Daddy Lucas

Daddy Lucas
Ayo Ceritalah



Happy reading


Setelah mereka menghabiskan sate ayam itu, Bella dan Lucas berlalu menuju mobil lagi karena hari sudah sangat malam hingga membuat mereka harus cepat pulang. Lagipula tak baik untuk Laura jika terlalu lama tidur di mobil.


Hingga sampailah mereka di rumah besar itu, Lucas keluar dari mobil dan menggendong tubuh Laura menuju kamar gadis kecilnya itu. Bella yang sudah lelah itu menyempatkan untuk mengecup kening Laura dan meminta Nia untuk menggantikan pakaian Laura.


Bella menuju kamarnya dan langsung membaringkan tubuhnya di atas kasur empuk itu. Entahlah kenapa ia menjadi sangat lemas seperti ini, apa karena kehamilannya.


Lucas yang baru saja sampai di kamarnya itu langsung menelan ludahnya saat melihat posisi tidur istrinya itu.


Dengan pelan ia mulai membaringkan tubuh Bella dengan benar.


Lucas berlalu menuju kamar mandi dan melakukan ritual mandinya, tak lama ia di kamar mandi Lucas sudah keluar dengan celana boxer yang menutup bagian bawah tubuh Lucas.


"Kok udah mandi sih?" tanya Bella yang sudah duduk di kasur itu. Wajah bantalnya membuat Lucas gemas dan berjalan cepat menuju Bella dan mencubit pipi istrinya.


"Sakit sayang, kamu mah. Gak bangunin aku malah udah mandi duluan. Aku ngambek sama kamu," ujar Bella yang malah membuat Lucas tersenyum.


"Ya sudah kamu mah mandi atau hanya cuci muka?" tanya Lucas mengangkat tubuh sang istri menuju kamar mandi.


Bella yang kaget itu memberontak walau dalam hatinya ingin memeluk tubuh sang suami dengan erat.


"Ssttt diam, setelah ini aku akan menceritakan sesuatu sayang," ujar Lucas yang membungkam bibir Bella.


"Sesuatu apa? Kamu punya wanita lain selain aku?" tuduh Bella dengan suara ketus. Tatapan yang tadinya menyipit kini menatap tajam Lucas.


"Astaga sayang, pikiran kamu kok bisa sampai kesana sih hmm? Mana ada aku punya simpanan?"


"Mana tahu kan, kamu bosen sama aku dan cari kepuasan di luar," ujarnya dengan lembut. Lucas harus sabar sabar menghadapi sikap istrinya yang kadang kadang berubah seperti ini.


"Udah diam, aku gak akan pernah menduakan kamu," balasnya mencium singkat bibir Bella.


Sampainya mereka di kamar mandi, Lucas menurunkan tubuh istrinya dan mulai membuka pakaian Bella dengan telaten.


"Aku bisa sendiri, sana kamu keluar deh."


"Kamu ngusir aku sayang?" tanya Lucas dengan lembut tapi penuh dengan tekanan. Dan Bella baru ingat jika Lucas sangat tidak suka ada orang yang mengusirnya tapi tidak dengan Bella, ia tak akan pernah takut dengan Lucas.


"Iya kenapa? Kamu gak terima aku usir hah!!"


Lucas yang tadinya ingin melawan itu ciut seketika. Entah kenapa ia jadi sedikit takut dengan istrinya karena jika Bella sudah mengamuk yang menjadi sasarannya adalah ranjang, dan Lucas tak bisa sampai pisah ranjang dengan Bella.


"Iya maaf."


Setelah Lucas keluar Bella tersenyum puas sudah mengerjai suaminya. Entah kenapa ia sangat senang saat mengerjai Lucas, apa ini bawaan bayi?


Bella bangun dari berendamnya dan mulai menyelesaikan mandinya. Kalau orang kaya mah B aja mandi malam malam kan ada are hangat lah aku harus rebus dulu belum lagi Mak yang ngomel kenapa baru mandi.🤣🤣


Setelah selesai mandi, Bella keluar dari kamar mandi dan berjalan menuju meja riasnya.


Tiba tiba dari arah belakang Lucas memeluk perut Bella, kemudian menghirup aroma wangi sabun dari leher sang istri.


"Wangi banget sih hmm?"


"Kan baru mandi," jawab Bella dengan polosnya. Bella mulai mengambil cream malamnya dan memulai ritualnya tanpa menghiraukan Lucas yang sedari tadi memeluknya.


Setelah selesai dengan serangkaian cream miliknya, Bella menggenggam tangan Lucas dengan lembut.


"Katanya mau cerita? Mau cerita apa?" tanya Bella membalikkan badannya menghadap Lucas.


"Kamu sudah selesai?" Bella mengangguk.


Lucas membawa istrinya agar duduk di ranjang, keduanya kini berhadapan dengan jarak yang cukup dekat hingga membuat nafas mereka terasa sekali.


"Ayolah ceritakan? Apa ini tentang siapa ayah dari anakku ini? Apa benar ini bukan anak kamu?" tanya Bella dengan sedih.


"Ayo ceritakan sayang, jangan membuat aku terus merasa bersalah padamu."


Bersambung


Jangan lupa mampir ke novel teman Tya yuk judulnya ISTRI RASA SIMPANAN, karya (Sendi Andriyani)



"Pernikahan kita terjadi karena kesalahan, jadi jangan berharap aku akan mencintaimu!" Dimas Fahrian.


"Aku memang bukan istri Dimas, tapi akulah yang selalu Dimas prioritaskan!" Sila Derkain.


"Akulah istri rasa simpanan." Renata Lusiana.


"Dan aku yang akan meratukan mu, Renata!" Reza Argantara.


Pernikahan yang terjadi karena kesalahan satu malam yang mengharuskan Dimas menikahi Renata tanpa rasa cinta, karena hati nya telah berpaut pada wanita lain.


Apakah Renata bisa mempertahankan rumah tangga nya bersama Dimas atau memilih pergi dan membangun hidup baru dengan orang baru?