WINONA'S LIFE

WINONA'S LIFE
chapter 20



mobil Mario sekarang sudah ada didepan gang rumah Winona, Mario memainkan ponselnya sembari melirik kearah samping jok mobilnya.


Winona sedang tertidur dengan pulas di kursi mobil Mario, entah sudah berapa ia tertidur.tapi saat ini rasa kantuknya kian kembali,ia mencoba membuka matanya dan dirinya menyadari jika saat ini ia berada di mobil Mario, selimut tebal mario yang menyelimuti tubuhnya membuat tubuhnya menghangat.


"maaf..aku ketiduran.."ucap Winona yang merasa dirinya begitu memalukan karena setelah menangis di pelukan Mario sekarang dirinya malah tertidur di mobilnya.Nona sedang menyibak selimut itu dari tubuhnya.


Mario menoleh kearah Winona,ia kemudian menghentikan tangan Winona,ia kemudian menyelimutinya kembali.


winona heran dengan tindakan Mario,mengapa mario malah menyelimuti dirinya lagi.


"jangan pulang ke rumah.."


winona mengerutkan keningnya,ia tak tahu apa maksud dari Mario.


"kenapa??"


"ada segerombolan anak muda di sisi gang... sangat bahaya jika kamu keluar dengan pakaian seperti ini ... menginap lah di apartemen ku.."


Winona melihat kearah depan gang, memang banyak gerombolan laki-laki di depan gang nya.winona juga mengenal beberapa dari mereka, karena ada sebagian dari tetangga rumah nya.


"aku mengenal beberapa dari mereka...jadi kamu jangan khawatir... terimakasih atas tumpangan nya" winona menyibak kan selimut nya dan akan membuka pintu mobil Mario.


Mario kemudian mengunci pintu mobilnya,sontak membuat Winona kaget dan menoleh kearah Mario,


"apa kamu tidak melihat jika mereka membawa minuman keras... kalau mereka hilang kendali dan melakukan sesuatu terhadap mu bagaimana??"


Winona terdiam dan menurut kemauan Mario," baiklah... kita pulang ke apartemen sekarang..."


Mario merasa lega karena Winona menurut padanya, Mario kemudian menghidupkan mesin mobilnya dan berlalu pergi menjauh dari gang rumah Winona.


...****************...


pak Andreas saat ini berada di balkon rumahnya,ia sedang melihat langit dan menghirup udara malam yang kian dingin.


"sayang .. kenapa kamu belum tidur...ini sudah hampir pagi...",ucap Bu Reva dengan langkah kaki yang mendekat


"aku sedang mengingat Candra..."


"aku hanya memikirkan... bagaimana bisa Candra mengkhianati persahabatan yang sudah terjalin begitu lama hanya karena uang..."


"sayang ... semua orang bisa saja menjadi berubah karena mereka memiliki sifat serakah...aku rasa pada saat itu temanmu dalam fase itu..."


"... hidup mati seseorang bukan karena kita sebagai manusia... karena garis takdir yang membawa mereka mati...jadi stop selalu merasa bersalah!!!" ucap bu reva kembali


"aku juga mencoba berpikir seperti itu...ahh.. sudah lah..."


"kata asisten Tommy...temanmu itu memiliki seorang putri... dimana ia berada??"


"aku juga belum tau... Tommy sedang menyelidikinya..."


"kenapa anak itu tidak mati saja sekalian bersama kedua orangtuanya... benar-benar merepotkan!!! keluarga serakah!!! dasar pencuri!!!bisa tidak bisa kita harus bertemu dengan anak itu... kita harus tanya kan...dimana orang tuanya menyembunyikan hasil curian uang yang seharusnya menjadi milik kita!!!"


"kau baru saja menenangkan aku...tapi sekarang kau malah yang menghidupkan kobaran api padaku!!" kesal pak Andreas


"aku sebal jika membahas keluarga Candra Solomon... mereka begitu licik!!!"


"kita juga salah... karena mencuri file bisnis mereka...."


"sayang ... kita tidak salah.. partner bisnis kita melihat kalau perencanaan yang kamu buat lebih menarik dibanding Candra Solomon... mereka saja yang tak terima dengan kenyataan...!!!"Bu Reva semakin kesal dengan ucapan suaminya yang gampang sekali plin plan


"tapi sebenarnya kan projects sudah di kerjakan oleh Candra..tapi kita..."


"apa??? sekarang kamu mau menyerahkan diri ke kepolisian....?? mengakui jika kamu telah mencuri file milik mereka dan juga merencanakan pembunuhan mereka...??dan kamu juga telah mengambil semua aset mereka yang tersisa??? begitu???hah...aku tidak habis pikir... mereka mencuri uang hasil projects itu dan membawanya kabur entah kemana...aset mereka yang tersisa, tak sebanding dengan keuntungan dari projects itu yang mereka sembunyikan!!"


"sudahlah... sekarang kita tidur saja..." ucap Bu Reva pergi meninggalkan suaminya.


pak Andreas terdiam dengan yang bicarakan isterinya,pak Andreas kemudian beralih pergi ke kamar ,tapi sebelum sampai ranjang nya ia melihat kotak hadiah berbentuk persegi panjang pemberian Winona,


pak Andreas membuka dan melihat bolpoin itu,dia tersenyum melihat bolpoin unik itu.warna gold mendominasi dengan sentuhan tulisan dengan bahasa Yunani kuno itu membuat pak Andreas tersenyum melihatnya.


Instagram eunhyeayu90