
Winona saat ini berada didalam mobil yang sama dengan Mario, setelah melakukan wawancara bersama para juru warta.mereka kemudian berjalan memasuki mobil jemputan dari agensi.
Mario melihat kearah Winona yang kembali diam dengan wajah datarnya,
"ini untukmu..."
Mario memberikan paper bag kecil kepangkuan Winona,
"apa ini" tanya Winona
"ponsel... waktu itu kamu menginginkan ponsel yang sama dengan milikku kan...??"
Winona kembali teringat saat waktu ia mengotak-atik ponsel Mario,dan saat itu ia hampir saja ketahuan yang membuat ia berbohong jika ia menginginkan ponsel seperti Mario
"tidak usah...ini terlalu mahal untuk ku .."
"terimalah...ini hadiah dariku..."
Winona yang tak ingin berdebat kemudian mengambilnya, Mario masih melihat ekspresi Winona yang masih dengan pandangan datarnya.
"kemarin...aku tidak melakukannya."ucap Mario
Winona menoleh kearah Mario, "maksud mu??"
Mario seperti enggan menjelaskan, kemudian ia memalingkan wajahnya.
"lupakanlah "
Winona menoleh kearah Mario yang tampak memikirkan sesuatu.
setibanya di kantor agensi,Mario segera menuju kearah ruangannya di ikuti oleh Winona.raut wajahnya tak menyiratkan kelelahan sama sekali.berbeda dengan Winona yang tampak lelah terukir.
"kau sudah datang, syukurlah.. ayo-ayo.. segera kalian lakukan!!!...", perintah Tika kepada make up artist dan juga stylish rambut Mario.
Mario kemudian duduk,dan para tim Mario segera melakukan tugasnya masing-masing.
Winona menaruh tas disamping,ia hendak duduk tapi di tarik tangannya oleh Tika,
Tika membawanya ke suatu tempat yang agak sepi.
"kalian dari mana lama sekali!!! hampir saja telat.. konferensi pers akan segera mulai..." ucap Tika dengan sedikit menunjukkan emosinya.
"tadi di bandara... Mario melakukan sedikit wawancara... jadi kami kehilangan waktu saat itu.."
Tika terlihat geram dan kemudian menetralkan emosinya.
"bagaimana di Thailand.... Mario sudah cukup bersenang-senangnya??"
"sepertinya..."
"kalau Mario tidak cukup puas..dia akan melakukan perjalanan lagi .. padahal pekerjaan sudah menggunung seperti ini,"jelas Tika dengan geram
"apa Mario sering melakukan hal itu...??"tanya Winona
Tika melirik tajam kearah Winona,ia kemudian memicingkan matanya
"hey...!!! apa kamu pikir kita hidup dimana??? kita hidup di dunia entertainment ibu kota...ini hal yang lumrah untuk dilakukan kepada aktor terkenal yang tak memiliki kekasih!!!apa menurutmu seorang aktor tak memiliki titik jenuh karena seharian bekerja tanpa jeda seperti Mario?? Mario pria normal... dia memerlukan seorang wanita untuk melayaninya "
"kenapa Mario tidak mencari istri dan menikahinya..?"
Tika menganga shock dengan ucapan Winona,gadis di depannya ini antara mengejek mario atau prihatin dengan gaya hidup mario??Tika sampai harus ekstra sabar menghadapi Winona yang tampak kelihatan seperti es batu berwajah datar
"astaga...kau ini...!!! Mario bukannya tidak laku... aktor terkenal dan termahal seperti Mario,ia tidak akan sembarangan mencari istri... apalagi keluarga Mario dari orang terpandang di kota ini... kalau tidak ada skandal seperti kemarin...aku juga tidak akan menyetujui dirimu menjadi kekasih pura-puranya Mario... karena Mario pantas mendapatkan kekasih yang lebih cantik darimu!!!sudah.. kembali sana!!!" ucap Tika kesal
"gadis itu benar-benar... kalau saja dia bukan sepupu jauh pak Darren...aku sudah mendepaknya...aahhh.. bagaimana bisa pak Darren diam-diam memasukkan anggota keluarganya di perusahaan ini... Untung saja aku masih wajar dalam menegurnya!!!"
