
Happy reading
Kita beralih pada pasangan Leo dan Caramel yang saat ini sedang berada di ruang kerja Leo. Pria yang akan menginjak 34 tahun itu dipusingkan dengan data pribadinya yang sebagian terbobol oleh seseorang yang dia sendiri tak tahu siapa.
"Memangnya kenapa kalau informasi kamu banyak yang diketahui hmm?" tanya Caramel mengusap keringat di kening suaminya.
"Aku gak mau hidup kita yang tenang ini berubah sayang, aku gak mau musuh keluargaku mengusik ketenangan kita."
"Mas pernah gak kamu berpikir, siapa tahu yang membobol data pribadi kamu itu adik kamu?"
Ucapan Caramel membuat Leo yang sedang fokus itu langsung menatap ke arah Caramel.
"Tapi aku gak yakin sayang. Gimana kalau yang membobol ini musuh keluargaku?" tanya Leo yang tampak gusar.
Fyuhh
"Selesaikan saja kalau begitu, aku juga gak mau kamu banyak pikiran karena hal ini," ucap Caramel seraya meniup wajah suaminya yang seperti banyak pikiran itu.
Leo mengangguk memang data yang dibobol tak banyak, hingga membuat ia harus sedikit menyelesaikannya malam ini juga sebelum semakin jauh tercium oleh musuh yang mengincar nyawanya.
Setelah berberapa menit, akhirnya data Leo kembali pulih. Leo tampak bernafas lega karena hal ini, ia menatap istrinya yang juga menatapnya itu.
"Maaf membuat kamu menunggu," ucap Leo menatap jam dinding yang sudah menunjukkan pukul 11 malam itu.
"Orang twins yang mau temani Papanya," jawab Caramel mengelus perutnya yang sudah membuncit walau usia kandungannya masih 5 bulan tapi terlihat seperti sudah 8 bulan saja.
"Oh... Jadi anak anak Papa gak mau papanya sendiri hmm?" tanya Leo dengan lembut mengusap perut sang istri.
Sifat Leo yang sangat dingin dan datar itu sudah tak berlaku lagi jika bersama Caramel, tapi jika kepada putra mereka Leo sedikit kaku. Tapi Leo sangat menyayangi keluarganya termasuk putranya itu.
"Udah ngantuk belum mam?" tanya Leo yang dijawab gelengan kepala oleh Caramel.
"Kok belum, biasanya kamu udah ngerengek jam segini."
"Pengen aja," jawabnya bangun dari duduknya dan beralih duduk di pangkuan sang suami.
Sial, Caramel berniat menggodanya kah? Lihat saja pakaian wanita yang kini ada di depannya ini. Bahkan Caramel tak menggunakan dalaman bahkan ia bisa merasakan jika adiknya sudah mulai menegang dibawah sana.
"Sayang, kamu gak pakai pa***** dalam hmm?"
"Enggak."
"Sengaja hmm?" tanya Leo mulai meraih pinggang sang istri dengan lembut mengelus punggung Caramel.
"Heem, kenapa? Kenapa sekarang kamu jarang sentuh aku?" tanya Caramel yang sebenarnya mengingkan sentuhan dari Leo.
"Karena ada twins yang ada di perut kamu, gimana kalau mereka kesakitan saat aku jenguk mereka?" tanya Leo yang berubah jadi bodoh.
"Hei mendapat kesimpulan dari mana kamu seperti itu hmm? Aku gak sentuh kamu bukannya aku gak kangen sama kamu, aku juga lelaki normal sayang. Bahkan aku harus menahan karena aku tak ingin menyakiti anak anak kita di dalam sini. Kamu tahu kan anak kita yang ada di perut kamu sekarang dua, beda saat kamu hamil Arka dulu yang sendiri."
Caramel sebenarnya tahu alasan ini, tapi entah kenapa ia sangat gengsi hanya untuk mengatakan jika dia menginginkan sebuah percintaan yang panas.
"Tapi aku juga lagi pengen, kamu gak tahu aku selalu menggoda kamu selama ini? Aku rela bergadang menunggu kamu pulang untuk kita menikmati malam bersama. Tapi kamu gak peka sama aku," jawab Caramel dengan cemberut bahkan bibir pink Caramel sangat menggoda Leo saat ini.
"Dan asal kamu tahu, aku harus diam diam ke kamar mandi saat kamu sudah tidur."
Leo mengangkat tubuh Caramel menuju ranjang yang jaraknya tak terlalu jauh dari meja kerjanya itu.
"Kenapa? Padahal aku dan kamu sama sama butuh."
Leo tak menjawab tapi membaringkan tubuh istrinya di kasur.
"Aku mau saja tapi kamu yang memimpin."
Dengan semangat Caramel mengangguk, akhirnya dimalam ini melakukan sesuatu yang sudah terpendam dari lama berbagi peluh bersama hingga akhirnya puncak.
Bersambung
Hai hai mampir ke novel teman Tya yuk, judulnya LIVE AFTER PARTING karya kak aYi.
LOVE AFTER PARTING
(aYi)
Bagaimana jika dua orang yang sudah tidak memiliki ikatan pernikahan, bersama-sama merawat dan mengurus anak mereka?
Leonard Gladston, seorang dokter spesialis kandungan dan juga CEO sebuah rumah sakit besar. Harus menepati janjinya untuk merawat anak bersama mantan istrinya.
Eleanor Winston, mantan istri Leonard adalah seorang penerus perusahaan milik ayahnya, Robert Winston.
Leonard dan Eleanor menikah karena perjodohan dari kedua orang tua yang sedang melakukan kerjasama bisnis. Pernikahan bisnis itu tidak berhasil karena tidak adanya cinta di antara keduanya.
Setelah bercerai, Leonard berjanji akan membantu mantan istrinya untuk merawat anak mereka.
Ingin tahu kisah mereka? Ikuti terus kisah Leonard dan Eleanor di Love After Parting