
Mario melesatkan kendaraannya menuju perusahaan ayahnya, setelah mendengar kabar jika mengalami gosip jika terlibat dalam pembunuhan berencana oleh Candra solomon Mario yang merasa tak tenang pun menghampiri ayahnya,
mario berjalan cepat menuju ruang ayahnya, tanpa memberikan sikap ramah kepada para pegawai yang sibuk memberikan hormat kepadanya,
"dimana ayahku...?" tanya Mario kepada Tommy
"Tuan sedang berada di rumah sakit... beliau mengalami sesak nafas ketika berita itu mencuat"
Mario menggela nafas kasarnya, "apa yang terjadi dengan perusahaan terkait berita ini??"
"harga saham turun 15%... karena ini hanya rumor,tapii jika ini terbukti ..saya rasa akan mengalami failed.."
"itu sudah pasti... perusahaan mana yang mau bekerja sama dengan perusahaan pembunuh!!! mereka pasti akan mencari citra baik bagi perusahaan mereka masing-masing "
"baru semalam berita tentang ulang tahun perusahaan...tapi sekarang terjadi rumor seperti ini .. mungkin saja...ini karena anak dari Candra Solomon yang tak bisa diam mendengar orang tuanya dibuka aibnya..."
Mario menoleh kearah Tommy,dahinya berkerut "itu bisa jadi...tapi kita tidak tahu dimana gadis itu... berada..."
"yang saya takutkan jika anak dari candra Solomon berbuat nekad dan mengambil aset perusahaan dengan bantuan orang lain... melihat berita ini.. tidak mungkin jika ia bekerja sendirian..tak ada media yang mampu memberitakan keburukan dari Andreas group.mengingat Andreas group adalah perusahaan ternama di negara ini yang sangat berpengaruh.."
Mario terlihat sangat prihatin jika itu terjadi,dia tak akan bisa membayangkan ayahnya akan jatuh terpuruk, begitu pun juga ibu dan adiknya.
"cari tau tentang gadis itu secepatnya..."perintah Mario
"saya usahakan..."
...****************...
Winona bertemu dengan Darren dan juga dua orang pria berpakaian jas formal di salah satu ruang VVIP restauran ternama di pusat ibukota, Darren mengumbar senyum sedari tadi.sedangkan dua orang pria itu sedang sibuk menandatangani beberapa dokumen yang tercetak rapi.
"berkat dirimu...aku memiliki 2%saham dari fantasi mart..."bisik Darren
Winona terdiam ia tidak berekspresi apapun, matanya melihat kearah pria berjas yang ada didepannya.
"saya akan membantu anda sampai mendapatkan keseluruhan dari fantasi mart..tapi tetap lindungi privasi ku.."ucap Winona dengan nada datar dan dinginnya
"jangan khawatir...aku baru saja menyuruh anak buah ku mengubahnya menjadi akta kelahiran dari keluarga ku..."
Winona menoleh kearah Darren, melihat ada mata keserakahan di dalam diri Darren membuat winona begitu kesal.ini memang tak mudah tapi ia sudah menjanjikan kepada Darren.
"buatlah aku menjadi istri Mario" ucap Winona dingin
"...aku tidak bisa bekerja diluar dari ruang lingkup keluarga mereka... fantasi mart adalah anak perusahaan mereka yang sangat dibanggakan...jadi mereka tidak akan melepaskannya begitu saja"
Darren mengangguk mengiyakan,alis matanya terangkat ketika ucapan terakhir dari Winona.bagaimana bisa Winona memiliki kecerdasan seperti ini,apa Winona sebelum nya memiliki masa lalu dengan keluarga Andreas?itu tidak mungkin, karena winona hanya lah gadis biasa yang mungkin sangat menginginkan tahta dan ambisi masuk kedalam ruang lingkup orang kaya.batin Darren
"aku akan membantu..."ucap Darren yakin
Winona merasa sesak menahan kegundahan hatinya,disatu sisi ia tak ingin melakukan sejauh ini untuk bisa masuk kedalam keluarga Andreas,tapi disisi lain ia harus melakukan nya karena tidak mungkin dengan berdiam diri ditempat seperti ini akan membuahkan hasil yang maksimal.
di rumah sakit kini berada,pak Andreas sedang tertidur, Bu Reva sedang memijat kepalanya yang pusing akibat rumor yang beredar, apalagi mereka memiliki bukti tentang percobaan pembunuhan.
"aku begitu shock...ada rumor seperti ini bu...ini tidak benar kan??" tanya Irene
"jelas ini tidak benar Irene..ayahmu bukan orang seperti itu..ini belum ada bukti yang kuat . mereka hanya berasumsi...aku akan menuntut orang yang memberikan rumor tidak berdasar seperti ini!!" geram bu Reva
"tapi ... mereka mengantungi bukti kuat..."
"kamu jangan terpengaruh... mereka hanya menggertak!!! tidak akan ada bukti yang mereka tunjukkan!!!kamu tidak usah khawatir... disaat seperti ini .... kakakmu tidak ada empati nya sama sekali..."keluh Bu Reva
"bagaimana keadaan ayah ..", ucap mario yang baru masuk kedalam kamar
Bu Reva dan Irene kaget dengan kedatangan mario yang secara tiba-tiba.
"ayah mu mengalami serangan jantung... dengan musibah seperti ini apa kamu masih ingin dengan keegoisan mu untuk tidak membantu ayahmuvdi perusahaan!!!" marah bu Reva
irene hanya bisa menangis dalam diam, Mario menatap adiknya yang tak tahu menahu persoalan dengan iba.
"aku akan membantu ayah di perusahaan...", ujar Mario
Instagram eunhyeayu90