WINONA'S LIFE

WINONA'S LIFE
PROLOG



Winona dan mario saat ini dalam perjalanan bulan madu,tapi sebelum mereka berangkat Winona juga Mario menyempatkan diri ke makam kedua orang tua winona


Winona duduk di sebelah pusara kedua orang tuanya, setelah mereka memberikan doa , Mario juga Winona memberikan bunga 2 tangkai mawar di bawah batu Nissan


"ibu...ayah... aku tumbuh dengan baik,aku kesini bersama dengan suami ku... kalian pasti sudah mengetahui nya di alam sana...aku sekarang sangat bahagia memiliki nya...kalian jangan khawatirkan aku lagi..." ucap Winona menahan air matanya agar tidak jatuh


Mario menepuk hangat pundak Winona agar tidak terlalu larut dalam kesedihan, "paman dan bibi...aku akan menjaga dan membahagiakan Winona dengan baik.. aku berjanji tidak akan menyakiti nya walau seujung kukupun..." ucap Mario mantap.


Winona meneteskan air matanya terharu dengan ucapan Mario,ia kemudian semakin terisak menahan gejolak dihatinya.


di Amsterdam Belanda,


Winona dan Mario saat ini sudah sampai di rumah Winona yang berada di Belanda, rumah tempat persinggahan Winona saat mengandung kedua anak mereka juga tempat menuntut ilmu Winona,


"jadi kamu bersembunyi di sini ...selama 5tahunan..." ucap Mario


"iya ..." ucap Winona menahan senyum


"aku sangat sedih dan merasa bersalah karena kamu telah mengalami masa-masa sulit dirumah ini sendiri..."


"aku bersama bibi Laras... beliau yang selalu membantu mengasuh marco dan mara saat di sini..."


langkah kaki berjalan kearah tempat duduk Winona juga Mario diruang tamu.


"Winona,!!!...."


Winona dan mario menoleh kearah sumber suara, Winona tersenyum penuh haru,ia dapat menemui bibinya satu-satunya keluarga yang ia punya


"bibi..." ucap Winona menghamburkan pelukan nya kearah bibinya ,ia begitu merindukan sosok bibi yang selalu ini telah menjadi pelita baginya


"kau semakin cantik... selamat atas pernikahan mu..." ucap bibi Laras dengan air mata yang membendung


"iya bi... terima kasih karena bibi selalu ada untuk ku..dan anak-anak..."


mereka menguraikan pelukannya,dan pandangan bibi laras mengarah kearah Mario


"kau suami Winona???"


"iya..."


"jika kau sudah tidak menyukai Winona... jangan pernah menyakiti nya ... berbicara lah dengan ku ....dan kembalikan Winona kepada ku .." ucap bibi Laras dengan tegas


Winona memegang tangan bibi Laras untuk meredam,"bibi...."


bibi Laras menoleh sekilas kearah Winona dan kembali beralih ke Mario, "simpan kata-kataku hari ini ..."


"Winona...bibi akan membersihkan badan bibi yang lengket ini.... pulang dari bekerja rasanya aku ingin berendam di bathtub..."


"iya..bi... mandilah... terimakasih bi..." ucap Winona kemudian dengan senyuman manisnya


bibi Laras menanggapi itu dengan senyuman,ia kemudian berjalan meninggalkan Mario juga Winona


"aku sangat takut jika bibiku akan berbicara yang menyakiti dirimu..." ucap Winona


"tidak .. jangan khawatir...aku bisa mengatasi nya.... sekarang kita ke kamar " ucap Mario yang mengerlingkan matanya


Winona menutup mulut mario agar terdengar oleh bibi ataupun ART nya.


"Seharian jalan-jalan kaki ku sangat cape sekali..." keluh Winona


Mario saat ini memijat kaki Winona, ini adalah moment langkah bagi Mario, karena baru pertama kali Mario menjadi bucin seperti ini.


"apa pijatan ku... sudah sangat pas,???"tanya mario


"enak dan pas...tangan kamu kan halus dan juga sangat kuat"


"kau bisa aja ..apa kau sedang merayu ku???"


ucap Mario


"iya...." ucap Winona lugas


"jangan berbicara seperti itu...kau membangkitkan gairah ku..." ucap Mario


"aku juga bergairah.. bukan dirimu saja yang selalu begitu.."


"baiklah..kamu yang memulai ya..." ucap Mario dengan menyingkirkan kaki Winona dengan pelan dan mengukung nya


pandangan mereka bertemu, Winona merasa ini seperti mimpi.


"kau sudah siap ????'ucap Mario


"iya!!!" jawab Winona


mereka berdua menghabiskan malam panas mereka dimusim dingin di Amsterdam Belanda, tempat awal dimana perjuangan Winona setelah terpuruk akibat perceraian dan juga kondisinya yang sudah berbadan dua.


cinta kasih sepasang sejoli ini tidak akan lekang oleh waktu dan selau menjadi kisah hidup seorang bernama WINONA.


wanita yang mandiri dan tegar dalam menghadapi segala cobaan yang ada.


WINONA'S LIFE


Sungguh tak bisa


Ku mengganti dirimu dengan dirinya


Sungguh tak sanggup aku


Berpaling darimu


Sungguh tak bisa


Ku mencintainya 'tuk melupakanmu


Sungguh tak sanggup aku


Berpindah dari hatimu


(⁠っ⁠˘⁠з⁠(⁠˘⁠⌣⁠˘⁠ ⁠)-⁠ᄒ⁠ᴥ⁠ᄒ⁠-/⁠╲⁠/⁠\⁠╭⁠(⁠•⁠‿⁠•⁠)⁠╮⁠/⁠\⁠╱⁠