
Winona berada di apartemennya sedang membersihkan piring kotor yang ada di meja makan setelah bersantap maka malam dengan kedua buah hatinya kini sang kedua buah sedang berada di kamar mereka untuk belajar.
meski setiap pagi seorang asisten rumah tangga akan membersihkan apartemen nya, Winona tidak membebankan itu semua , karena ia tidak mau melihat rumah nya kotor.
bunyi bel apartemen nya berbunyi,itu menandakan ada seseorang telah datang berkunjung, Winona yang masih mengenakan celemeknya lalu berjalan menuju interkom depan pintu apartemen nya,ia melihat sosok yang sangat ia kenal, pakaian kaos putih juga jeans hitas dan memakai sepatu kets berwarna putih,juga kacamata hitamnya sapa lagi kalo bukan Mario.
Winona sangat tak ingin bertemu dengan Mario tapi mau tidak mau winona membuka kan pintu nya,
pintu terbuka Mario shock lihat Winona yang biasa memakai pakaian high class perfect dan berdandan cantik kini hanya memakai kaos kebesaran dan juga hotpants jeans, rambutnya ia ikat asal.mario dibuat terkesima dengan penampilan Winona, celemek yang masih menempel terlihat begitu seksi Dimatanya,gaya wanita rumahan seperti ini lah yang membuat Mario begitu terpanah.mario senyum kikuk,dia berasa pulang kerumahnya dan disambut istri.
Winona menelisik wajah aneh dari Mario, apakah Winona kemudian melihat celemek nya masih ia kenakan dan ia kemudian buru-buru melepaskan,ia tahu jika mario akan mengejek penampilannya,
"jangan dilepas ..!!!" cegah Mario
Winona mengerutkan keningnya,ia bingung apa maksud mario berbicara seperti itu.
"kau tampak cantik memakai itu...aku seperti pulang ke rumah dan disambut seorang istri "
entah mengapa Winona Merasa berbunga dengan gombalan yang diucapkan Mario.tapi ia berusaha sadar,jika itu bukanlah gombalan malah sebuah ejekan.
"anak-anak berada dikamar... segera temui mereka dan cepat pergi..." ucap Winona kemudian melangkah kembali ke dapur.
Mario tersenyum simpul dengan kekesalan Winona, mungkin Winona mengira jika dirinya terlihat seperti mengejek,tapi dirinya benar sangat kagum dan senang dengan Winona yang seperti ini.
setelah satu jam berada di kamar, Mario kemudian keluar dari kamar anak-anaknya.dia mencari keberadaan Winona,mario melihat Winona berada di ruang tengah dengan duduk beralaskan karpet tebal juga memakai kacamata dengan menghadap laptop,disamping laptop ada secangkir kopi juga dua toples camilan.pakaian Winona masih seperti tadi, mario melihat Winona begitu imut seperti anak yang duduk di bangku SMA.tidak seperti ibu-ibu beranak dua.
Mario berjalan menghampiri Winona dan duduk di sofa, "anak-anak sudah tidur...."
"kau bisa pulang sekarang... karena setelah ini aku akan beristirahat..." ucap Winona yang masih menghadap laptopnya
"besok weekend..aku akan mengajak anak-anak keluar..."
Winona menoleh kearah mario dengan sinis dan dingin "aku tak akan mengijinkan...!!!"
"tanpa ijinmu... aku akan membawa mereka!!!"
Mario melirik map itu sekilas ia kemudian melihat kembali raut wajah Winona yang datar.
"kau yakin akan melakukan ini...???"
"aku tidak tahan melihat mu menemui anak ku sesuka hatimu....aku memiliki privasi..aku merasa ketika kau menemui anak-anak kau dengan sengaja mengusik ku...!!"
"kau merasa seperti itu karena dirimu juga memiliki perasaan yang sama dengan ku.. yaitu...kau menyukaiku..."
"kau selalu halusinasi seperti ini... sadarlah Mario..aku adalah Winona.. Winona yang dulu dan sekarang.. tetap lah sama ..!!!"
Mario melihat kearah Winona yang menurut nya sepertinya tidak baik-baik saja.
"kamu sakit tapi meminum kopi dengan gelas sebesar itu??" ucap Mario yang merasa Winona ketika dilihat-lihat raut wajahnya terlihat pucat.
"jangan mengalihkan pembicaraan...aku baik-baik saja!!! bawa surat somasi ini dan mari kita bertemu di pengadilan!!" ucap Winona kemudian berdiri tegak menuju pintu dan membukanya
"cepat pulang dari apartemen ku!!!" usir nona
Mario berjalan menghampiri Winona yang sudah diambang pintu, "aku tidak perlu membawa surat somasi itu...aku akan memperjuangkan anak-anak saat dipengadilan nanti!!!" ucap Mario yang berjalan pergi
Winona merasa kepalanya begitu pusing dan berputar,ia kemudian pingsan.
brukkk
Mario yang berjalan belum jauh dari pintu apartemen Winona mendengar suara seperti seseorang jatuh, Mario kemudian menoleh dan mendapati pintu apartemen Winona yang belum tertutup, Mario kemudian berbalik dan menuju hunian Winona,dia kaget karena yang jatuh itu adalah Winona yang saat ini tidak sadarkan diri di depan pintu apartemennya.
"Nona...!!!nona!!! Winona!!!bangun nona!!!" teriak Mario
gengs ..winona pingsan 🥺sakit apa ya Winona gengs...iihh..jadi kepikiran othor deh...😔🥲 jangan lupa like juga vote ya.. jangan lupa juga masukin ke daftar novel favorit kalian... terimakasih ê³ ë§™ìŠµë‹ˆë‹¤
Instagram eunhyeayu90