WINONA'S LIFE

WINONA'S LIFE
chapter 52



Winona berjalan dengan cepat dengan didampingi oleh Darren dan juga Tommy di sebelahnya,air matanya sudah tak lagi ia bisa bendung dan dengan kedipan membuat air mata itu jatuh di wajahnya.tommy melihat itu,kini Tommy meyakini jika Winona sedang mencintai Mario saat ini.


di dalam mobil Winona terdiam,ia memandang luar sisi kaca,tak dipungkiri ia begitu sangat sedih saat ini.


Tommy melirik kearah Winona, dia melihat Winona Begitu rapuh dan terlihat murung.tommy kemudian memberikan sapu tangannya ke Winona .


Winona melihat kearah sapu tangan itu, kemudian beralih memandang Tommy, matanya berkaca-kaca dan akhirnya ia tak bisa menahannya dan Winona menangis terisak-isak


tommy lalu memeluknya, Winona menangis tanpa mengeluarkan suara di pelukan Tommy.


"menangislah....menangislah hingga kau merasa lebih baik..."


Winona menanggapi nya dengan mengangguk, seluruh hatinya kini sangat terluka.ia tidak tahu mengapa hatinya menjadi seperti ini.apakah dirinya mengalami patah hati.apakah ia begitu dalam menyukai Mario.winona mengakui jika dirinya lah yang kalah dalam peperangan ini.karena ia yang tidak bisa menahan hatinya untuk mencintai Mario.


...****************...


dirumah pak alex, Winona saat ini berkemas dengan dibantu Bu Nita.tak banyak yang ia bawa.hanya beberapa setelan baju dan barang-barang pribadi milik Winona.


"mama akan usahakan untuk bisa menjenguk mu sayang...." ucap bu Nita.


"mama jangan khawatir kan aku...aku tidak apa-apa....disana sudah ada bibi Laras yang akan membantu ku..."


"ketika kamu akan melahirkan...mama akan pastikan menemanimu disana...mama janji sayang..."


winona terharu dengan ucapan bu Nita, karena sosok bu Nita adalah orang yang menguatkan dirinya untuk menjaga kandungannya selama ini.


"aku pasti akan merindukan mama ketika mengomeliku karena selalu lupa meminum susu dan vitamin..." ucap Winona terlihat sedih.


"selalu kuat,dan jangan banyak pikiran...mama akan selalu ada untukmu..."


pak alex masuk kedalam Winona dengan membawa tabletnya,


"nona..."


Winona menoleh kearah pak alex, "iya pa..."


pak alex memberikan tablet nya ke Winona, "aku sudah menyuruh kenalan ku untuk mencarikan universitas yang dekat dari rumah mu disana...ada beberapa yang menurut ku bagus...kau pilih lah ..."


Winona mencoba melihat -lihatnya dengan seksama dan teliti,ada salah satu universitas yang membuat dirinya tertarik,


"ini sepertinya bagus pa...."


"hmmm....ini sedikit jauh dari rumah mu disana...apa tidak apa-apa??kamu pasti kelelahan..."


"tidak apa pa ... universitas memberikan metode pengajaran yang berbeda dengan yang lain..aku rasa aku lebih nyaman jika aku berkuliah di sini..."


"oke . baiklah....aku akan menghubungi kenalan ku disana..."


Winona berencana untuk tinggal di Belanda dengan menempuh kuliah disana juga.ia juga akan melahirkan anak-anaknya nanti disana, dengan seperti itu,ia bisa menghindari beberapa berita yang ada di sini.


"terima kasih untuk papa dan mama, yang selalu peduli dengan ku...."


"papa harap kau disana bisa menjaga dirimu.. belajar lah dengan baik... karena tanggung jawab mu sangat besar... jangan sia-siakan kuliah mu di sana ..."


"iya pa... untuk perusahaan...aku harap bila papa ada sedikit kelonggaran waktu..papa bisa membantu Tommy... " ucap Winona dengan penuh harap.


