A Journey Of A Heartless Necromancer

A Journey Of A Heartless Necromancer
Chapter 49 : Collaboration



Merasa tidak baik untuk berbicara di tempat umum, Winter pun membawa seseorang dengan julukan Black Mage of Disaster ke dalam kantor pribadinya yang bertempat di lantai kedua kedai.


“Silahkah duduk” menuruti ajakan Winter, pria itu pun duduk di atas sofa yang empuk sementara Winter mengambilkan segelas minuman serta jajanan untuk menemani pembicaraan.


Setelah semua tertata rapi di atas meja, Winter minum satu tegukkan sebelum akhirnya membuka mulutnya.


“Pertama-tama, perkenalkan, namaku adalah Winter. Corpse tidak lebih dari nama panggungku”


“Hm, kau jauh lebih hati-hati dari yang aku kira” ikut menenggak minuman yang disajikan kepadanya, dia pun akhirnya memperkenalkan dirinya “Perkenalkan, namaku adalah Snake. Kalau boleh tahu, darimana kau bisa tahu kalau aku adalah Black Mage of Disaster?”.


“Itu mudah” jawab Winter singkat “Kau pikir berapa banyak Mage yang bisa memiliki lebih dari satu Equipment dengan tingkat Rare di fraksi kita?”.


“Ah, jadi kau menggunakan proses eliminasi yah. Tetap saja, kau bisa yakin kalau itu adalah aku, kau pasti punya alasan lain?”


“Itu bukanlah hal yang rumit... Hanya saja, itu bukan alasanmu repot-repot mencariku, kan?”


Melihat Winter tidak ingin basa-basi lebih lama lagi, Snake pun mengalah dan mengatakan maksud tujuannya datang kemari.


“Apakah kau tahu area pegunungan yang ada di utara?”


“Pegunungan di utara... Maksudmu yang berbatasan langsung dengan fraksi netral?”


“Benar sekali...” berhenti sejenak untuk mengambil nafas, Snake pun kembali berbicara hanya saja dengan nada yang jauh lebih serius “Main Quest yang aku dapatkan berhubungan dengan menghancurkan sebuah grup pedagang. Dalam prosesnya, kami menemukan sebuah tambang yang telah terbengkalai”.


Setelah mendengar hal ini, mata Winter pun menjadi berbinar-binar.


Tahu kalau Winter mulai tertarik pada ceritanya, Snake akhirnya mengutarakan permintaanya.


“Aku dan Partyku ingin mendirikan markas di sana. Hanya saja, terdapat seekor Mobs Langka yang menghuni tambang itu dan tampaknya Mobs Langka itulah yang menjadi alasan utama kenapa tambang itu bisa sampai di tutup dan ditinggalkan”


“Dan kau ingin bantuan dariku untuk mengatasi Mobs Langka itu? Katakan, seberapa kuat sebenarnya Mobs Langka ini sampai-sampai kau datang kemari untuk meminta bantuan?”


“Dari catatan lama yang kami temukan di tambang, Mobs Langka itu bernama ‘Elder Metal Eater’ dengan total level 60! Bukan hanya itu, dari catatan itu juga disebutkan kalau Elder Metal Eater adalah seekor Mobs Langka yang telah dikategorikan sebagai Raid Boss!”


“Raid Boss!!!” mendengar total Levelnya saja sudah cukup untuk membuat mata Winter terbelalak. Namun jika di tambah dengan kata ‘Raid Boss’ maka Winter sudah tidak lagi bisa mengendalikan dirinya.


“Katakan, berapa banyak jumlah Party yang dibutuhkan untuk menjatuhkan Boss itu?”


“Sulit mengatakannya. Tapi setidaknya dibutuhkan 30 orang Pemain dengan total level 50 untuk bisa menjatuhkannya”


“Itu setara dengan tiga buah Small Familia! Terlebih lagi Pemain dengan total level 50 itu sangatlah sulit untuk ditemukan atau bahkan masih belum ada! Dan sekarang kau meminta 30 orang dengan total level setinggi itu? Apakah kau yakin ingin menantang Boss itu sekarang? Karena tampaknya Mobs Langka itu adalah konten Mid-Game dan bukanlah sesuatu yang seharusnya kita tantang sekarang!”


Memberikan sebuah tawa kecil, ini adalah kedua kalinya Snake diberitahukan seperti itu. Yang pertama adalah dari rekan satu Partynya yang juga memberikan reaksi yang sama ketika mendengar kalau dia ingin menantang Mobs Langka itu.


“Aku tahu itu, hanya saja aku tidak bisa membangun markas di sana jika Mobs Langka itu masih berada di sana”


“Apakah kau tidak punya pilihan lain selain menaklukkannya? Kau tahu, seperti memancingnya keluar dan membawanya ke fraksi lain agar dia bisa mengamuk sepuasnya di sana?”


