
Happy reading
"Masih banyak kerjaannya?" tanya Bella dengan senyum manisnya.
"Gak kok sayang, kurang dikit. Kalau kamu ngantuk kamu tidur aja dulu," jawab Lucas menerima teh buatan istrinya. Aroma wangi dari teh khas ini membuat pikiran Lucas seketika tenang.
"Aku mau ke kamar mandi dulu, kamu jangan kangen," canda Bella mengecup kening suaminya sekilas kemudian ia berlalu menuju kamar mandi yang ada di kamar itu.
Cukup hanya memakai cream malam, cuci kaki, cuci muka, gosok gigi, dan lain lainnya.
"Gemetar banget ni kaki, astaga. Kuatkan hati ini," gumamnya menatap pantulan dirinya dalam k
cermin kamar mandi itu.
Tak lupa ia menyemprotkan parfumnya itu ke badannya, hari ini ia akan memberikan kejutan paling spesial untuk suami tercintanya.
Dengan pelan ia membuka pintu kamar mandi dan berjalan pelan menuju bed empuk milik suaminya itu yang otomatis juga miliknya.
"Huhh, semoga gak ketiduran ya. Dan semoga aku tidak mengecewakan Lucas."
Bella menarik selimut tebal itu kemudian menyelimuti tubuhnya agar tiada orang tahu jika ia hanya memakai pakaian tipis setipis saringan tahu.
***
Sedangkan Lucas yang sudah selesai mengerjakan tugas tugas kantor itu melepaskan kaca mata yang ia pakai dan meregangkan otot ototnya.
Lucas bangkit dari duduknya dan berjalan menuju ranjang, disana Lucas bingung kenapa istrinya menutup tubuhnya dengan selimut seperti itu biasanya tidak
"Kenapa kamu menutupi tubuh kamu seperti itu sayang. Kamu sakit?" tanya Lucas mengambil buah anggur dan memakannya.
Pria itu melepas sandal miliknya dan naik ke atas kasur rasa kantuk itu sangat menyerangnya kemudian ia menatap istrinya dulu yang sedang menatapnya itu.
"Aku ngantuk banget sayang, tapi aku gak mau tidur kalau kamu juga gak jawab pertanyaan aku tadi. Kenapa kamu menutupi tubuh kamu seperti ini?" tanya Lucas yang merasa aneh dengan sang istri yang memakai parfum semalam ini.
"Kamu pakai parfum hmm?"
"Iya kenapa? Kamu gak suka?" tanya Bella membuka suaranya.
Lucas menggelengkan kepalanya kemudian membuka selimut yang menutupi tubuh Bella dan betapa terkejutnya Lucas saat melihat sang istri hanya memakai pakaian haram yang dulu selalu digunakan Bella saat hamil Laura.
"Sayang kamu," nafas Lucas tercekat saat melihat tubuh istrinya terpampang jelas disana.
Bella yang sedikit kesal itu bangun dan duduk di kasur itu menghadap kearah Lucas.
"Kamu gak suka aku kayak gini?" tanya Bella dengan sedih.
Bahkan ia sudah tak memakai bra lagi karena Lucas sangat tak suka jika Bella menggunakan benda menyusahkan itu.
"Bukannya tak suka tapi aku takut gak bisa menahan nafsu aku. Kamu tahu aku bagaimana jika sudah berhubungan badan?" tanya Lucas memalingkan wajahnya.
"Bukannya kamu sedang kedatangan tamu?" tanya Lucas lagi.
Bella yang tadinya kesal seketika memasang wajah senyum lagi, ia masih teringat niatnya untuk membuat suaminya bahagia malam ini.
"Emang kamu gak mau kalau aku kayak gini?" tanya Bella dengan gaya menggoda iman Lucas.
Tangan jenjang Bella itu menarik tangan Lucas dengan lembut agar Lucas terlentang kemudian ia bisa dengan leluasa menaiki tubuh suaminya.
"Aku sudah bersih dari tadi, dan malam ini aku akan memberikan sesuatu yang sangat berharga untuk kamu. Hal yang selalu kamu inginkan sejak dulu."
