
"hentikan!!!!"
Mario dan Winona kaget dan menoleh kearah sumber suara yang menggelegar disetiap sisi ruangan itu
seorang wanita paruh baya yang tak lain adalah bu Reva baru saja datang dan menyaksikan keintiman Mario juga Winona.matanya memerah menahan amarahnya kekecewaannya.
"ibu .." ucap Mario
"Mario!!! berapa kali ibu sudah berbicara kepada mu...ibu tidak mengijinkan mu untuk bersama dengan Winona!!!" teriak Bu Reva
Mario melirik kearah Winona yang saat ini pucat pasi dan terkejut dengan situasi ini, Mario kemudian menggenggam tangan Winona dengan erat dan itu membuat Winona menoleh kearahnya.
"suka atau tidak suka...aku akan tetap bersama dengan Winona..." ucap Mario dengan penuh penekanan
"kau lebih memilih Winona wanita yang selama ini menghancurkan mu dan keluarga mu secara diam-diam....dia wanita jahat seperti ayahnya...dia sudah mengambil semua milik keluarga Andreas!!!"
"cukup bu!!!! ibu tidak pernah menyadari segala sesuatu yang timbul akibat ulah ayah...tapi ibu selalu menyalahkan orang lain!!!"
"kau membela wanita ini daripada ibumu...??kau dibutakan dengan cinta konyol mu...!!!"
"hentikan bu...!!!bu... sekali ini saja... berdamai lah dengan masa lalumu bu...aku sangat mencintai Winona lebih dari yang ibu bayangkan...kami memiliki anak yang perlu kasih sayang dari kita berdua.... tidak alasan lain yang membuat ku harus menuruti mu bu .."
bu Reva yang merasa tidak mendapatkan apa-apa dari kedatangannya kini beralih menatap tajam kearah Winona,
"kau bisa mencuci otak anakku agar menuruti kemauan mu ..!! tapi tidak dengan ku!!!" ucap bu Reva kemudian melenggang pergi
Mario menoleh kearah Winona yang saat ini menunduk merasa sakit dalam hatinya,ini juga alasan dirinya belum yakin dengan hubungan ini, karena ibu Mario tidak menyukainya.
"pergilah...aku ingin sendiri" ucap Winona pelan
"tidakk...aku akan tetap bersama mu..."
"pergilah mario!!!" teriak Winona dengan menahan sesak di dadanya menahan hatinya yang terluka
"tidak!!!"
"pergilah...!!!kau tidak dengar ucapan ibumu tadi ..dia tidak menyukai ku!!!" teriak Winona lagi
"aku tidak peduli itu!!! aku hanya memperdulikan dirimu dan anak-anak kita ... berikan aku kepercayaan agar aku bisa melindungi mu ...dan membahagiakan mu.. Winona...aku sungguh sangat mencintaimu... menikah lah dengan ku...aku berjanji tidak akan mengecewakan dirimu... berikan aku kesempatan lagi .."
Winona terdiam dan hanya memandang wajah tampannya Mario dengan sendu, tidak ada alasan lain untuk dirinya tidak mencintai Mario,saat ini ia juga ingin berbahagia dengan orang yang dia cintai.
"aku....aku juga men.. mencintaimu...." ucap Winona pelan
Mario seakan tak percaya dengan ucapan Winona,"kau bilang apa ..?"
Mario merengkuh tubuh Winona dalam pelukannya,dia begitu bahagia dengan sambutan cinta dari Winona,
saat ini mereka tidur bersama di kamar anak anaknya,di sisi Marco ada Mario, sedang kan disisi Mara ada winona.mereka tidur dalam damai menjadi orang tua yang utuh untuk kedua anaknya.
pagi menjelang, Marco bangun dari tidurnya dan kaget melihat papa dan mamanya berada di ranjang yang sama dengan nya, dengan perlahan Marco membangun kan Mara adiknya.dia menowel pelan pipi Mara
Mara membuka matanya perlahan dan memandang kesal kepada Marco, "ada apa kak!!!"
"sssttttt..."Marco memberikan kode agar mara tidak berbicara
mara diam dan melihat keadaan kasurnya,ia melihat mamanya tidur disampingnya sedangkan papa nya tidur disebelah kakak nya
"mereka sedang akur..." ucap Marco dengan suara yang sangat pelan
mara mengangguk dengan senyuman manisnya,
...----------------...
Mario membuka matanya dan melihat wanita yang amat dicintainya ,saat ini Winona juga Mario tidur berpelukan Mario tersenyum dengan pemandangan didepannya,tapi ia menyadari sesuatu, jika ini adalah kamar anaknya ,lalu dimana anaknya sekarang
Mario membangun kan Winona perlahan ,"nona...."
"hmmm..." ucap Winona yang belum pulih dari kesadarannya
"anak-anak dimana...??" tanya Mario
"hah ..ini pukul berapa... seharusnya mereka sekolah...ucap Winona yang menoleh kearah jam Beker sebelah nakas yang menunjukkan pukul 06.30
Winona bangkit berdiri disusul oleh Mario, mereka berdua keluar dari kamar dan mencari keberadaan kedua anaknya,
sesampainya didapur, mereka kaget melihat anak-anaknya sudah memakai seragam rapih dan melakukan sarapan dengan lahap nya bersama pak Andreas,pak alex dan bu Nita
"kalian sudah bangun ...cuci muka kalian..dan bergabunglah sarapan bersama kami..." ucap bu Nita dengan senyuman tanpa sungkan
Mario juga Winona terlihat salah tingkah dengan kecanggungan ini, apalagi ditambah dengan salah satu ART menatap nya dengan gugupnya.
.
.
nah loh..... bagaimana.. bagaimana.... sudah sesuai dengan harapan kalian...😅stay tune ya...
Instagram eunhyeayu90