“Wow, itu adalah sebuah saran yang cukup ekstrim yang kau sarankan di sana...” merogoh ke dalam penyimpanannya, Snake lalu meletakkan sebuah item ke atas meja “Walau tidak seperti yang kau sarankan, tapi memang ada cara lain yang bisa kita gunakan”.


Apa yang Snake tunjukkan adalah sebuah item berbentuk seperti sebuah roda gigi dengan dua buah batu kristal tersemat di tengahnya. Berkat ‘Keen Eyes’ miliknya, Winter bisa melihat cahaya warna-warni seperti pelangi yang keluar dari item tersebut.


“Sebuah item Legendary? Apakah ini adalah hadiah yang kau terima dari Quest Pribadimu?”


“Dan di sini aku ingin membanggakannya... Memang benar, ini adalah item yang aku terima sebagai hadiah dari penyelesaian Quest Pribadiku. Namanya adalah \ yang memiliki fungsi untuk menyegel sebuah ruangan beserta apapun yang berada di dalamnya. Walau tampaknya item ini tidak bisa digunakan kepada Outsider alias Pemain. Tapi item ini berfungsi dengan sempurna terhadap Mobs Langka dan semacamnya”


Setelah mendengarkan deskripsi dari item tersebut, Winter pun seketika paham akan alasan kenapa Snake sampai repot-repot ingin menemuinya.


“Jadi begitu, kau akan menggunakan item ini untuk menyegel ruangan tempat Mobs Langka itu berada sehingga kau mampu untuk membangun markas di sekitarnya. Secara bersamaan segel ini juga berfungsi sebagai jaminan agar Mobs Langka itu tidak akan lari atau direbut oleh orang lain. Setelah waktunya tepat, barulah kau akan membuka segelnya dan mengambil hadiahmu.


Akan tetapi, jika hanya itu saja maka kau tidak akan mencariku, yang adalah pihak luar, dan memberitahukan semua ini dengan resiko aku bisa saja adalah seorang yang rakus dan merebut tambang itu untuk diriku sendiri.


Sampai-sampai kau mengambil resiko ini itu artinya ada sebuah persyaratan yang harus kau penuhi akan item ini bisa bekerja. Dan untuk itu kau membutuhkan bantuan dariku... Apa aku benar?”


Sekali lagi Snake dibuat kagum oleh kemampuan observasi serta deduksi milik Winter. Melihat kalau tidak ada hal lain yang bisa dia sembunyikan, Snake pun memberitahukan segalanya.


“Kau memang benar. Syarat utama agar item ini bisa bekerja adalah item ini harus digunakan oleh dua orang secara bersamaan. Laki-laki dan perempuan, dengan total level minimal level 40, serta memiliki total MP sebanyak 1.000.


Dan jika segel ingin dibuka kembali, maka hanya dua orang yang sama dengan yang mengaktifkan segelnya lah yang bisa membukanya.


Sayangnya hampir semua anggota Partyku adalah lelaki dengan satu-satunya perempuan adalah seorang Thief yang belum mencapai level 30.


Karena itulah aku terpaksa harus mencari bantuan dari luar jika aku ingin menyegel Mobs Langka itu secepat mungkin!”


“Dan Pemain pertama yang terlintas di kepalamu adalah aku?”


“Tentu saja! Berkat penampilanmu di acara Live Stream serta setelah mendengar semua prestasi yang telah berhasil kau capai. Membuatmu menjadi kandidat utama yang bisa aku cari! Juga, bukankah kau sendiri yang mengatakan agar kita dari fraksi bayangan untuk tidak bertarung satu-sama lain. Itu artinya kau mengharapkan kita untuk saling bekerja sama dalam melawan fraksi lain.


Aku berharap kau bisa memegang teguh pada perkataanmu itu”


Terdiam, Winter hanya duduk diam tanpa mengatakan sepatah katapun. Akan tetapi, matanya tetap terpaku pada sosok Snake tanpa berkedip sekalipun.


Meski wajah Winter memanglah cantik, tapi tetap tidak nyaman rasanya jika dirinya terus ditatap oleh sepasang mata merah yang menyala.


Selang beberapa detik kemudian, barulah Winter memejamkan matanya dan berkata “Baiklah, aku bisa saja setuju dengan tawaranmu ini. Hanya saja ada syaratnya...” mengangkat jari-jemarinya, Winter pun mulai memberitahukan persyaratannya.


