
Pertarungan berada di depan mereka,ketakutan yang mereka alami akan terjadi sebentar lagi.Tapi sekarang mereka sudah siap menghadapi ketakutan itu demi bertahan hidup dan melindungi keluarga mereka.
Orang itu melatih mereka dan juga membuat kelompok - kelompok yang sudah di beri tugas masing - masing.Dalam kelompok itu,tidak ada yang berjalan lancar,masalah sering kali muncul.Tetapi ada ketika ada masalah,mereka bisa menyelesaikannya dengan baik.
Orang itu tahu kalau kelompok yang ia latih memang tidak terlalu kuat,tetapi kesempatan menang masih ada dan tetap ada.Maka dari itu,pesimis tidak baik untuk perang kali ini.Optimis di butuhkan untuk meningkatkan semangat.
Orang itu sudah mengira pada hari itu,mereka akan berperang dan ia memanggil semua kelompok.Orang itu memberitahu mereka kalau perang sudah akan di mulai,mau tidak mau mereka harus berperang dan tidak ada waktu bagi mereka untuk latihan.
Pada masa - masa latihan,memang setiap kelompok memiliki kelemahan dan kelebihan masing - masing.Orang itu memaksimalkan kelebihan dan menutupi kekurangan,dan dengan ide - idennya.Orang itu berhasil melatih yang muda maupun yang tua agar menjadi lebih kuat.Meski pun masalah masih tetap ada.
Pada malam harinya,angin berhembus dan malam yang menyelimuti hutan tempat mereka berperang.Dan sinar rembulan yang menyinari malam itu,suara burung hantu terdengar,membuat suasana menjadi mencekam.Orang itu sudah memberitahu strategi berperang dan mereka sudah mengerti.
Di atas bukit bersama kelompok mata - mata dan kelompok dua,mereka sedang menggamati pergerakan monster yang akan segera kemari.Daerah yang mereka singgahi,tidak jauh dari desa,dan juga dalam perang ini mereka mempunyai dua tugas.
Yang pertama adalah menang dalam peperangan,dan yang kedua menjaga desa.Itu yang akan mereka jalankan,meski tidak semudah itu.Mereka dengan keyakinan yang tinggi,bisa melakukan kedua hal itu.
Pada saat memerhatikan pergerakan monster,orang itu melihat monster - monster bergerak menuju desa dengan arah yang lain.Orang itu memanggil anggota dari kelompok mata - mata.
"Axel,maju." Kata orang itu.
Axel maju dan ia menjawab, "Ia tuan."
"Axel,kau adalah anggota kelompok mata - mata.Tolong pancing monster - monster itu sampai kemari,dan juga kalau kau sudah dekat.Teriaklah sebagai pertanda kau sudah dekat." Kata orang itu sambil melihat kedepannya.
"Baik tuan." Kata Axel dan lompat dari bukit itu lalu berlari sangat kencang.
Orang itu melihat Axel berlari sangat kencang sampai ia tidak bisa melihatnya lagi.
"Dan untuk kelompok mata - mata,tolong kalian berpencar dari berbagai arah untuk melihat situasi desa kita.Jangan sampai monster itu masuk ke desa kita dan jika ada apa - apa,kalian cepat melapor kepadaku." Kata orang itu.
Kelompok mata - mata mengerti dan kemudian melompati bukit yang tinggi itu,mereka berpencar menuju daerah tertentu untuk melihat situasi dan kondisi desa.
Pada beberapa saat kemudian,orang itu melihat Axel dari jauhan.Orang itu lalu berkata pada semuanya, "Semuanya bersiaplah!!"
"Ahhhhhhhh!!!!" Teriak Axel.
Ketika Axel berteriak,semuanya mulai melihat kerumunan monster - monster yang mengejar Axel.Pertarungan pun di mulai.
Monster itu berlarian mengejar Axel dan mereka semua melihat wujud monster yang begitu menyeramkan.Mereka melihat monster itu berbentuk seperti singa,ia mirip sekali dengan singa.Tetapi berbeda karena monster itu memiliki tubuh yang besar,tubuhnya berwarna biru tua.
