GHOST IS REAL 2

GHOST IS REAL 2
LATIHAN KHUSUS



Kelompok dua memiliki latihan khusus yang di berikan oleh orang itu,orang itu memberi kelompok pemanah latihan untuk memanah ikan di sungai yang sangat deras arusnya.Dan juga memberi latihan khusus pada kelompok senapan,yaitu menembak burung yang berterbangan pada sore hari.


Kedua latihan itu tidak bisa di katakan mudah atau gampang,latihan yang di berikan oleh orang itu sangat susah dan mungkin akan banyak yang tidak suka pada latihan yang di berikan.Tetapi orang itu tetap memberikan mereka latihan itu,orang itu tahu apa yang mereka mampu dan tidak mampu dalam sebuah kelompok.Jadi orang itu tidak memberi mereka latihan yang berat dan tidak mampu mereka lakukan.


Orang itu memberi latihan khusus kepada kelompok pemanah dan tentunya banyak yang tidak menyukai latihan itu,karena orang itu tahu banyak yang tidak suka dan harus di paksa,pasti ada anggota kelompok yang malas - malasan dan tidak sepenuhnya berlatih dengan sungguh - sungguh.


Jadi orang itu membawa orang yang akan menjaga kelompok pemana agar mereka tidak malas - malasan dalam berlatih ataupun berbuat curang dalam berlatih,orang itu menunjuk ketua desa sebagai penjaga mereka.Orang itu percaya kalau ketua desa akan menjaga mereka dengan benar dan mereka tidak akan berani macam - macam dengan ketua desa.


Pada suatu hari orang itu selesai melatih kelompok senapan dan ia merasa kalau kedua kelompok berkembang sangat pesat,jadi ia ingin melatih kedua kelompok itu dengan latihan yang khusus untuk mereka.Pada perjalanan pulang orang itu memikirkan latihan khusus apa yang harus ia berikan kepada kedua kelompok itu.


Langkah demi langka di lewati dan pikirannya memikirkan tentang latihan apa yang harus di berikan.Pada beberapa langka kemudian orang itu mendapatkan ide,ide itu mungkin ada sesuatu yang tidak terpikirkan.Tetapi untuk memikirkan apa yang akan terjadi pada saat ide itu di terapkan,orang itu memikirkan apa hal yang paling buruk saat ide itu di terapkan.


Saat di pikir lagi,ada banyak keburukan yang akan terjadi jika ide itu di terapkan.Tapi orang itu berfikir bagaimana kalau menghapus satu keburukan dan itu akan berdampak secara langsung terhadap keburukan yang lain.Jadi ia tau apa keburukan yang harus ia hapus pada idenya,dan muncul dari kepalanya ketua desa yang akan menghapus satu keburukan dari idenya.


Ia pun bergegas mencari ketua desa,ia berlari dan ketika ia sudah sampai di rumah ketua desa.Ia mengetuk pintu rumah dan tidak lama setelah itu,istri ketua desa membukanya dan berkata, "Ada apa tuan datang kemari."


Orang itu menjawab, "Aku ingin menemui ketua desa."


Istri ketua desa berkata, "Suami saya masih berada di ladang."


Setelah mendengar itu,orang itu berkata, "Kalau begitu terima kasih." Setelah berkata,orang itu langsung bergegas menuju ladang ketua desa.


Ketika orang itu sampai,ia langsung memasuki ladang ketua desa dan melihat ketua desa sedang istirahat di gubuknya.Orang itu mendatanginya dan berkata, "Ketua desa,ketua desa!"


Ketua desa terkejut melihat orang itu dengan keringat yang membasahi wajahnya.Ketua desa berkata, "Ada apa kamu datang kemari."


Orang itu menjawab, "Ada yang ingin aku bicarakan."


Setelah itu,orang itu menjelaskan rencananya dan ketua desa mendengarkannya.Setelah orang itu selesai berbicara,ketua desa berkata, "Kalau begitu aku bersedia menjadi pengawas."