“Pertama, setelah segel ini diaktifkan dan tempat itu bisa kau jadikan markas. Kau akan membuka kembali tambang itu, kan?” mendapatkan anggukan dari Snake, Winter pun dengan senang hati melanjutkan “Setelah tambang kembali beroperasi, aku ingin Familiaku mendapatkan prioritas utama dari segala jenis mineral yang kalian tambang serta mendapatkan diskon di setiap pembelian. Ini akan kita bicarakan secara mendetail setelah semua masalah ini selesai dan kegiatan pertambangan berjalan dengan lancar. Apakah kau setuju dengan persyaratan pertamaku ini?”.


“Tentu saja, asalkan kau tidak meminta diskon yang berlebihan, ini adalah masalah yang mudah”


“Bagus, yang kedua. Mengingat hanya akan ada kita berdua yang bisa membuka dan menutup segel ini, aku ingin mendapatkan jatah untuk bertarung bersama melawan Mobs Langka kelas Raid Boss ini. Untuk masalah item drop, bisa kita diskusikan lagi di lain waktu. Apakah kau setuju?”


“Ini adalah hal yang wajar. Tentu saja aku akan menunggu bantuanmu”


“Bagus sekali...♪” senang karena dua syarat pertamanya telah disetujui, Winter akhirnya memberikan persyaratan terakhirnya.


asing sendirian. Terlebih karena aku adalah seorang gadis yang rapuh, maka aku harus menunggu mereka agar aku bisa punya seseorang yang bisa aku andalkan bersamaku, apakah kau tidak apa-apa dengan itu?”.


Sadar akan maksud tersembunyi dari perkataan Winter, Snake hanya bisa memberikan sebuah senyuman canggung.


“Tidak apa-apa. Aku sendiri juga tahu kalau kau memiliki kesibukanmu sendiri. Jika itu hanya dua hari, maka aku bisa dengan sabar menunggu. Kebetulan aku juga masih harus mengumpulkan dana untuk membangun Familia”


Mengingat total 800 ribu G yang masih harus dia kumpulkan, Snake menjadi pusing sendiri memikirkan darimana dia bisa mendapatkan uang sebanyak itu.


“Kalau begitu kita akan melanjutkan pembicaraan ini dalam dua hari. Bagaimana kalau kita bertemu di Guild Petualang?”


“Baiklah, kita akan bertemu lagi di Guild Petualang. Waktu pertemuannya setelah tengah hari, apakah itu bisa di atur?”


“Tentu saja”


Saling berjabat tangan, Winter pun mengantarkan Snake ke pintu depan sebelum dia bergegas keluar melalui pintu belakang.


Mempercepat lajunya, Winter yang masih berada di total level 39 bergegas untuk menaikkan levelnya sebelum waktu dua hari berlalu.


Secara bersamaan, Snake merasa lega karena diskusinya berjalan dengan lancar dan dia telah berhasil mendapatkan bantuan dari Polar Night Familia. Secara bersamaan dia juga bergegas pergi ke tempat levelingnya yang biasa untuk segera menaikkan levelnya.


Snake benar-benar merasa lega karena Winter sendiri yang mengusulkan kalau mereka akan bertemu dua hari lagi. Jika tidak, maka dia harus menahan malu dengan mencari-cari alasan untuk menunda penyegelan karena dia sendiri masih belum mencapai total level 40.


Dengan tekad untuk tidak mempermalukan dirinya sendiri, Snake pun bertekad untuk menghabiskan dua hari ini hanya untuk menaikkan level.


...


Menatap layar raksasa yang ada di dinding, puluhan pegawai V.R.C yang adalah pengembang dari game NFO tampak sedang menggaruk-garuk kepala mereka.


Padahal event perdana dari NFO akan dimulai dalam beberapa hari lagi. Namun sudah terdapat beberapa Pemain tidak sabaran yang menciptakan masalah.


“Katakan! Siapa orang waras yang mengira sebuah item yang mampu menyegel bahkan seorang Raid Boss adalah ide yang bagus?!”


“Jangan tanya aku! Lagipula bukankah itu tugasmu untuk menyetujui semua item dan Equipment yang dibuat? Kalau kau sampai menyetujuinya itu berarti kau bersalah akan situasi saat ini?!”


“Kau pikir berapa banyak item yang harus aku setujui?! Apakah kau berpikir aku akan menghabiskan waktuku untuk membaca semuanya?!”


Teriakan serta sumpah serapah berterbangan di seluruh ruangan. Ketika mereka sudah puas melampiaskan semua isi hati mereka, diskusi yang sebenarnya pun akhirnya dimulai.


“Katakan, apakah ada sesuatu hal yang bisa kita lakukan? Seperti mengubah deskripsi item atau membuat Raid Boss itu menjauh sehingga dia tidak akan disegel?”