Dengan suara yang lantang,mereka kelompok satu maju menyerang monster itu.Di mulailah pertarungan antara kelompok - kelompok itu,kelompok satu maju dan mereka mulai menyerang monster itu.Monster itu mengetahuinya dan juga mulai menyerang balik mereka.
Orang itu kemudian memerintahkan kelompok dua, "Kelompok dua,bantu kelompok satu."
Mereka kelompok dua menarik panah dan melepaskannya,panah - panah itu mengenai monster - monster yang sedang bertarung dengan kelompok satu.Monster yang terkena serangan panah,mereka menyadari itu dan ingin menyerang kelompok dua.Sayangnya mereka tidak bisa menyerangnya,karena.Mereka di halangi oleh kelompok satu.
Kelompok dua menarik panah mereka lagi,dan panah itu tambah banyak.Panah - panah itu melesat seperti hujan dan mengenai monster itu,monster itu kesakitan dan mereka ingin membalas.Tetapi mereka tidak bisa karena di halangi oleh kelompok satu.
Orang itu melihat perang dengan mata yang jeli dan ia memperhatikan serangan - serangan kelompok satu dan dua.Dan setiap orang pasti terlihat oleh orang itu,orang itu melihat keadaan pada saat ini mereka masih imbang.
Tapi mereka sebentar lagi akan menang,karena jumlah monster itu tidak begitu banyak dan kemenangan bukanlah hal yang mustahil.Pada beberapa saat kemudian,monster - monster itu terluka parah dan ada yang sampai mati.
Orang itu menyuruh siapa pun yang terluka parah untuk mundur,dan segera menuju tenda kelompok tiga.Sedangkan yang kelelahan,harus berada di belakang dan yang di belakang maju ke depan.Semuanya sesuai dengan rencana orang itu.
Karena pertarungan terus berlanjut dan monster - monster terluka parah,mereka para monster - monster mundur dan kemenangan berada di tangan mereka untuk saat ini.Kemenangan ini tentu di senangi oleh banyak orang dan kelompok - kelompok itu bersuka cita dengan perjuangan mereka selama berperang.
Perang yang begitu lama akhirnya selesai juga,mereka pun pulang ke desa dengan wajah senang.Mereka saling rangkul dan terseyum bersama - sama menuju desa,hati orang itu agak sedikit lega dan ia merasa senang bisa melihat tidak ada yang mati dalam perang ini.
Mereka yang berperang mempunyai luka yang banyak,lelah,dan emosi bercampur aduk.Peperangan ini sangat melelahkan dan ini adalah pengalaman mereka dalam berperang,perang ini belum usai.Jadi jangan senang dulu,perang sesungguhnya baru di mulai.
Ketika mereka sampai di desa,mereka semua di sambut hangat oleh anak dan istri mereka,anak - anak mereka memeluk dan juga istri mereka.Senyuman masih terasa dan kebahagiaan masih terlihat,orang itu tampak merasa sedih.
Orang itu memikirkan,bagaimana kalau mereka tidak bisa bertemu lagi dengan keluarga.Pikiran itu membuat orang itu sesak dada dan membuat hatinya merasa sakit,orang itu benar - benar tidak siap melihat apa yang ia pikirkan.
Pada saat pagi hari,mereka untuk sementara waktu tidak boleh terlalu lama pada pekerjaan mereka.Ini karena mereka harus beristirahat pada pagi hari,karena pada malam harinya mereka akan bertarung dengan sekuat tenaga.Mereka seharusnya menyimpan tenaga untuk pertarungan selanjutnya.
Peraturan ini memang banyak pertentangan,tetapi mereka bisa menerapkan peraturan ini dan memang agak sulit menerimanya.Tetapi lama - kelamaan akan terbiasa juga,pada pagi hari ketika sedang berjalan - jalan.
Orang itu melihat ketua desa,ketua desa terluka pada bagian sebelah wajahnya dan wajahnya pun di perban.Orang itu menyapanya, "Ketua desa,apa kau baik - baik saja?"
Ketua desa memberhentikan langkah kakinya dan menjawab, "Aku baik - baik saja,luka ini tidak terlalu dalam."
"Sepertinya kau agak lelah,bagaimana kalau makan bersama?" Kata orang itu.
"Baiklah." Kata ketua desa menerima tawaran orang itu.