yang hanya sedikit mengores organ ikan,tetapi itu tetap salah.Orang itu kemudian menggumpulkan mereka dan berbaris.Orang itu berkata, "Kerja bagus semuanya,kalian menjalankan latihan dengan baik.Meski ada beberapa yang salah,tetapi jangan berkecil hati karena besok kita akan latihan yang sama."
"Karena banyak ikan yang sudah kalian belah,kalian boleh membawa ikan - ikan ini untuk di jadikan makan malam." Kata orang itu.
Setelah mendengar perkataan orang itu,kelompok tiga yang sebagian besarnya perempuan.Merasa senang dan berterima kasih pada orang itu,orang itu mengeluarkan uangnya hanya untuk latihan ini.Tapi meski begitu,latihan ini bukan tanpa hasil,tapi ada hasil yang memuaskan.
Orang itu berkata, "Mungkin kalian penasaran kenapa aku tidak memperbolehkan kalian untuk merusak organ?"
"Karena jika kalian membedah tubuh manusia.Kalian tidak boleh sedikit pun melukai atau merusak organ yang ada di dalam tubuh,kalau kalian merusak sedikit saja.Maka akan sangat fatal dan akan susah,bahkan mustahil untuk menyembuhkan organ yang rusak itu." Kata orang itu sambil berbicara kepada semua anggota.
"Maka dari itu,haruslah hati - hati dalam membedah tubuh." Lanjut orang itu.
EPISODE KE 33: LATIHAN YANG TIDAK BERJALAN DENGAN BAIK.
Pada hari - hari itu,mereka mulai di latih dengan serius oleh orang itu.Orang itu memberi ilmu - ilmu yang akan sangat berguna bagi mereka untuk mengobati yang sedang terluka dalam berperang.Orang itu tampaknya melatih mereka menjadi seorang dokter,tetapi ia tidak berniat membuat semua anggota kelompok tiga menjadi seorang dokter.
Orang itu hanya mengajari mereka agar mereka bisa mengobati orang yang sedang terluka dalam berperang.Jika mereka yang berperang tidak ada yang mengobati,maka kekalahan sudah mendekati mereka dengan cepat.Maka dari itu,orang itu melatih kelompok tiga agar setidaknya bisa mengobati.
Orang itu terus mengajari dan melatih kelompok tiga sampai mereka mengerti,sampai entah berapa hari mereka lewati hanya demi latihan ini.Tetapi hari demi hari di lewati dan perkebangan mulai terlihat,orang itu pun senang karena melihat kelompok tiga berkembang.
Tetapi orang itu terkesan karena mereka kelompok tiga,secara konsisten latihan dan mereka berkembang bersama - sama.
Pada suatu hari,ketika kelompok tiga sudah berkembang pesat dan mereka sudah sangat mengerti tentang dasar - dasar teknik mengobati,orang itu memberi mereka suatu latihan yang mungkin agak berat dan membuat mereka tidak ingin menjalani latihan ini.Sebelum memberi tahu latihan kepada mereka,orang itu membawa mereka sampai pada suatu tempat.
Ketika mereka sampai,mereka sampai di sebuah perternakan babi.Mereka mulai mencurigai latihan ini,dan orang itu memasuki kandang babi dan kelompok tiga menunggu di luar.Orang itu berkata, "Ayo masuk."
Mereka terdiam dan orang itu berbicara agak keras, "Ayo masuk!"
Mereka pun masuk dan ketika menginjakkan kaki ke kandang babi itu,sendal mereka menyentuh lumpur dan mereka merasa sangat jijik.Orang itu tahu kalau mereka pasti berperilaku seperti itu,makanya ia sedikit memaksa mereka untuk masuk.
Orang itu mendekati pemilik kandang babi ini.Ia mendekat dan berkata, "Pak Sam,semuanya ada di sini.Jadi mana babi yang sedang sakit?"
"Oh ternyata tuan sudah datang,ayo - ayo ikuti aku." Orang itu dan kelompok tiga mengikuti pak Sam dari belakang.
Ketika mereka sampai,mereka melihat beberapa babi yang terbaring dan terlihat kesakitan.Pak sam berkata, "Ini babi - babi yang sakit."
Orang itu bertanya, "Sudah berapa lama babi ini sakit?"
"Tidak begitu lama,sekitar enam hari yang lalu.Aku tidak tahu harus apa,aku sudah mengecheknya tetapi aku tidak menemukan luka dimanapun dan aku tidak tahu babi ini sakit apa,jadi aku membiarkan mereka seperti itu." Kata pak Sam.
Orang itu berkata, "Kalau begitu,bolehkah kami mengobati babimu?"
Pak Sam dengan wajah pasrah berkata, "Silahkan saja,aku harap kalian bisa menyembuhkan babi - babi ini."
Orang itu kemudian berkata pada kelompok tiga, "Kalian sudah mendengar perkataan pak Sam.Jadi kita mulai latihannya."
Salah satu anggota perempuan maju ke depan dan ia berkata, "Maaf pak,aku keberatan dengan latihan ini.Latihan ini tidak cocok untuk kami."
Orang itu berkata, "Aku tahu,tetapi latihan ini akan sangat membantu kalian dalam mengobati."
Anggota perempuan itu bersih keras tidak ingin melakukan latihan ini.Anggota itu berkata, "Pak! Aku tidak ingin melakukan ini,bukannya ada latihan yang lebih baik!?"
Orang itu menjawab, "Kalau begitu,beritahu aku latihan apa yang cocok untuk kalian."
Anggota perempuan itu terdiam.Orang itu lalu berkata, "Kamu sebentar lagi berperang,bagaimana kalau suamimu terluka dan kamu panik karena kurangnya pengalaman,dan mengacukan semuanya.Aku jamin suamimu bukannya sembuh,melainkan mati dengan cepat karena ulahmu."
Kata - kata itu sangat menusuk dan membuat anggota perempuan terdiam,air matanya keluar dan ia berlari sambil menangis,meninggalkan anggota lainnya.
Orang itu melihat anggota perempuan yang menangis dan berlari.
Semua mata tertuju padanya dan orang itu menghela nafas.Orang itu berkata pada hatinya, "Seharusnya aku mendengar perkataan ketua desa."