WINONA'S LIFE

WINONA'S LIFE
episode 66



Winona dan Mario menoleh kearah pintu dan mereka tampak terkejut,dua orang paruh baya yaitu orang tua dari Mario,bu reva juga pak Andreas telah datang.tidak seperti biasanya mereka tiba-tiba datang ke apartemen Mario,


"Mario..." ucap bu Reva dengan tak kalah terkejutnya


pak Andreas hanya bisa tertegun dengan interaksi anak juga mantan menantunya,pak Andreas juga terkejut dengan keadaan ruang tamu Mario yang masih berantakan dengan mainan juga baju anak-anak.


"beraninya kau datang merayu anakku lagi setelah semuanya telah kau ambil!!!kenapa?? kau pasti memiliki rencana jahat lagi??apa lagi...kau akan mengambil Mario kami???itu tidak akan terjadi!!!" ucap bu Reva yang sangat marah dengan kenyataan yang ada didepannya


Winona menatap Bu Reva juga pak Andreas dengan tajam,gak lupa juga ia melirik Mario sekilas dengan sinisnya.


"tuduhan anda tidak berdasar..saya hanya kesini menjemput anak-anak saya!!!"


Winona kemudian bergegas ke kamar yang ditempati anaknya tidur.sedangkan bu Reva dan pak Andreas hanya bisa melongo tak percaya dengan ucapan Winona.


"anak???anak apanya??" ucap bu reva dengan menyengir keheranan.


Mario membuntuti Winona ke kamar, setelah didalam kamar Winona yang akan membuka selimut kedua anaknya dicegah oleh Mario.


"sudah kubilang..jangan bangunkan mereka...!!!" ucap Mario dengan membisik dengan penuh penekanan


"aku akan membawa mereka pulang..ini bukan rumah mereka..."


Mario menarik tangan Winona menjauh dan membawanya ke kamar mandi. "aku sudah bilang...suka atau tidak suka.. mereka akan tinggal bersama ku!!!"


"lepaskan tanganku!!!" ucap Winona


"aku tidak akan melepaskan tangan mu...!!!jika kau tidak bisa tenang!!!" ucap Mario


"kau tidak lihat kedua orang tuamu di sini.... mereka tidak menyukai kehadiran ku disini!!! begitupun juga jika aku mempunyai anak dengan mu...!!!jadi sebelum mereka tidak menyukai kedua anakkku ..aku yang akan lebih dulu melindungi mereka dari cacian kedua orang tua mu!!!"


"mereka akan baik-baik saja disini... karena ada aku disini sebagai papanya yang akan melindungi mereka...jika kedua orang tua ku tidak menyukai anak-anak ku... mereka bisa pergi dari apartemen ku!!!"


"kau jangan egois!!! kedua orang tua mu tidak akan membiarkan itu semua terjadi!!! minggir lah ...aku akan membawa anak-anak ku..."ucap Winona dengan meronta


Mario menutup kamar mandi dan menguncinya, Winona tetap saja memberontak meminta dilepaskan, Mario kemudian memojokkan Winona di dinding kamar mandi dan mencium bibirnya.sontak winona terkejut,dan mencoba melepaskan ciuman itu.tapi karena tenaga Mario yang begitu kuat , dengan satu tangan Mario yang merengkuh pinggang Winona tak dapat mengikis jarak diantara mereka.


ciuman itu terasa sensual karena Mario melakukan itu karena ingin meredam segala emosional Winona juga dia begitu menginginkan ciuman itu,


tangan mario menyingkap rok Winona keatas dan dia dengan bebas menyentuh bagian b*k*ng Winona, Winona mencoba memberontak tapi percuma,tenaga Winona begitu kuat.


Mario kemudian menurunkan c*lana dal*m milik Winona yang tak luput dari penolakan Winona yang saat ini masih berusaha melepaskan diri dari rengkuhan tangan mario, ciuman Mario seakan begitu kuat sehingga Winona tak dapat melepaskannya.


"lllepppasss...marrioo!!!"ucap penolakan Winona dengan masih dalam mulut yang di cium oleh mario


pelan tapi pasti Mario sudah memasukkan p*nisnya kearah milik inti Winona,dengan beberapa kali hentakan akhirnya mario dengan leluasa menguasai permainan.disaat itu Winona merasa shock dan kaget,air matanya tiba-tiba jatuh membasahi pipinya,meski tidak ada suara tangisannya,tapi dengan air mata yang jatuh itu mewakili jika dirinya saat ini begitu merasakan sakit,sakit karena tindakan Mario yang semaunya.winona hanya pasrah dengan tindakan Mario,ia hanya bisa menangis dalam diam.


Mario melakukan pelepasannya dan mengerang kenikmatan,meski dalam posisi berdiri,dia begitu menikmati permainan ini, entah mengapa Winona membuat dirinya begitu candu.setelah selesai mario membenahi celananya dan melihat Winona yang berderai air mata dengan menatap nya dengan tajam.mario kemudian mencoba untuk membenahi pakaian winona dan juga rok serta c*lana d*lam ibu dari anak-anaknya itu.tidak ada penolakan dari Winona, Winona hanya terdiam memendam rasa kesalnya.mario sangat tahu dengan melihat kearah wajah dingin Winona.


"aku akan keluar menemui mereka....kau disini lah... temani anak-anak..." ucap Mario yang sangat menyesali perbuatannya kepada Winona,


Mario ingin mendekat mencium kening Winona,tapi Winona menghindar.disaat itu Mario merasa Winona sangat marah kepadanya.tapi ia kemudian mengusap pucuk kepala Winona dengan lembut.kemudian ia keluar dari kamar mandi


diruang tamu apartemen mario,bu Reva juga pak andreas sedang menunggu mario juga winona keluar dari kamar.bu Reva dengan penasaran nya telah menggeledahi baju-baju anak yang berada di atas sofa juga ada yang masih didalam paper bag.


"ini baju anak laki-laki dan anak perempuan...apa benar ucapan gadis licik tadi... anak-anaknya... berarti...dia sudah menikah lagi begitu dan memiliki anak...??"


"kau jangan berasumsi... tunggu mario keluar dari kamarnya..."


"Mario ngapain saja didalam... setengah jam kita menunggu nya di sini...aku akan ke kamarnya du...." ucap bu Reva yang saat ini akan melangkah menuju kamar.


tapi Mario sudah keluar dari kamar itu , dan saat ini berhadapan dengan ibunya.


"kenapa kau lama sekali mario..ibu dan ayah mu menunggu mu disini...dimana gadis itu?apa dia takut karena aku disini..dan bersembunyi dikamar mu!!!"


"ibu...ayah..kalian pulang lah...," ucap Mario


"apa???pulang???" ucap shock bu reva atas tindakan Mario yang menurutnya tidak sopan itu


pak Andreas berdiri kearah Mario "anak siapa yang ada didalam kamar mu...saat ini..??" ucap pak Andreas.


nahloh...mulai deh kalo pak Andreas yang turun tangan udah...kita lihat..jadi apa


prokkk prokkkk prokkkk


Instagram eunhyeayu90