“Jangan! Adalah hal yang tabu bagi kita untuk ikut campur dengan kegiatan para Pemain. Jika kepala Divisi sampai mengetahui hal ini, kita semua akan kehilangan pekerjaan kita!”


Mendengar hal itu, mereka pun membatalkan ide untuk campur tangan dalam skenario yang sedang dijalani oleh para Pemain yang sedang memainkan game mereka.


Alasan kenapa NFO dibuat adalah untuk menciptakan sebuah dunia dimana para Pemainnya benar-benar bebas untuk melakukan apapun yang mereka inginkan tanpa terikat oleh skenario game yang linear atau terpaku pada ending tertentu.


Melakukan hal yang akan melanggar prinsip mereka sendiri tentu adalah hal yang tidak boleh mereka lakukan apapun alasannya.


“Biarkan saja mereka menyegel Raid Boss itu. Lagipula bukan berarti mereka bisa mengalahkannya dengan kekuatan mereka yang sekarang!”


“Benar sekali! Terima kasih berkat gadis Necromancer itu, kita menjadi sadar kalau Boss biasa itu terlalu lemah untuk level Pemain yang sekarang!”


“Walau berkat itu kita harus mengubah HP setiap Boss menjadi 5 sampai 10 kali lebih banyak dari Mobs normal, tapi berkat itu juga semakin sedikit Pemain yang mampu mengalahkan Mobs kelas Boss!”


“Terlebih lagi ‘Elder Metal Eater’ yang ingin mereka hadapi adalah Mobs kelas Raid Boss yang bukan hanya memiliki HP 10 kali lebih banyak, tapi dia juga memiliki 3 baris HP yang membuatnya tidak akan jatuh semudah itu!”


Berbicara dengan sangat keras, mereka melakukan itu untuk menghilangkah kegelisahan di hati mereka. Tidak peduli berapa keras mereka mengatakan ‘Tidak apa-apa’ tetap saja terdapat sebuah perasaan mengganjal yang mendera hati mereka seolah sesuatu yang buruk pasti akan terjadi.


Karena tidak mampu lagi menahan perasaan tidak enak yang dia rasakan, seorang Pegawai segera mencari informasi mengenai ‘Elder Metal Eater’ dan menampilkannya di depan layar.


Menyaksikan stats yang dimiliki oleh ‘Elder Metal Eater’ beserta semua Skill yang mampu dia keluarkan serta fase pertarungan yang akan terpicu ketika HP nya jatuh ke tingkat tertentu, para Pegawai pun seketika sadar akan penyebab dari perasaan tidak enak yang mereka semua rasakan.


“Aku akui memiliki total 2.560 VIT itu memang luar biasa atau bahkan tidak adil. Tapi kenapa nilai MND nya sangatlah rendah!!!”


“Total 210 MND memang sangatlah rendah. Hal ini membuat Elder Metal Eater menjadi tipe Mobs yang kuat terhadap serangan fisik namun lemah terhadap serangan sihir”


“Katakan, siapa dua orang yang akan menjadi tokoh utama dalam Raid Boss ini?”


Sontak seluruh ruangan pun menjadi hening.


...


Kembali kepada Winter.


Dia yang ingin menaikkan level secepat mungkin kini telah tiba di Hutan Keramat yang saat ini adalah tempat leveling terbaik untuk dirinya.


Walau memang benar kalau Mobs yang ada di depan hutan sudah terlalu lemah bagi dirinya, hal yang sama tidak bisa dikatakan kepada Mobs yang berada di area terdalam hutan.


“Summon : Blizzard!”


Memanggil serigala kesayangannya, Winter segera menungganginya dan menyuruhnya untuk melaju jauh ke dalam hutan. Aaaauuuu...!!! dengan sebuah lolongan penuh suka cita, Blizzard segera berlari kencang melewati sela-sela pepohonan dengan Winter yang sedang tersenyum lebar di punggungnya.


“Hahahaha... Lebih cepat lagi! Hahaha...!!!” sambil tertawa lepas Winter tampak sangat menikmati sensasi melaju secepat angin. Hal yang sama juga dirasakan oleh Blizzard yang mampu berlari lepas tanpa hambatan bersama dengan tuannya.


Suara tawa lepas kembali terdengar di dalam hutan lebat yang juga berfungsi sebagai area pemakaman kuno.


Sama seperti yang sebelumnya, sesampainya Winter di tempat tujuannya, sudah terdapat lautan Undead yang telah menyambutnya.


“Apakah ini adalah area Boss lagi?!” mengganti Equipmentnya menjadi \ Winter lalu memanggil Makhluk Summonnya yang lain yaitu Saber dan Sky.


Dengan segala persiapan telah selesai, “Saatnya menaikkan level!” dan Winter pun menghabiskan sisa harinya dengan bertempur di dalam Hutan Keramat.