"Hahaha aku masih ingat saat kita masih pacaran dulu, kamu.."
Jika dulu Bella yang sangat manja dan sering menggoda Lucas kini berubah Lucas yang sangat manja pada Bella. Bagaikan bayi yang haus akan kasih sayang Mommynya.
Flashback On
Sudah menjadi kebiasaan mereka jika Lucas atau Bella menginap di kost masing masing. Dan saat ini adalah jadwal Lucas ngapel ke rumah sang kekasih. Entah kenapa mereka berdua lebih suka menikmati waktu berdua di rumah daripada berkumpul dengan teman teman yang lain.
"Sayang boleh minta sesuatu?" tanya Lucas pada Bella yang masih sibuk dengan tugas kampusnya.
"Apa?" tanya Bella menatap Lucas yang sedang duduk di kursi single kamarnya itu.
"Kita sudah lama berpacaran, tapi aku belum pernah merasakan sesuatu yang lumrah dilakukan sepasang kekasih seperti kita," ujarnya dengan lembut.
Sedangkan Bella yang mendengar itu hanya bisa menelan ludahnya kasar. Ia tak langsung menjawab tapi tangannya mulai terukur untuk mengelus rambut Lucas yang baru saja dipotong dengan rapi.
"Maaf ya sayang, bukan aku gak mau. Tapi kita belum menikah, aku mau memberikan hal itu saat kita sudah menikah," jawab Bella dengan lembut. Lucas yang sudah terbiasa dengan jawaban Bella itu hanya bisa menikmati elusan tangan Bella.
"Makanya cepat nikahi aku, habis itu baru boleh begituan. Sepuas kamu," jawab Bella menyelesaikan tugasnya kemudian naik ke atas pangkuan Lucas.
"Aku masih kumpulin uang juga buat kita, emang kamu mau aku hanya kasih seratus ribu aja buat mahar?" tanya Lucas yang dianggukkan oleh Bella. Baginya tak masalah berapa nilainya yang penting menikah.
"Tunggu berberapa bulan lagi, aku akan menikahi kamu dan kita akan hidup bersama sampai tua nanti," ucap Lucas mengecup kening pacarnya.
"Oke."
Bella yang merasa lelah itu mulai bersandar di dada Lucas kemudian memejamkan matanya. Dan benar saja tak lama Bella terlelap dalam pelukan Lucas.
Lucas yang melihat itu hanya menggeleng pelan kemudian ia memindahkan tubuh Bella ke kasur yang ada disana.
Tapi bukannya pelukan itu dilepas, Bella malah memeluk tubuh Lucas dengan erat seakan menginginkan Lucas untuk tidur bersamanya.
"Jangan pergi," igaunya dengan pelan kemudian menelusupkan wajahnya di dada Lucas.
Lucas yang mendengar itu langsung ikut terbaring di sana dengan terlentang kemudian meletakkan tubuh Bella di dada bidangnya. Bella berada di atas Lucas bagai bayi yang sedang bermanja dengan orang tuanya.
"Kenapa aku bisa mempunyai pacar semenggemaskan kamu sih hmm. Jadi gak tahan pengen **** ni pipi," ujarnya menggigit pelan pipi putih Bella.
"Apalagi kalau yang lain."
"Astaga pikiran kok gini, gara gara dia pakai pakaian seperti ini sih," gumamnya mengelus rambut sang kekasih.
Cups
Lucas mengecup kening sang kekasih sebelum akhirnya ia ikut terlelap dengan nyamannya disana.
Flashback Off
"Jangan diingat ingat aku malu," ucapnya meletakkan kepalanya di dada Lucas. Sama seperti dulu bedanya saat ini mereka sudah menikah dan bebas melakukan apapun sekarang.
"Jadi bener saat ini kamu sudah tidak ada tamu lagi?" tanya Lucas mengelus dada Bella yang sangat menggiurkan itu.
"Heem, aku udah gak ada tamu lagi."
"Jadi malam ini boleh?"
Bella mengangguk seraya menggigit bibir bawahnya. Hal itu malah membuat kesan seksi di mata Lucas.
Bersambung