WINONA'S LIFE

WINONA'S LIFE
chapter 26



"kamu ..!!! kenapa kamu baru kembali??" tanya wanita paruh baya itu yang lebih dikenal dengan bu Nita


Winona memandang orang tua pura-pura nya, hatinya begitu kalut,apa ia harus bertindak sejauh ini, dengan melibatkan banyak orang untuk meraih yang ia inginkan.


"maafkan aku ma ..."


Bu Nita menuju kearah Winona,ia kemudian memeluk Nona dengan lembut.


"mama sangat merindukan mu ... maafkan keegoisan mama."


nona membalas pelukan Bu Nita,ia hanya bisa mendalami karakter yang tertulis di skenario nya.


"aku juga ma...aku terlalu kekanak-kanakan..."


bu Nita tersenyum manis kearah Winona, "kembali lah kerumah ya sayang..."


Winona menunduk "papa pasti tidak akan menyukainya..."


"kata siapa??papa sangat merindukan kamu...mama akan hubungi papa agar pulang lebih cepat..."


Winona tersenyum,ia heran dengan bibi Darren, bagaimana bisa bibinya pandai berakting seperti ini.apa bibinya mantan seorang aktris? ,batin Winona


saat ini Winona berada duduk di bangku suatu taman dirumahnya bu Nita, setelah kepulangan Mario ia diminta untuk tetap tinggal di rumah besar ini.


"kau disini rupanya..." ucap Bu Nita sambil membawa sepiring irisan buah


Winona menoleh kearah bu Nita yang saat ini sedang berada disebelah nya.


"maafkan aku,aku banyak merepotkan..."


"tidak usah sungkan,aku menyukai sandiwara ini...aku sangat kaget ketika diminta tolong oleh keponakan ku Darren,entah masalah apa yang menimpa kalian...tapi aku sangat menyukai sandiwara ini .. apalagi aku akan menjadi mertua seorang artis yang aku idola kan ."


"hanya itu??"


Bu Nita tersenyum misterius, "kamu tahu...di dunia ini tidak ada yang gratis kan??.."


Winona memahami sikap Bu Nita, bagaimana bisa Winona bersandiwara dengan orang yang picik seperti wanita didepannya ini,ia seperti rubah,batin Winona


"apa yang anda inginkan..."


"Fantasi Mart..."


Winona mendelik kaget, bagaimana bisa fantasi mart menjadi bisnis yang sangat di inginkan banyak orang seperti ini.


"pak Darren mengetahuinya??"


"hahahhaah....aku sedang bernegosiasi dengan keponakan ku ..jadi dia sangat mengetahui nya" ucap bu Nita


Winona tersenyum getir, "tidak salah... memang Fantasi mart adalah anak perusahaan dari Andreas group yang menjanjikan"


"trus apa tujuan mu... jangan bilang kau juga mengingatkan fantasi Mart??" tanya bu Nita


"tidak...aku tidak menginginkan nya ...aku hanya ingin mereka hancur sehancur-hancurnya sampai titik terendah...,"


Bu Nita kaget dengan ucapan dari Winona, bagaimana bisa gadis yang masih berusia muda seperti ia bisa mengucapkan kalimat penuh dendam seperti itu.


"aku kaget sekali... dengan ucapan mu .. aku tidak akan mempertanyakan apa masalahmu dengan mereka..kita sekarang adalah partner.. jadi aku harap kita bisa bekerja sama dengan baik" ucap bu Nita dengan menyodorkan tangan nya meraih tangan winona


jabatan tangan itu, seakan menjadi titik dimana kesepakatan yang mereka buat.


Winona berjalan dengan cantik dengan gaun berwarna pink salmon sedang kan mario dengan setelah tuxedo dengan warna senada.tukar cincin pun disematkan dicari mereka masing-masing.tamu undangan bersorak gembira.


awak media sangat bahagia karena memberikan berita eksklusif tentang pertunangan dari aktor kenamaan seperti Mario.


pak Andreas tak henti-hentinya melebarkan senyumnya,dia sangat yakin jika keputusan nya untuk membawa Winona kedalam keluarga nya akan berdampak baik, secara Winona adalah anak yang baik juga dari keluarga terpandang.


tidak dengan Bu Reva yang saat ini tampak cemberut, ekspresi Bu Reva sangat kentara ketika kedua keluarga itu berfoto.


