
"apa maksudmu membeli saham perusahaan ayahku???!!!"tanya Mario dengan raut mata tajamnya
Darren tersenyum ia kemudian berjalan melangkah kearah Mario saat ini,dia kemudian menepuk pelan pundak Mario,
"Mario.. Mario...ini adalah bisnis, bagaimana bisa kau mencurigai aku... seseorang telah menjual nya kepada ku... terus aku hanya bisa apa???aku juga tertarik dengan bisnis fantasi Mart...lagi pula aku hanya membeli saham 2% dari fantasi Mart... karena harga nya masih sangat mahal bagiku.."
Mario menyingkirkan tangan darren dari pundak nya, "aku berharap kau tidak serakah dengan mengambil keuntungan lebih dari skandal ini...."
"hey... kenapa kamu menganggap ku orang jahat...aku adalah orang yang membuat mu sukses seperti sekarang... bagaimana bisa aku akan membuat mu jatuh juga...aaahh...kau ini benar-benar tidak tahu terima kasih.." ucap Darren yang saat ini begitu kesal dengan tuduhan Mario.
Mario terdiam,ia kemudian menanyakan sesuatu kepada Darren.
"aku ingin menanyakan sesuatu kepada mu.."
"apa???" jawab Darren yang sangat malas menanggapi Mario
"Winona...apa dia benar sepupu mu .."
Darren menoleh kearah Mario, "Iya?!! kenapa???"
"kenapa kalian tidak sama?? maksud ku ... kehidupan Winona berbanding terbalik dengan kehidupan mu...?"
Darren menghela nafasnya kasar, sebenarnya dia tidak ingin membohongi Mario saat ini,tapi demi impian dan ambisinya yang menginginkan fantasi Mart jatuh ke tangan nya,ia harus bisa sandiwara sebaik mungkin
" apa aku harus menceritakan masalah keluarga ku kepada mu??kau pasti tau kita dilahirkan dirahim yang berbeda dan di orang tua yang berbeda ... masalah keluarga Winona itu bukan urusan ku .. bibiku orang nya keras dalam mendidik anaknya, Winona adalah gadis yang keras kepala dan susah diatur..maka dari itu ia memutuskan untuk hidup mandiri dan menjauh dari orang tuanya!!! selebihnya aku tidak tah problem apa antara Winona dan bibi pamanku..."
Mario meresapi setiap penjelasan yang diberikan oleh Darren,itu sangat masuk akal.diusia seperti Winona memang hal lumrah melakukan hal nekat seperti pergi dari rumah.
"ada apa kau menanyakan sepupuku itu??"tanya Darren
"aku akan menikahinya..."
Darren mendelik kaget,ia tak salah dengar kah Mario memutuskan melepas masa lajangnya kepada seorang Winona? Winona memang memiliki daya tarik sihir dalam dirinya, siapa pun yang berdekatan dengan nya akan mampu bertindak diluar nalar, seperti dirinya saat ini yang rela berbohong dengan Mario yang notabene nya teman sekaligus partner bekerja nya yang sudah lama.
"ap...apa kau benar-benar serius dengan ucapan mu?? kau tau...ini akan menimbulkan efek kehebohan nantinya..belum reda kasus yang menjerat ayahmu .tapi kau sudah memberikan skandal baru lagi?"
"aku hanya berharap... masalah ayahku cepat berakhir.. tapi sepertinya itu tidaklah mudah...tapi dengan berita bahagia yang aku kabarkan... setidaknya membuat pemberitaan ayahku meredup"
"hmmm... tidak masalah..kau bisa menikahi sepupuku," ucap Darren
"lusa...lusa aku akan datang menemui paman dan bibi mu . tolong sampaikan itu kepada mereka..."
"baiklah..." ucap Mario melenggang pergi meninggalkan ruang kerja
Darren menghela nafasnya lega, berhadapan dengan Mario dengan membentengi kebohongan membuat dirinya merasa sesak
"Winona memang gadis luar biasa... Mario...dan saham dari fantasi mart yang baru kubeli membuat diriku percaya bahwa ia bukan gadis Biasa..."