...****************...
Winona berdiam diri di pojokan dengan memegang ponsel baru yang dibelikan Mario.ia tak pernah melihat ponsel sebagus ini, karena selama hampir 10 tahun ia selalu hidup dalam kemiskinan.
Winona melihat sekitar banyak orang berseliweran kesana kemari melakukan pekerjaan mereka, setelah melakukan jumpa pers dalam film terbarunya.mario kini sudah berganti Lokasi berada di studio foto untuk menjadi brand ambassador produk pakaian branded dari Paris
Winona memandang mario dari jauh,ia kini begitu lelah, padahal dia tidak melakukan hal apapun.sedangkan Mario,sejak kedatangannya sore hari dan sampai pukul 12 malam atau hampir berganti hari ia masih tetap terlihat terjaga,wajah tampannya tak terlihat kelelahan,dia juga selalu melebarkan senyumnya di setiap pose-pose yang ia tampilkan.
Mario melihat keadaan Winona dari jauh, wanita yang penuh misteri seperti Winona tampak terkantuk-kantuk dengan kepala yang sedikit menyamping mencari sandaran untuk kepalanya.
"stop...!!!" teriak mario kepada Mario
"ada apa..."tanya seorang fotografer kepada Mario
"beri aku istirahat 5 menit...aku ingin minum!!!"
"oke!!! "istirahat 5 menit!!!" ucap fotografer kepada kru-kru nya
"baik!!!" ucap serempak kru pemotretan itu.
mario melangkah berjalan kearah Winona,ia kemudian sedikit membungkuk dan melihat kewajah Winona,mario tersenyum.
"bagaimana bisa aku bermain-main dengan gadis yang masih berusia 19 tahun ..."ucap Mario sedikit geli mengingat winona yang masih sangat muda.
Winona yang tak bisa menahan kantuk dan lelahnya langsung jatuh tidur menyamping, Untung saja Mario sigap menangkapnya.
Winona masih tidak menyadari jika tubuhnya sudah dalam pelukan Mario,ia semakin nyaman dalam dekapan Mario.
mario kemudian menggendong dan membawa ke mobil,dia juga memberikan selimut dan juga menghidupkan Ac nya .
Mario memandangi wajah teduh Winona dikala tidur,ada rasa yang tak tersirat dibenaknya,
"apa yang selama ini kamu sembunyikan dariku,Winona??" ucap Mario lirih
Mario sangat mengetahui perilaku itu nyata ataupun tidak, ketika dia melihat Winona,dia merasa Winona menutup topeng diwajahnya dengan raut wajah yang dingin dan datar.Mario terlalu pintar untuk menilai, karena dia adalah seorang aktor yang sangat ahli dalam berbagai akting yang diperankannya.
...****************...
keesokan harinya Winona menggeliat di sebuah ranjang yang begitu luas dan kasur yang sangat empuk.udara AC yang dingin menambah dirinya tak mampu untuk keluar dari selimut tebal yang menggulung tubuhnya.
"ya tuhan...aku nyaman tidur seperti ini... tolong jangan bangunkan aku...aku lelah..."ucap Winona dalam gumamannya
sebuah tangan kekar melingkar di perutnya,tangan itu menarik tubuh winona dan membalik kearah mendekat menempel ditubuh sang pemilik tangan.
Winona yang merasa ada pergerakan yang bukan berasal dari anggota tubuhnya langsung terkesiap membuka matanya,
pandangan pertama yang ia lihat adalah dada telanjang yang memiliki kulit putih dan berotot.
Winona mengadah keatas,ia melihat wajah Mario yang teramat tampan saat ini, Winona kemudian membeku ia sadar apa yang saat ini ia hadapi
Winona mencoba melepaskan diri dari pelukan Mario,tapi dengan sigap Mario menarik nya kembali ke dalam pelukannya, sontak membuat mata winona melotot
"apa kamu nyaman tidur di sini??" ucap Mario dengan suara seraknya
Winona menguasai dirinya dan tampak mengatur nafas gugupnya agar tak terbaca oleh Mario,
"apa aku boleh tidur disini ??" ucap Winona dengan wajah datarnya
Instagram eunhyeayu90