
Ketua desa dan orang itu bertemu.Ketua desa berkata, "Kebetulan sekali ya?"
"Sepertinya begitu,apa kau baik - baik saja?" Kata orang itu dan melihat wajah ketua desa yang di perban.
Ketua desa menjawab, "Aku baik - baik saja,luka ini tidak terlalu dalam."
"Sepertinya kau agak lelah,bagaimana kalau makan bersama?" Kata orang itu.
"Baiklah." Kata ketua desa menerima tawaran orang itu.
Orang itu dan ketua desa berjalan bersama menuju rumah makan,entah kenapa mereka selalu bertemu,apakah ini yang di namakan takdir? Dalam perjalanan menuju rumah makan,orang itu dan ketua desa mengobrol sampai mereka di tempat makan.
Saat masuk dan memesan makanan di kasir,orang itu dan ketua desa duduk bersama.Saat orang itu duduk,ketua desa mengeluarkan katung yang berisi kue.Ketua desa berkata, "Makanlah,istriku kelebihan membuat kue."
"Terima kasih kalau begitu." Kata orang itu dan membuka kantung kue tersebut.
Orang itu memakan kue yang di berikan dan suasana di tempat makan itu sangat tenang,hanya ada aroma masakan yang tercium.Ketua desa melihat orang itu memakan kue dan memulai perbincangan, "Sepertinya kau menyukainya,oh ya.Apakah situasi kita saat ini baik - baik saja?"
"Aku tidak perlu menjawab panjang lebar,kau bisa melihatnya dengan wajahmu yang terluka." Kata orang itu.
"Se- setidaknya perkataanmu tidak perlu menyakitkan seperti itu,tapi tolong jelaskan lebih detail lagi." Kata ketua desa.
Orang itu menarik nafas dan memakan kue yang di beri ketua desa,lalu orang itu terdiam.Ketua desa sepertinya sudah mengetahui jawaban apa yang di terima,di lihat orang itu terdiam,pasti jawabannya tidak seperti ekspetasi ketua desa.
Orang itu perlahan menjawabnya, "Aku tidak begitu ingin menjawabnya,tetapi jawabanku pasti tidak ingin di harapkan.Seperti yang kita lihat,peperangan kali ini terlihat mudah dan lancar,tidak ada korban sedikit pun dan kita mendapatkan kemenangan."
"Tetapi kita terlalu senang dan karena itu,kita tidak mengetahui kalau musuh belum mengerahkan seluruh kekuatannya.Kita sebagai pemenang dalam perang,pastinya akan berharap terus menang.Tetapi lain cerita kalau pasukan kita dan pasukan musuh mengeluarkan seluruh kekuatan dalam berperang,tentunya kemenangan itu sulit di dapat." Kata orang itu.
"Musuh menganggap remeh kita,sehingga mereka kalah dalam berperang.Karena mereka pintar,mereka pasti akan lebih waspada dan akan mengerahkan seluruh pasukannya untuk menghancurkan kita.Dan seperti yang aku khawatirkan,pasukan kita belum banyak pengalaman.Aku takut,pasukan kita akan kalah." Kata orang itu dan memakan kue.
Ketua desa terdiam sejenak dan berkata lagi, "Kalau begitu,apa yang harus kita lakukan."
"Pertama - tama,sabar dan menguatkan mental itu yang terpenting.Kamu pasti sangat handal pada kedua hal ini,pasukan kita harus mempunyai kedua hal itu.Jika terjadi apa - apa pada pasukan kita,tolong bantu aku." Kata orang itu sambil menatap ketua desa.
"Pasti,aku akan membantumu." Kata ketua desa.
Ketika berbincang - bincang,pelayan datang dengan membawa makanan yang mereka pesan.Makanan itu sudah berada di meja dan orang itu melanjutkan perkataannya, "Lalu strategi kita harus di tambahkan."
"Di tambahkan? Kenapa?" Kata ketua desa dengan wajah kebingungan.
Ketua desa dan orang itu berbincang - bincang tentang peperangan di tempat makan.Orang itu sangat khawatir dan tidak ingin apa yang di pikirkannya terjadi.Mental benar - benar harus di jaga,pasti ada kejadian yang membuat pasukan merasa sedih,emosi dan perasaan - perasaan lain yang ada di medan perang.
Pada malam harinya,mereka berkumpul sebelum menuju medan perang.Orang itu sudah datang dan para kelompok sudah berkumpul dan berbaris rapih.Orang itu berkata, "Semuanya,kemenangan kemarin tidak boleh kita jadikan sebagai kemenangan pada peperangan kali ini.Musuh menyadari kalau kita menang,dan tentunya musuh akan lebih waspada.Mereka akan mengerahkan seluruh kekuatan untuk mengalahkan kita,jadi jangan senang pada awal - awal kemenangan."
"Aku harap pada perang kali ini,kalian tidak usah memikirkan menang atau kalah.Yang harus kalian pikirkan adalah,bagaimana caranya bertahan hidup dan menjaga yang lainnya.Jika kabur adalah jalan terbaik,maka kaburlah.Aku melihat senyuman kalian,aku tidak kuat melihatnya.Maka dari itu,lakukanlah yang terbaik untuk peperangan kali ini." Kata orang itu.