...****************...
dirumahnya pak Andreas sedang beristirahat ,menyandarkan tubuhnya di sofa ruang tengah.Bu Reva berjalan menghampiri suaminya itu dengan membawa potongan buah apel,sejak 2 hari lalu pak Andreas sudah pulang kerumahnya.kondisi pak Andreas semakin membaik dan itu membuat kelegaan di keluarganya.
pak andreas membuka mulutnya dan memakan potongan buah apel .
"sayang...apa kita harus menikahkan anak kita dengan gadis itu???ini tidak baik ... gadis itu licik sayang..."
"kamu belum mengenal Winona dengan baik,dia itu hanya gadis yang polos ..."
Bu Reva cemberut dengan penilaian pak Andreas, "kita baru mengenal nya..mana bisa ayah menyimpulkan hal itu"
"apa aku tidak menyelidiki nya dan berdiam diri...aku sudah melakukan nya sayang...di sepupunya Darren pemilik star entertainment..agensi Mario bernaung... mereka dari keluarga kaya dan bermartabat,jadi kamu tidak usah khawatir dengan kehidupan sosial gadis itu ."
bu Reva mendengar nya sedikit lega,tapi entah mengapa hatinya masih tidaklah begitu tenang.obrolan meraka berakhir karena pak Surya menerima telepon dari seseorang di kantornya.
Winona berada bersama satu mobil dengan Mario,saat ini mario mengantarkan Winona kerumah yang sebenarnya,dalam kutip rumah Winona,hati Winona begitu gugup bagaimana tidak Winona harus berakting kembali dengan orang baru yang ia kenal.
mobil itu berhenti disalah satu rumah berlantai tiga dikawasan perumahan elite di pusat kota, Winona mengedarkan pandangannya di rumah yang baru ia temui itu . kesan pertama yang ia simpulkan adalah ia tidak salah memilih Darren sebagai partner kerjasama,Darren memilih kan sebuah keluarga untuk dirinya yang seperti bak cerita dongeng.
"ayo kita masuk,..." ucap Mario yang saat ini sudah masuk dalam halaman rumah itu.
"baiklah..." ucap Winona
kedua pasangan itu berjalan dan menuju pintu, seorang asisten rumah tangga menghampiri mereka,
"nona Winona...anda sudah pulang...ibu anda pasti senang...," ucap asisten rumah tangga itu
Winona begitu kaget, bagaimana bisa asisten rumah tangga yang baru ia temui ini sangat begitu pandai berakting,ia seolah olah sangat mengenal dirinya lama.
"iya .... mama mana bi"
asisten rumah tangga itu segera masuk kedalam dan memanggil sang empunya rumah.
Mario memandang Winona yang terlihat sekali wajah nya yang sangat gugup,
"tenanglah...ada aku di sini...ibumu tidak akan mencakar mu....",
celetukan dari Mario membuat Winona menoleh kearah Mario yang saat ini tampak santai dengan ejekannya, Winona berdelik kesal dengan candaan itu.
seorang wanita cantik paruh baya menghampiri mario dan juga Winona,mata wanita itu berbinar ,ia segera menuju Mario dan memeluk nya.mario sempat kaget,dan pasrah akan tindakan wanita itu,
"waahh..kamu lebih tampan dari yang di televisi..."
Mario melepaskan pelukannya,dia tersenyum mendengar pujian itu.winona memalingkan wajahnya dan merasa dirinya begitu geli mendengar nya, bagaimana bisa Darren memiliki bibi yang begitu konyol seperti ini.
bibi Darren menoleh ke arah winona,raut wajahnya berubah sendu,ia melihat gadis cantik didepannya ini.ia tak tahu rencana keponakannya Darren membuat skenario ini,tapi karena Mario yang menjadi bakal calon mantu pura-pura nya ia mampu menerima apapun permintaan Darren.
"kamu ..!!! kenapa kamu baru kembali??" tanya wanita paruh baya itu yang lebih dikenal dengan bu Nita
Winona memandang orang tua pura-pura nya, hatinya begitu kalut,apa ia harus bertindak sejauh ini, dengan melibatkan banyak orang untuk meraih yang ia inginkan.
Instagram eunhyeayu90