Winona tahu jika aset perusahaan yang ia miliki sangat banyak,ia merasa tommy akan kuwalahan dengan beberapa tender yang masuk karena perusahaannya saat ini sangat baik dan kokoh.


"baiklah...papa usahakan..."


"bagaimana dengan pak Andreas,sayang..."


"Tommy sudah mengurusnya, mereka sudah tidak bisa menggunakan perusahaan itu lagi.gedung perusahaan lama sudah di alihkan ke perusahaan lain.saat ini Tommy sedang melakukan pembelian gedung perusahaan yang baru ...anak perempuan kita ini sangat pintar dengan strateginya..."ucap pak alex dengan melirik kearah Winona.


Winona tersenyum, "aku hanya ingin membuang semua kenangan dari Andreas grup...itu saja ..."


pak alex dan bu nita saling pandang, mereka kemudian tersenyum.


pagi harinya Winona sudah siap berangkat,ia memeluk kedua orang angkatnya secara bergantian,ia sangat bersyukur memiliki orang-orang sebaik mereka.


"jaga kesehatan..dan juga hati-hati lah..."ucap bu nita


"jangan khawatirkan itu ..papa akan selalu mendukung semua langkah mu..."


mereka akhirnya berpisah, Winona diantarkan oleh Tommy.tak ada obrolan mengenai masalah pribadi didalam mobil, mereka hanya membicarakan perusahaan yang telah berjalan dengan baik.


"antarkan aku kemakam kedua orang tuaku..."


"kau memiliki waktu 3 jam untuk lepas landas... baiklah..aku akan mengantarmu..." ucap Tommy dengan tersenyum


di pemakaman, Winona berjalan kearah kemakam kedua orangtuanya yang saling berdampingan,ini baru pertama kalinya ia menginjakkan kakinya di pusara kedua orang tuanya, hatinya begitu sedih dan sesak,


Winona menangis dalam diam, kemudian ia membacakan doa dengan khusyuk.


setelah membacakan doanya, Winona memberikan dua buket mawar merah di Nisan kedua orang tuanya.


"ibu...ayah ... maafkan aku karena baru mengunjungi kalian...aku selalu ingin pergi kesini... tapi waktu lah yang tak memperbolehkan ku... sekarang aku kesini dalam kondisi hamil ...maafkan aku, telah mengijinkan darah dari keluarga Andreas bersatu dengan Kel kita....ini hukuman untuk ku... maafkan aku .." ucap Winona dengan meneteskan air matanya berkali-kali.


setelah mengungkapkan seluruh isi hati,kini Winona bangkit berdiri dan berjalan meninggalkan pemakaman,ia bertemu dengan Tommy ya sedang menyender di pinggir mobil.


"kau sudah meluapkan isi hatimu??"


Winona mengangguk, Tommy kemudian membuka pintu mobil untuk Winona.


"masuklah...kau harus berangkat..."


Winona menurut dan masuk kedalam mobil itu.tommy kemudian menutupnya dan kembali ke bangku kemudi.


mobil itu berjalan menjauhinya area pemakaman elit itu.


Kaulah yang pertama


Menjadi cinta tinggallah kenangan


Berakhir lewat bunga seluruh cintaku untuknya


Bunga terakhir


Ku persembahkan kepada yang terindah


Sebagai satu tanda cinta untuknya


Bunga terakhir


Menjadi satu kenangan yang tersimpan


Takkan pernah hilang 'tuk selamanya


Ohh


Betapa cinta ini


Sungguh berarti tetaplah terjaga


Selamat tinggal kasih 'ku telah pergi selamanya


Bunga terakhir


Ku persembahkan kepada yang terindah


Sebagai suatu tanda cinta untuknya


Bunga terakhir


Menjadi satu kenangan yang tersimpan


Takkan pernah hilang 'tuk selamanya


Instagram eunhyeayu90