
Bu Reva sedang mondar mandir di kamarnya,ia begitu tak tenang ketika mendengar langsung perkataan dari suaminya.
"ada apa dengan perusahaan... bagaimana bisa selama ini perusahaan berjalan lancar tapi itu hanya lah perusahaan kosong...??lalu dimana isi perusahaan itu???ini...ini tidak bisa dibiarkan... jika semua orang tahu... tamatlah semuanya...."
"lagi-lagi Candra Solomon...??kau sudah mati tapi tetap saja membuat keluarga ku susah!!!!...aakkhhhhh!!!!"
Irene masuk kedalam kamar orang tuanya,ia melihat ibunya terlihat stress
"ibu ada apa???"
Bu Reva menangis tersedu-sedu ,ia memeluk putrinya,. "Irene... bagaimana ini..."
"ada apa ibu ... bagaimana apanya..?ibu.. tenang kan dirimu..."
"Irene...apa kamu tahu... jika Perusahaan memiliki masalah??"
"masalah...?? masalah apa bu???sejak pernikahan kakak dan Winona perusahaan semakin tumbuh pesat... tidak ada masalah apapun!!!"
"Irene.. dengarkan ibu ...ini rahasia kita..kau tidak boleh menceritakan ini kepada siapa pun!!!"
"apa itu ibu??" ucap Irene yang semakin diliputi rasa penasaran.
"ayahmu...ayahmu bilang jika perusahaan kita adalah perusahaan kosong... tidak memiliki pondasi.sampai saat ini seluruh aset dan juga kepemilikan sebenarnya telah digelapkan oleh seseorang...!!!" ucap Bu Reva dengan air mata yang membanjiri.
"maksud ibu apa... Irene tidak mengerti...!!"
"irene.... kita bekerja keras memajukan perusahaan selama ini tidak ada gunanya... karena uang dan keuntungan dari perusahaan itu sudah dibekukan... kita tidak bisa mengambil nya irene....hu...hu...hu..." isak tangis Bu Reva semakin menjadi.
Irene menganga tak percaya ia begitu shock mendengar berita itu, " lalu dimana sumber aset itu mengalir ibu. ..dimana mereka membekukan nya??"
"itulah Irene....ibu dan ayah tidak tahu.... pemilik perusahaan sebenarnya bukanlah kita...itu sudah membuat ibu drop!!!!"
"ini tidak mungkin ibu...."
"ibu juga tadi nya tidak percaya Irene... tapi...ayahmu memberikan file dan aku disuruh membacanya....ouh .. tidak Irene...kita miskin irene...."
"ibu jangan khawatir.... pemilik sesungguhnya belum tidak menampakan jati dirinya...kita masih aman bu...kita harus pintar-pintar mengelola keuangan kita.. agar suatu saat nanti kita tidak terlalu jatuh miskin..."
"iya ....kau benar irene....iya ...ibu harus pintar mengatur keuangan sekarang..ibu akan membeli rumah baru...dan juga menyisihkan kan beberapa aset agar suatu saat nanti orang itu muncul dan mengusir kita... kita tidak terlalu miskin!!!"
. Irene menatap ibunya sungguh kasihan, ibunya menyukai tahta yang selama ini melekat pada dirinya, Irene tidak bisa membayangkan jika tiba-tiba saja itu terjadi.
dimalam hari diapartemen Mario, Winona baru saja pulang dari kantor nya,ia melangkah maju berjalan dan mengambil air minum di lemari pendingin.ia begitu menikmati kegiatan hari ini, karena ia bisa bersama Tommy orang yang disukainya sejak remaja.
"kau baru pulang???" tanya Mario yang ternyata sudah pulang lebih dulu.
nona kaget dan melihat keadaan suami nya itu,rambut yang basah sehabis keramas,dan kaos berwarna putih serta celana pendek membuat kesan macho dan menggoda.winona yang sadar akan otaknya bermasalah kemudian memalingkan wajahnya,
"iya ..aku baru pulang.. pekerjaan sangat banyak hari ini...."
