
Winona saat ini berada di ruang rawat inap disebuah rumah sakit yang telah memiliki private room rekomendasi dari Mario,ia membuka matanya dan berada di kamar yang sepertinya sama dengan pernah ia huni beberapa saat lalu .
"kamu sudah bangun"
suara itu mengingat kan kepada seseorang yang sangat ia rindukan,winona menoleh dan kaget, matanya berkaca-kaca menahan haru
"ayah..." ucap Winona dengan lemah
"sayang...kamu sudah bangun .kamu tidak apa-apa kan sekarang..."
"ayah ..aku merindukanmu...." ucap Winona menangis dengan sesenggukan
"nona..nona sayang... jangan menangis...anak ayah paling hebat dan kuat .... jangan menangis lagi ... ada ayah yang selalu di hatimu..dan selalu melindungi mu...."
"selama ini ..aku berusaha kuat ayah...aku berusaha untuk tidak lemah didepan orang lain ...aku berusaha bertahan hidup dengan baik ..tapi kenapa aku belum bisa mendapatkan kebahagiaan itu ayah ...." ucap Winona yang masih dengan menangis nya.
"Winona anak ayah ... suatu saat nanti...kamu akan mendapatkan kebahagiaan itu.. percaya lah ... percaya lah untuk hidup dengan baik .. ikuti kata hatimu .. jangan melawan ego mu...ikuti naluri hatimu nona anak ayah.... jangan menangis lagi ..kamu harus lebih kuat lagi nanti...ayah hanya berterima kasih kepada mu karena kau memberikan teman berharga untuk ayah,kau tidak gagal mempertahankan nya tapi kau ibu yang hebat karena mempertahankannya...ayah akan menjaga nya dengan baik... seperti ayah menjaga mu.... hidup lah dengan baik nona.. jangan menangis lagi...kau masih memiliki anak-anak yang pintar dan butuh kasih sayang mu....ayah harap jika kau bangun dari tidur mu...kau harus semakin kuat lagi dari hari -hari sebelum nya..." ucap pak Candra dengan yang mengelus pucuk kepala anaknya.
Winona berkaca-kaca dengan ucapan ayahnya yang menyuruh nya untuk lebih kuat lagi menjalani hidupnya.
"sekarang tidurlah anak ayah...kau sedang sakit...harus banyak istirahat..."
"ayah jangan pergi...aku masih merindukan ayah...."
"tidak...ayah tidak akan pergi ..ayah akan selalu disampingmu.." ucap Candra Solomon kepada Winona
Winona mengangguk tersenyum,ada perasaan lega pada hatinya,ia bisa berbicara dengan ayahnya.ia bahagia karena bisa bertemu dengan ayahnya lagi.mata nona terpejam kembali karena sentuhan tangan ayahnya yang berada di pucuk kepala nya.
Winona merasa aneh karena kini tangan ayahnya berhenti membelai rambut nya,suhu ruangan yang tadinya hangat kini berubah menjadi dingin , Winona membuka matanya.
"ayah!!!!"
Mario yang berada di sofa menghampiri Winona,
"Nona...kamu sudah bangun... sebentar..aku panggil dokter..." ucap Mario
"dimana ayahku...??" tanya nona yang tampak bingung
"A-yah..??ayahmu..?? tidak ada siapa-siapa disini...tidak ada yang tahu jika kita berada disini...kamu pasti sangat merindukan nya ..." ucap Mario
Winona tersadar kemudian air matanya mulai membendung.ia mencoba untuk kuat dan tak menangis didepan Mario
Winona mencoba untuk duduk tapi dicegah oleh Mario, Winona bingung karena perutnya begitu sakit.
"jangan duduk.. tetap lah seperti ini...kamu masih dalam pemulihan..." ucap Mario penuh kekhawatiran
Winona mengernyit kan kening nya,ia tampak aneh dengan tubuhnya.ia seperti pernah mengalami hal ini,saat ia usai melahirkan anak kembar nya.apa yang terjadi padaku?
Winona menoleh tajam kearah Mario,"apa yang terjadi padaku???"
Mario menggenggam tangan Winona, "maaf kan aku... aku harus mengambil keputusan itu tanpa persetujuan mu..."
Winona meneteskan air matanya,ia mulai teringat perkataan ayahnya tadi.rasa gemuruh kesedihan, sesak dan tak percaya mengalami hal ini kepada nya.lengkap sudah kesedihan nya kali ini,anak yang tak pernah ia harapkan kini telah meninggalkan dirinya, apakah ini hukuman untuk nya.
Mario yang tak tega pun merengkuh dalam pelukannya, air matanya ikut keluar .tak dipungkiri jika dirinya sangat berharap dengan kehamilan Winona kali ini.
beberapa hari kemudian Winona sudah pulang di apartemennya,meski tubuhnya sudah membaik tapi psikologi nya sangat lah buruk,ia banyak diam dan tidak seperti dahulu.
"ma...kak Marco bilang...mama sedang tidak enak badan...apa Mama sakit keras??" tanya mara
Winona menoleh kearah mara dan memeluk nya, "mara....saat ini mungkin kamu belum mengerti sayang..tapi mama memang sedang tidak baik-baik saja..."
"papa sudah dua hari tidak kesini...kata kakek ...papa sedang bekerja di Amerika..papa syuting film"
Winona terdiam, selain anaknya mara yang merasa khawatir dengan nya, rupanya anaknya sedang kangen dengan papanya.
"kamu sangat merindukan papa...."
mara mengangguk, "aku ingin bersama dengan papa..."
Winona tersenyum,anak gadis akan selalu sayang kepada papanya.ternyata itu benar terjadi kepada anaknya.
"aku biasa saja dengan papa.. tidak seperti dirimu anak manja...!!!" celetuk Marco
mara yang jengkel hanya bisa memberikan ekspresi kesal yang menggemaskan ,"lihatlah ma ..kakak selalu seperti itu!!!!"
"aku memiliki mama sudah cukup.... tidak seperti dirimu anak manja!!!" kata Marco lagi
"sudah ...sudah.... kalian jangan bertengkar sayang.... sekarang.. kalian segera cuci kaki dan tidur ya..." ucap Winona kemudian.
"baik ma..." ucap Marco lalu kembali ke kamar nya
"Mama... Mama kalo sedih... sebaiknya ceritalah kepada papa... jangan disimpan didalam hati... kalau mama tidak setuju jika papa kerja di Amerika mama bilang saja..."
ucapan mara begitu menggelitik telinga nya, bahkan ia tak terpikirkan jika mara akan berpendapat seperti itu,mara mengira jika dirinya sedang sedih karena ditinggal kerja Mario ke Amerika.
"baiklah.. nanti mama akan bilang kepada papa . sekarang..mara tidur ya..."
"baik ma..." ucap mara kemudian mengecup pipi ibunya
Winona tersenyum dengan sikap manis anak perempuannya itu.
mara tersenyum manis kearah Winona kemudian berbalik berjalan menuju kamarnya.
setelah anak-anaknya kembali ke kamarnya, Winona membereskan makan malamnya kembali,menata ulang seperti biasanya.
tak sengaja ia menoleh kearah toples susu hamilnya, ia mengambilnya dan kembali menangis dalam diam, ia begitu rapuh ketika melihat susu itu.tangisnya pecah saat ia mengingat dirinya setiap selesai makan ia meminumnya.
.
.
lohaaaa gengs ...makin kesini makin kesana??? bagaimana episode kali ini...kasih komentar dong...😔🥺
Instagram eunhyeayu90