
di apartemen Mario,winona merasa gugup, karena ia merasa sedang menawarkan daging di kandang singa.sebelumnya ia memiliki nyali jika suatu saat nanti akan terjadi sesuatu padanya.tapi sekarang ia tidak menjamin apa yang terjadi nanti, nyalinya sudah menciut.
"aku akan tidur di sofa...kamu bisa tidur dikamar ku..."
"tidak..!! sebaiknya kamu yang tidur dikamar..aku akan tidur di sofa.." sanggah Winona
"ayolah..tinggal tidur saja.. jangan meributkan hal sepele ..." ucap Mario yang merasa kesal.
tiba-tiba ponsel yang digenggam Winona bergetar, nomor tidak dikenal menghubunginya.winona terlihat panik menatap mario.
mario melihat kepanikan diwajah Winona dan meneliti sisi wajah Winona yang menunjukkan keterkejutannya,tak tahu mengapa emosi Mario tersulut, karena Winona seakan menyembunyikan sesuatu darinya
"angkatlah..." perintah Mario
"aku akan tidur di dalam..." ucap Winona sambil berjalan menuju kamar Mario
Mario menarik tangan Winona, sontak tubuh Winona berbalik dan masuk kedalam pelukan Mario,
Mario tiba-tiba melayangkan ciuman panas di bibir Winona, ******* dengan brutal dan memaksa masuk kedalam rongga mulutnya, Winona hanya bisa kaget dan tidak bisa melawan ataupun membalasnya,ia begitu shock mendapatkan serangan dari Mario secara tiba-tiba.
Mario menikmatinya meski tak ada balasan dari Winona,tapi dia kemudian melepaskannya.mario melihat kearah Winona yang mencoba mencari keberadaan oksigen, karena serangan mendadak dari Mario membuat dirinya tak bisa bernafas dengan baik.
"apa kamu sudah gila!!!dasar mesum,!!!" ucap kesal Winona yang berjalan melangkah ke kamar mario.
pintu mario ditutup secara kasar dengan meninggalkan bunyi pintu yang keras.
brakkkk
Mario sampai ikut berjingkat karena terlalu kaget dengan pintu kamarnya yang tertutup dengan kasar oleh Nona.
"ada apa dengan ku..."ucap Mario yang merasa heran dengan perilakunya
keesokan paginya, Winona keluar dari kamar Mario.ia melihat tak ada siapapun.ia mengendap perlahan dan menahan suara langkah kakinya.
setelah hampir sampai di ruang tamu apartemen mario,ia menemukan pakaian berserakan dilantai.dahi Winona mengkerut,tapi ia tetap berjalan menuju keluar ke pintu apartemen Mario
Winona mendelik kaget ketika mario dengan bertelanjang dada dengan setengah dari tubuhnya dibungkus oleh selimut tebal.
tisu-tisu berserakan dimana-mana,3 botol minuman beralkohol telah terbuka.
"apa yang dilakukan Mario semalam??"
tak ambil pusing winona kini melesat pergi dari apartemen Mario.
...****************...
dirumahnya Winona membersihkan dirinya dan memakai pakaian casual.jadwal pekerjaan mario hari ini sedikit lenggang, karena ada podcast YouTube dan juga rekaman album barunya.dan itu dijadwalkan malam harinya.jadi saat ini Winona bisa bersantai ria,
Winona mengambil ponselnya dan menghubungi nomer yang kemarin menghubunginya,
"hallo..."
"rekaman???aku belum membukanya...habis ini aku akan membuka itu..."
"tidak apa-apa... seharusnya aku berterimakasih kepada mu ..kamu sangat berjasa dalam hal ini ... rencana selanjutnya kita batalkan!!!,aku tidak ingin terjerumus dengan keluarga iblis seperti mereka terlalu dalam..."
"aahh.. tidak..aku tidak menyerah...aku hanya membentengi diriku dari mereka..."
"oke . sampai jumpa... kau hati-hatilah..,"
sambungan telepon dari seseorang itu akhirnya terputus, Winona segera membuka file rekaman yang masuk kedalam ponselnya,ia kemudian mendengar dengan jelas apa yang telah dibicarakan oleh pak Andreas dan juga Bu Reva.
ternyata Winona memiliki ide untuk memberikan bolpoin yang sudah di setting untuk memiliki tempat penyadap yang bisa langsung terhubung di ponselnya, Winona menggeram kesal dengan segala ucapan dari pasangan suami istri itu.sepertinya orang yang melakukan sambungan telepon dengan nya tadi sudah memperingatkannya.
amarah yang membuncah kini menyelimuti dadanya, Winona menghubungi kembali nomor tadi.
"hallo..."
"sesuai prediksi sebelumnya...aku tidak boleh salah langkah dalam bertindak... sekarang kita lakukan rencana selanjutnya..."
"aku tidak punya pilihan!!!! mereka patut mendapatkan balasan yang setimpal!!!"
sambungan telepon itu berakhir,dan Winona mengambil ponsel lamanya ia menuliskan sesuatu kepada ponsel lamanya itu, kemudian ia kembali menuju kamar dan mengganti pakaiannya dengan pakaian yang lebih layak
Mario sudah terbangun di siang harinya,ia berjalan santai didalam apartemen nya dengan bertelanjang,ia mengedarkan kepenjuru ruang dan tidak menemukan Winona,
"pasti ia sudah pulang kerumahnya..."mario berjalan kearah kamarnya,
mario mengambil celana pendeknya dan akan berselonjor diranjang,tapi pandangan nya menangkap suatu benda berbentuk kertas pipih,ia mengambilnya dan membacanya
"Elizabeth van den Berg,publicist voor levensverzekeringen,Tobias Asserlaan 8, 2517 KC - Den Haag, Nederlands ...kartu nama siapa ini???aku rasa tidak menerima kartu nama siapa pun..."
Mario mencari alamat itu di google, ia mengetikkannya dan menemukan fakta jika itu adalah alamat kantor asuransi di Belanda.mario terheran dan berpikir keras "apa ini punya Winona??? Belanda?? " ucap mario menggantung.
"Winona yang tidak pernah pergi keluar negeri memiliki kenalan orang Belanda?? itu mustahil..."ucap Mario tersenyum geli.
Mario berpikir jika kartu nama yang ia pegang mungkin adalah punyanya dan ia lupa akan siapa saja yang ia temui.mario menyimpan kartu nama itu didompetnya.
bunyi telepon berdering di ponsel Mario,ia melihat jika tika yang menelfon
"iya Tik..."
"(Mario!!!apa kamu sudah melihat berita??)"
"berita??? berita apa??aku baru bangun tidur..."
"(apakah ayahmu belum menghubungimu...??)"
"kenapa kau membawa nama ayahku..apa yang terjadi??" tanya mario dengan rasa penasaran
Instagram eunhyeayu90