Dan begitulah ceritanya bagaimana ketua desa menjadi pengawas kelompok pemana.


Orang itu sudah menyelesaikan masalah pada kelompok pemanah dan kembali memberi kelompok senapan latihan khusus.Berbeda dengan kelompok pemana yang tidak suka pada latihan dan protes,kelompok senapan tidak mengeluh dan menjalani latihan.Tetapi mereka ragu dan khawatir tidak bisa menjalani latihan ini dengan benar.


Orang itu melihat wajah kelompok pemana yang mengeluarkan keringat saat tidak kena dalam menembak burung,orang itu berfikir kalau mental kelompok senapan tidak sebaik sebelumnya.Orang itu kemudian menenagkan kelompok senapan dan setelah mereka tenang,mereka mulai menembak burung- burung yang terbang di langit sore itu.


Pada sore itu,angin berhembus kencang dari atas bukit.Sinar matahari sore yang hangat dan burung - burung yang berterbangan


Orang itu tersenyum dan menunggu yang lainnya mengenai burung itu,orang itu melihat kelompok senapan dengan teliti dan ia melihat mata yang sangat tajam,dan fokus.Ia sangat suka dengan mata itu,mata itu mengkilat dan sangat fokus pada satu pergerakan.


Tembakan demi tembakan terdengar dan pada akhirnya semua orang bisa menembak satu burung.Ada burung yang tertembak langsung mati dan ada yang terluka.Seperti yang di katakan oleh orang itu,anggota kelompok mengubur dan mengobati burung yang terluka.


Setelah kelompok senapan selesai dengan latihannya,orang itu balik dan melihat kelompok pemana sedang fokus memana ikan yang berenang melewati mereka.Orang itu bertanya kepada ketua desa, "Apa mereka berbuat curang?"


"Tidak." Kata ketua desa.


Orang itu bertanya lagi "Apa mereka menjalankan latihan dengan baik?"


Ketua desa menjawab, "Iya."


"Baguslah." Kata orang itu lalu melihat kelompok pemana sedang fokus menjalankan latihan mereka.


Kelompok pemana sedang sangat fokus dalam mengarahkan busur,menarik panah,dan melepaskan panah mereka.Orang itu melihat ketekunan kelompok pemanah dan orang itu melihat ada seseorang yang mengenai ikan dengan panahnya.Orang itu terus menunggu sampai semua anggota masing - masing punya dua atau tiga ikan.


Ketika semua anggota kelompok pemana sudah mendapatkan ikan,orang itu menggumpulkan kedua kelompok itu.Orang itu berkata, "Kerja bagus semuanya,meski kalian belum terbiasa atau kesusahan.Tapi menurutku kalian tadi sudah melakukan yang terbaik."


Orang itu melanjutkan perkataannya, "Pada ke'esokan harinya aku tidak mengajari kalian,karena besok aku akan bergantian melatih kelompok tiga.Mungkin aku akan mengajari kalian lagi setelah selesai melatih kelompok tiga.Ketika aku sedang melatih kelompok tiga,kalian bebas dalam berlatih."


Orang itu melihat matahari yang terbenam dan orang itu berkata kepada semuanya, "Karena matahari sebentar lagi terbenam,kalian boleh pulang ke rumah masing - masing."


Setelah itu mereka pulang ke rumah masing - masing,ketika mereka sampai di rumah.Mereka membawa keringat dari ujung kepala sampai ujung kaki,di rumah istri - istri mereka sudah menyiapkan makanan dan anak mereka menunggu di depan pintu.Orang itu juga berjalan menuju rumahnya dan di sampingnya ada ketua desa yang berjalan bersamanya.


Ketua desa berkata, "Besok kamu tinggal melatih kelompok tiga bukan?"


"Iya." Kata orang itu.


"Aku menyarankan untuk tidak terlalu keras melatih kelompok tiga." Kata ketua desa.


"Akan aku usahakan." Jawab orang itu.


Pada saat malam hari tiba,kedua orang itu berjalan ke rumah masing - masing.