WINONA'S LIFE

WINONA'S LIFE
episode 64



Winona bergegas berdiri,dan membenahi rambutnya.ia merasa sepertinya sudah sadar akan tindakan gilanya saat ini.


"sepertinya aku sudah gila melakukan hal ini.. sebaiknya kamu pergi lah...."


mario merasa speechless mendengar perkataan Winona, bagaimana bisa Winona telah mengatakan hal itu, padahal dirinya dan Winona baru saja meluapkan isi hati mereka masing-masing.


"kamu berubah lagi??"


"aku terbawa suasana dengan kata-kata manismu... tidak bisakah ini disebut khilaf oleh ku??" ucap Winona tajam


"astaga...kau benar-benar menganggap ini bualannku?? Winona.... kamu sekali-kali ikuti hatimu ... kamu menginginkan ku...dan aku menginginkan mu..."


"kamu memang pantas dinobatkan menjadi aktor papan atas ..akting mu benar-benar luar biasa... sebaiknya simpan bakatmu itu dan tunjukkan saat jadwal syuting prodak ku Minggu depan... cepat lah keluar dari kamar ku!!!"


*Tok


tok


tok*


Winona kemudian mengalihkan pandangan nya dan membuka pintu kamarnya,ia melihat seorang wanita berdiri didepan pintu kamar hotelnya, lengkap sudah semua hal kegilaan nya kali ini.wanitanya Mario sekarang berdiri dihadapan nya.


"Dimana Mario???" ucap Nena sinis


"tenanglah .. Mario sudah menyelesaikan urusannya dengan ku .."


Mario yang merasa sangat kesal dan terpojok dengan situasi tidak mengenakkan, segera keluar dari kamar Winona pergi tanpa memberikan satu kata pun kepada 2 wanita yang saling bersitegang.


Mario berjalan dengan cepat dan menghubungi supir nya untuk menjemput nya di lobby hotel.saat ini dirinya begitu kesal dan tak mood untuk berbicara dengan siapa pun.


Nena yang masih dihadapkan dengan Winona dengan dingin memberikan peringatan kepada wanita yang pernah singgah dihati Mario dang pujaan hatinya.


"seperti nya kenangan masa lalu mu belum selesai hingga kau mengikuti kami kesini..."


"lebih tepatnya Mario yang tidak pernah move on terhadapku...aku sangat kasihan padamu...aku takut kalau Mario hanya menganggap mu sebagai pelampiasan...kau Tahu...Mario masih menginginkan tubuhku... padahal... kita sudah berpisah 5tahun yang lalu...itu berarti..dia begitu menikmati saat-saat bersama ku...jadi... siapa yang lebih hebat saat ini...aku atau dirimu??


nena begitu kesal dengan kalimat ejekan yang tajam dari winona, perempuan yang ada didepan ini benar-benar membuat harga dirinya jatuh, apalagi Mario meninggalkan dirinya begitu saja tanpa kata.


"kau... teruskan lah mengejekku...tapi yang belum kau tau... suara mario saat melenguh kenikmatan bersama ku..itu sudah membuat ku cukup untuk membuktikan jika Mario sangat menikmati permainanku... selamat tinggal masa lalu kekasih ku.. " ucap Nena kemudian dengan sinis meninggalkan kamar Winona.


Winona yang sedari tadi berusaha tegar dan kuat,kini menghembuskan nafasnya kasar.rasa kesal juga emosinya kini tercampur aduk dengan perkataan Nena tadi.bagaimans bisa ia mempercayai perkataan Mario, sedangkan Mario sendiri tidak akan pernah berubah untuk hal itu .


"Mario kamu tetap lah menjadi orang yang tidak pernah berubah...!!!"


keesokan paginya Winona bersiap bekerja, anak-anaknya Marco juga mara juga bersiap untuk oeegi kesekolah mereka,bu Nita haru saja datang untuk membantu cucunya mengemas keperluan disekolah.


"seperti nya tidak ada nek..." ucap marco yang sudah memakai tas punggung nya


"aku juga..." ucap Mara


Winona masih memoleskan beberapa riasan diwajahnya, yang tak luput dari pandangan bu Nita ibu angkatnya


"nona...mama antar mereka dulu ya sayang..."


"oh ... iya ma ..."


"baiklah anak-anak...ayo kita berangkat ke sekolah..." ucap bu Nita yang menggandeng kedua cucu kembarnya


saat tiba di depan pintu terlihat ada Mario yang sudah menunggu dengan masker juga kacamata hitamnya,bu Nita menelisik wajah siapa orang yang ada didepan nya saat ini.


Mario membuka kacamatanya,saat itu bu Nita kaget dan shock


"mario???" ucap bu nita


mara kemudian menghambur kepelukan Mario, " paman tampan....kau datang menemui kami..."


bu Nita sangat shock dengan interaksi mara yang begitu akrab dengan Mario saat ini.apakah terjadi sesuatu yang membuat dirinya tak tahu apa maksud yang terjadi didepannya saat ini.


"aku sengaja menjemput kalian pagi-pagi...aku akan mengantarkan kalian pergi ke sekolah..." ucap Mario dengan ramah.


Marco terlihat menyunggingkan senyuman itu sekilas,tak dipungkiri Marco menyukai cara Mario memperlakukan mereka dengan baik.pandangan buruk yang sempat dipikiran kecilnya kini sudah terbantahkan


"tante... biarkan aku yang mengantarkan mereka..." ucap Mario dengan tulus.


"hm....bb.. bbbbaiklah ...tapi Winona..."


"aku sudah bertemu dengan nya kemarin...dan aku sudah membicarakan tentang mereka... terimakasih karena Tante masih memberikan aku kesempatan.. untuk memberikan nama untuk anak-anakku...." ucap Mario dengan tulus


bu Nita merasa tidak enak dengan tindakan nya yang telah ikut menutupi kehamilan Winona kepada Mario.seburuk apapun mario dan keluarga nya, mereka adalah keluarga kandung dari cucu-cucunya.


"iya.."


Mario menggandeng kedua anak kembar nya dan pergi meninggalkan hotel.


bu Nita kemudian ikut pergi meninggalkan area hotel dengan perasaan lega, karena beban yang selama ini ia pendam tentang cucunya dan juga Mario kini ia serahkan semua kepada Winona dan Mario untuk lebih bertanggung jawab kepada anak-anak mereka.perkembangan psikologi kedua cucunya lebih penting dari apapun.


setelah lama tak bersua...yuk.. jangan lupa vote novel ini dan selalu tersenyum berpikir positif ya....gomawo💪


Instagram eunhyeayu90