"Baiklah pada peperangan kali ini,strategi kita akan di tambahkan dan tentunya kita akan lebih berhati - hati karena musuh mengeluarkan seluruh kekuatannya,aku harap kalian tidak gegabah dan kendalikan emosi kalian.Lakukan sesuai tugas kalian dan menang atau kalah tergantung dari pada apa yang kita lakukan,jangan terlalu memikirkan menang dan kalah.Itu akan membebani pikiran kalian." Lanjut orang itu.
Setelah berbicara panjang lebar kepada kelompok - kelompok itu,orang itu membawa mereka semua ke medan pertempuran.Tentunya ketika mereka sampai,terdengar suara monster dan suara lari.Orang itu menyuruh pada setiap kelompok untuk menuju ke tempat masing - masing karena peperangan akan di mulai.
Pada saat orang itu di atas bukit bersama kelompok mata - mata dan kelompok dua,orang itu melihat kerumunan monster - monster yang sangat banyak.Monster - monster itu berlarian dari jauh dan mereka mendekati kelompok - kelompok.Orang itu berteriak, "Serang!!!"
Kelompok satu maju duluan dan menyerang monster - monster itu,tentunya monster itu menyerang balik dan peperangan tidak dapat di hentikan.Orang itu melihat banyaknya jumlah monster yang ada,berbeda dengan peperangan sebelumnya yang jumlahnya tidak sebanyak ini.
Kelompok dua menarik panah - panah mereka dan melepaskannya,panah - panah itu seperti hujan dan mengenai monster - monster itu.Orang itu melihat situasi yang di hadapi saat ini,masih aman.Meski pun kelompok - kelompok terluka begitu cepat karena monster yang begitu banyak,tetapi mereka tetap imbang meski banyaknya jumlah monster.
Waktu berlalu begitu lama,pertarungan masih berlanjut.Orang itu masih melihat keadaan peperangan,peperangan masih terlihat imbang dan belum ada korban yang tewas.Orang itu melihat peperangan dan ia terkejut,orang itu melihat sesuatu yang sangat cepat.Sepertinya itu hewan,tetapi hewan itu kecil dan berlari sangat kencang.
Dari kejauhan,hewan itu berlari sangat cepat menuju peperangan,pada saat hewan itu mendekat.Orang itu melihat monster yang sama tetapi tubuhnya sangat kecil.Monster kecil itu melewati kerumuanan monster dan manusia,dan dengan cepat lolos dari kepungan kelompok satu.Monster kecil itu dengan cepat memanjat bukit dan menyerang kelompok dua.
Kelompok dua yang tidak siap,terkena serangan monster kecil itu.Monster kecil itu cepat dalam menyerang dan membunuh banyak kelompok dua,orang itu cepat memerintahkan kelompok mata - mata untuk menyerang monster kecil itu,sedangkan untuk kelompok dua mundur.
Kelompok dua mundur dan sepertinya mereka agak kesusahan karena tempat yang mereka pijaki adalah bukit,dan turun dari bukti agak sedikit susah.Tentunya mereka berdesak - desakan dan tidak semua anggota kelompok turun dengan lancar,orang itu membantu kelompok dua untuk turun dari bukit.
Terjadi kekacauan di atas bukit sana,tetapi kekacauan bukan hanya di situ.Pada saat orang itu membantu kelompok dua menuruni bukit,tiba - tiba saja teriakan terdengar dari anggota kelompok satu,orang itu melihat anggota yang berteriak itu dari atas bukit.Dan orang itu melihat anggota yang berteriak itu wajahnya syok dan wajahnya tampak pucat.Orang itu melihat lagi dengan jelas dan orang itu terkejut karena beberapa anggota kelompok satu telah terbunuh.
Bukan hanya terbunuh,monster itu memakan jasad anggota kelompok satu.Orang itu tidak tahu kalau monster itu memakan daging manusia,mereka itu seharusnya memakan daging hewan bukan manusia.Setelah di pikir - pikir lagi,monster itu memang sengaja memakan anggota kelompok itu.
Monster itu bukan memakannya karena itu adalah makanannya,tetapi monster - monster sengaja memakan anggota itu.Di lihat dari cara makan mereka yang perlahan,mereka mempunyai mulut yang besar dan tentunya memakan tubuh manusia itu hanya sekali gigitan.Cara makan monster itu seperti menakut - nakuti anggota lainnya.Di lihat dari cara makan monster itu,ia memakannya dari bagian kepala,kemudian memakannya lagi dari badan sampai kaki.
Tentunya cara makan monster itu membuat anggota lainnya ketakutan,orang itu menyadarinya.Kalau monster itu memainkan psikologis kelompok dalam berperang.
Psikologis adalah salah satu yang paling fatal jika di serang,karena psikologis mempengaruhi mental seseorang.Monster itu sangat licik dan bisa berbuat seperti ini untuk menakut - nakuti anggota kelompok lainnya,orang itu yang melihat permainan licik monster itu dan menyuruh semuanya untuk mundur.Mereka semua mundur karena semua kelompok merasa sangat syok melihat temannya di makan dengan cara yang kejam.
Pertarungan ini,monster menang dengan cara yang licik.Tetapi kita tidak bisa bilang itu curang,karena pertarungan tidak ada yang namanya curang.