Mario menuju kearah Winona dan memeluk nya dari belakang, Winona sangat gugup sekali dengan tindakan Mario yang tiba-tiba.
"ini jam berapa???jam 10 malam.....kamu jangan membuat ku khawatir nona..."
"lepas aku Mario...."ucap Winona mengendur kan pelukan mario,tapi tubuh Mario yang kuat dan kekar tak mampu diubah oleh Winona.
"aku menginginkan nya sekarang??"
Winona sangat kaget ,dan shock.bagaimana bisa,tadi pagi ia baru saja melakukan itu dengan Mario, sekarang ia harus mengulang itu lagi.bahkan pinggang dan bagian intimnya belum sembuh.
"Mario!!!kau ingin aku melayani mu lagi???ak..akku ..aku sangat lelah....!!!"
"kamu tenang saja .. biarkan aku yang bekerja..."
"tap...tapiiiii...."
Mario kemudian menyerang nya, dengan mencium Winona dengan lembut.perasaan yang membuncah dan memiliki ketertarikan kepada winona sangat lah besar.
saat ini Mario hanya ingin winona mencintai dan bergantung kepadanya,dia juga ingin nona segera mengandung anaknya, entah mengapa Winona membuat nya candu dan jatuh.
kegiatan panas itu terulang kembali, sampai saat tengah malam, Winona yang kelelahan dan kelaparan hanya bisa menahannya.
Winona memalingkan tubuh nya, Mario memeluk nya dari belakang.
"apa kau belum menyukai ku??" tanya Mario
"apa aku harus menjawabnya sekarang..."
Mario mengeratkan pelukannya,ia menciumi tengkuk leher belakang winona
"mario!!! lepaskan... jangan memulai nya lagi!!!"
"kenapa???apa sekarang kau menjadi ketagihan???"
"aku bukan lagi ketagihan!!!aku lelah Mario!!!;"
"kamu belum makan malam kan???"
Winona yang sangat kesal lalu segera menyikap selimut dan memakai bathrobe dan menuju ke kamar mandi
Mario tersenyum melihat Winona yang kesal terhadap dirinya,dia sedikit demi sedikit tahu jika Winona adalah gadis pada umumnya,punya rasa kesal dan punya ekspresi wajah yang berubah tidak seperti biasanya yang datar dan dingin.
Mario bangkit dan memakai pakaiannya kembali,ia kemudian memegang ponselnya dan memesan makanan online.
Winona yang baru saja mandi dan berpakaian piyama,kini berjalan kearah dapur, perut begitu lapar dan tak bertenaga,ia ingin sekali memakan sesuatu agar mengurangi rasa laparnya,ia dikejutkan dengan Mario yang menata makanan di meja makan.banyak sekali makanan yang tersaji dalam meja
"kamu sudah selesai mandi.... sekarang makanlah..."
Winona heran dengan sikap Mario,ia begitu baik kepadanya.tapi Winong tak ambil pusing ,ia kemudian duduk dan mengambil makanan yang tersaji.rasa lapar kini terganti oleh rasa puas akan makanan enak itu.
"kamu menyukai nya???"
"iya...aku sedang lapar..jadi aku tidak akan pilih pilih makanan...."
Mario tersenyum,ia melihat Winona yang sangat lahap dalam proses makannya
"makanlah.. aku akan kekamar dulu..."
Winona tidak menyahuti,ia sedang asyik menghabiskan makanannya.
sesampainya dikamar ia menaruh sebuah botol obat yang sama ia buang tadi pagi,ia mengisinya dengan sebuah permen dari bentuk dan warna sangat sama dengan pil pencegah kehamilan yang ia buang tadi pagi.
"selamat datang anak papa...kita akan bertemu sebentar lagi..." ucap Mario dengan senyum yang merekah.
Instagram eunhyeayu90