
"kau sudah lama menunggu ku??? " ucap Winona dengan duduk berhadapan dengan sang pria.
"tidak...aku juga baru datang" ucap Tommy
iya laki-laki itu adalah Tommy, asisten pribadi pak Andreas atau orang kepercayaan keluarga andreas.Tommy adalah pria yang membantu Winona selama ini.
"apa Irene tidak akan mencarimu???"
"aku sudah bilang kepada nya jika aku memiliki urusan dengan seorang teman..."
Winona terdiam dengan kata 'teman' yang disematkan kepada nya.tidak dipungkiri, Winona sebenarnya memiliki ketertarikan kepada Tommy sejak dulu.winona yang dulu kesepian dan tak memiliki teman untuk bertukar pikiran, setelah berkenalan dengan Tommy dirinya sering bergantung dengan tommy,disaat itulah ia tidak bisa jauh dari Tommy.
"kau menikmati pernikahan mu...."
"apa kamu sedang mengejek ku??"
"kau tampak lebih cantik setelah menikah...apa kalian sudah......"ucap Tommy menggantung kan kalimat nya.
Winona tampak murung dengan pertanyaan Tommy, bagaimana bisa ia menyukai Tommy tapi jiwa dan tubuhnya ia serahkan kepada Mario,apa ia begitu tidak tahu malunya.
Winona mengalihkan pertanyaan nya dengan meminum air yang tersedia, "apa kau akan percaya aku bisa lolos tanpa dia menyentuhku...??kau tahu betul kan Mario seperti apa ..."
Tommy tersenyum dengan jawaban Winona,dia selalu terhibur dengan sikap polos Winona, Tommy selalu menyayangi Nona dengan tulus hanya sebatas sebagai seorang adik tidak lebih dari itu, ketika Winona mengungkapkan ketertarikan nya kepada dirinya, Tommy sedikit kaget.dia berusaha untuk memberikan pengertian jika menyayangi seseorang tak selalu menjadi kekasihnya.winona sedikit kecewa,tapi ia tak putus semangat dan selalu mencari perhatian kepadanya.
dan disaat menjelang pernikahan Winona dan Mario, Tommy memberikan dukungan untuk nona agar mencoba membuka hatinya terlebih dahulu dengan seseorang selain dirinya,dia percaya perasaan Winona kepada dirinya Hanya sebatas seorang teman dan seorang kakak.
tapi sampai saat ini, Winona belum menyadari itu semua,ia tetap akan selalu menyukai Tommy yang dewasa juga baik hati.
"Mario sebenarnya pria yang baik...cuman dia belum mengenal wanita yang bisa merubah dirinya...jadi jangan terlalu terbebani dengan pernikahan ini..."
"apa kau ingin sekali aku bersama dengan Mario selama nya???kau tahu betapa sakit nya aku ketika tubuh ku disentuh oleh orang yang begitu tak punya hati nurani seperti dia....dia pernah mengabaikan ku dan ayahku yang sekarat saat itu ..dia tidak menolong ku ..dia meninggalkan ku..seorang anak kecil yang masih berusia 9 tahun ditengah hutan,dia orang yang jahat!!!" ucap Winona yang mulai terbawa emosi.
Tommy memegang tangan Winona untuk memberikan ketenangan,dia tahu perasaan dendam Winona begitu tinggi,dia sangat kasihan melihat psikologi Winona yang harus menerima ketidakadilan diusianya yang masih kecil.
"maafkan aku...aku hanya ingin kamu bahagia nona..."
Winona meneteskan air matanya,ia begitu sangat terpancar emosinya ketika mengingat perjalanan nya saat masih kecil.
"baiklah....itu urusan mu...aku akan selalu mendukung mu..."
di rumah keluarga Andreas, Bu Reva sedang menerima informasi jika Winona telah mewakili rapat penting dengan dewan direksi kemarin saat dikantor,ia terburu-buru ke ruang kerja suaminya untuk meminta penjelasan.
"sayang...!!!apa kau sudah tidak punya akal sehat??? kenapa gadis licik itu bisa masuk kedalam perusahaan dan menangani rapat penting itu!!!!" ucap bu reva yang diliputi rasa kekesalan yang mendalam
"apa ada yang salah?? dia gadis yang pintar...dia berhasil menjalankan rapat penting itu ... banyak dewan direksi menyukai ide-ide brilian yang di keluarkan oleh Winona..."
"ada Irene....dia lulusan terbaik di Australia kenapa kau malah mempercayakan rapat ini kepada gadis yang tak memiliki akademik yang tinggi...ia hanya tamatan Sekolah menengah...ia tak tahu apa-apa..."
"kau jangan berbicara seperti itu ..dia bisa saja melanjutkan studinya jika Mario mengijinkan.... Winona dari keluarga terpandang... orang tuanya bukan orang sembarangan...kau jangan meremehkan dia!!!! buktinya... Irene menyukai Winona saat melakukan rapat itu... sepertinya didikan bisnis dari kecil oleh orang tuanya sudah di sematkan pada gadis itu...!!"
"aku tak menyangka jika kau begitu mendewakan gadis licik itu...!!!!"
"sayang ... percayalah. Winona adalah gadis yang baik...."
Bu Reva semakin kesal ketika suami menyakinkan mengenai Winona, jika tuduhan itu salah.
"perusahaan itu... sampai kapanpun aku tidak akan biarkan seseorang mengambilnya....mario atau irene adalah penerus perusahaan itu ...bukan Winona!!!" ucap bu reva dengan nada berteriak.
"kau tahu ....jika perusahaan kita adalah perusahaan angin???" ucap pak Andreas menerawang
bu reva mengerutkan keningnya, "pe.. pe.. perusahaan angin??? maksud mu???"
"perusahaan yang ku bangun dan kebanggaan ku.... tidak memiliki pondasi .jadi suatu saat bisa saja perusahaan ini hancur tanpa harus mengalami kerugian "
bu reva menganga tak percaya, bagaimana bisa suami nya berbicara seperti itu.bu Reva seakan jatuh ke jurang, tubuhnya remuk dan juga tak berdaya.
"ap... apa.. yang kau bicarakan...ssssayaang..."
nahloh.... Bu Reva.... gimana nihhh ... kaget kannn???
Instagram eunhyeayu90