
Mario datang kerumah ayahnya setelah pulang dari kantor,para asisten rumah tangga tampak terkejut dengan kedatangan Mario yang tiba-tiba datang.
"maaf tuan...apa Anda membutuhkan sesuatu...Tuan dan nyonya seperti nya sudah tidur"
mario melihat arlojinya, "tidak perlu....aku hanya sebentar disini..aku akan pergi keruang kerja ayahku..." ucap Mario langsung menuju tempat ruang kerja ayahnya.
asisten rumah tangga itu kemudian pergi kembali ke dapur.
Mario melangkah keruang kerja ayahnya,ia lalu menuju tempat meja besar yang biasa digunakan digunakan ayahnya untuk melakukan pembelajaran berkas.di meja itu terdapat laci-laci yang bersusun,dia kemudian membuka dan mencari sesuatu.setelah laci pertama ia tak menemukan apapun,dia kemudian kembali ke laci ke tiga dan ke empat.mario merasa tak menemukan sesuatu yang dianggap penting.
Mario berdiri dan menuju rak buku disamping foto masa kecilnya yang sedang terpajang dengan ukuran jumbo itu,ia melihat fotonya saat berusia 10 tahun,gaya yang begitu trendi dijamanya, Mario tersenyum sejenak,dia kemudian beralih ke laci dibawah rak buku itu,dia kaget menemukan beberapa lembar surat kontrak kerja milik candra Solomon dan beberapa aset milik candra Solomon.
"apa yang dilakukan ayahku sebenarnya..."
Mario memotret nya satu per satu dan mengembalikan ketempat semula.
...****************...
hari silih berganti,dan kurang dari tiga hari lagi pernikahan Winona dan juga mario akan digelar.undangan sudah tersebar dimana-mana.para media infotainment sudah memberitakan kabar baik itu.
tapi sejak pertunangan sampai saat menjelang pernikahan antara Winona dan mario sama sekali tidak pernah bertemu.
kesibukan Mario dengan dunia entertainment juga bekerja di kantor ayahnya untuk memulihkan perusahaan sangat menyita waktunya
"Tuan ... persiapan pernikahan Anda sudah rampung 95 persen ,jadi apa yang perlu saya tambahkan??" tanya Tommy
"tidak usah...itu sudah lebih dari cukup..."ucap Mario yang masih setia dengan pena nya.saat ini dia sedang mendatangani beberapa dokumen.
"banyak vendor yang mengirimkan tawaran kerja sama dalam pernikahan ini...apa tuan akan menyetujuinya??"
"aku tidak akan mengambil untung dipernikahan ini...jadi tolak saja mereka.."
"mengenai tamu undangan...dari pihak besan hanya mengirim 200 undangan,itu pun semua dari partner bisnis mertua anda pak alex dan bu Nita..."
"apa ia tak mengirimkan undangan untuk teman-teman nya??"
"seperti nya...calon istri Anda tidak begitu akrab dengan teman-temannya..."
Mario mengerut kan keningnya,dia menghentikan pekerjaannya dan beralih menatap Tommy
"apa kegiatannya selama dua Minggu ini???"
Tommy mengerutkan keningnya "bagaimana bisa anda menanyakan itu kepada saya...saya tidak tau.. itu kan calon istri Anda..."
Mario menghela nafasnya kasar, "akhir-akhir ini aku sangat setres... seperti nya aku butuh me-restart ulang tenaga ku..." ucap Mario dengan menaikkan alisnya kepada Tommy
"ehem... A-anda sebentar lagi akan menikah...dan berita ini sudah tersebar di penjuru negeri..apa tidak sebaiknya anda menahan diri .."
Mario menutup seluruh dokumen yang telah ia periksa, "apa kau tidak lihat...bahkan urat-urat diwajahnya tak pernah bergerak apalagi dengan.....aahhh....huuuhh...kurasa aku harus menjadi pemandu wisata nantinya..."
Mario tersenyum dan menggeleng-gelengkan kepalanya.membayangkannya saja membuat dirinya geli.
Tommy hanya bisa menggelengkan kepalanya.
Winona berada di rumah lamanya,ia mencari keberadaan kartu nama yang mengurusi aset yang ditinggalkan mending ayahnya.
"dimana kartu nama itu...." ucap Winona yang sangat cemas.
boneka beruang itu mengeluarkan beberapa file ,buku tabungan juga beberapa dokumen tentang kepemilikan aset-aset yang berharga.
Winona meneliti barang-barang didepannya ini, semua bertuliskan dalam bahasa Inggris dan Belanda.karena Winona adalah anak yang tergolong pintar,ia sangat tau betul isi dari beberapa dokumen itu.
"orang tua ku begitu sangat mempersiapkan ini semuanya untuk ku ... dengan harta begitu banyak....apa mereka pikir aku akan bahagia???" Winona meneteskan air matanya.
ia kemudian meraih ponselnya,dan menghubungi seseorang,
"sebentar lagi aku akan menikah??? bisakah kau memberi tahuku ..di mana makam kedua orang tua ku???"
"kumohon....aku hanya ingin berziarah untuk meminta pengampunan karena akan menikah dengan anak dari keluarga Andreas... ini pertama kalinya untuk ku... selama 10 tahun aku belum menginjak kan kakiku kesana ..." ucap Winona terisak menahan tangisnya
"aku tidak akan lama...."
"baiklah..."
Winona menutup sambungan teleponnya,ia kemudian membereskan dokumen-dokumen itu.
ponselnya kembali bergetar dan Winona melirik kearah ponselnya itu, keningnya mengkerut dan ia kemudian mengangkat sambungan teleponnya
"ada apa???"
Winona mendelik kaget, ia kemudian mengatur nafasnya untuk menetralisir suasana hatinya.
"terima kasih... informasinya..."
Winona menutup sambungan telepon itu, ia berdiam diri menahan kesal.
"Mario ...!!!kau belum juga belajar dari masalahmu, beraninya kau mengusikku???"
Instagram eunhyeayu90