"akhirnya kita akan menjadi besan ...." ucap pak Andreas kepada pak Alex


pak alex tersenyum merekah,dan menganggukkan kepalanya "iya ..aku sangat bahagia...putriku cantik dan putra mu juga... mereka sangat serasi..."


Bu Reva juga Bu Nita tak menyapa satu sama lain, entah mengapa Bu Nita merasa jika Bu Reva tidak menyukai pertunangan ini, bahkan untuk menyapa dirinya sekedar berbasa-basi pun tak mau


"apa Bu Reva sedang tidak enak badan...ini adalah hari pertunangan anak kita... seharusnya Bu Reva memberikan senyuman yang manis bukan???" ucap bu Nita sedikit membisik


Bu Reva memutar matanya dengan malas, bagaimana bisa ia harus bermanis-manis dengan orang yang tidak disukainya,bu reva sangat kesal dengan Winona juga kedua orang tuanya.entah mengapa firasat nya begitu kuat bahwa mereka bukanlah orang baik-baik meski ia sangat mengenal Darren.


"aku tidak perlu senyum...itu hal yang tak berguna untuk ku..."


Bu Nita tersenyum mengejek, "benarkah?... lihatlah... mereka tersenyum merekah bahagia di depan banyak orang dan media... mereka juga saling menyukai... sebagai orang tua kita seharusnya mendukung keputusan mereka"


Bu Reva sangat kesal dengan bu Nita karena ucapan nya seakan mengejek hatinya yang dongkol saat ini.


"kita lihat saja... sejauh mana anak mu bisa bertahan masuk dalam keluarga ku!!!" Bu Reva tersenyum sinis dan pergi meninggalkan Bu Nita


Bu Nita hanya bisa melongo dengan besan pura-pura nya ini, bagaimana bisa Mario memiliki ibu seorang penyihir seperti dia.


Mario dan Winona berjalan dengan menggandeng tangan, mereka menghampiri beberapa tamu undangan untuk mengucapkan terimakasih atas kedatangan di acara pertunangan ini.


banyak artis sahabat Mario yang langsung mengerubungi nya,


"si cassanova akhirnya menemukan tambatan hati...congratulation bro... semoga lancar sampai hari H"


"baik.. terimakasih..."ucap mario tersenyum


Winona mengamati beberapa teman artis yang mengrubunginya, mereka seakan tulus datang dan menyelamati Mario.seandainya ini adalah acara pertunangan yang sesungguhnya dan mereka saling mencintai, mungkin ini adalah hal yang sangat untuk nya


Winona sangat iri dengan kekompakan mario bersama rekan-rekannya di dunia hiburan,mario memiliki banyak sekali teman.berbeda dengan dirinya, bahkan tak ada satupun orang dari temannya yang hadir. "aku tumbuh sangat memperhatinkan..."ucap Winona tersenyum miris dengan takdirnya


Tika berjalan menghampiri Winona, "sebentar ya...mario...aku pinjam calon istri mu ya??" ucap Tika ramah dengan melebarkan senyumnya


Mario mengangguk, kemudian ia melanjutkan obrolan nya kepada teman-teman nya.


Winona hanya diam ketika ia di bawa oleh Tika, mereka saat ini berada di sebuah sudut gedung yang minim terlihat oleh para tamu.


"siapakah dirimu sebenarnya??" tanya Tika dengan geram


Winona menaikkan alisnya,ia tak mengerti ucapan Tika


"apa maksudmu???"ucap Winona


Tika memberikan foto keluarga pak alex kepada Winona, Winona melihat nya sekilas dan beralih memandang Tika .wajah dari sang manager itu sangat tajam, sehingga ia tahu apa yang harus ia lakukan sekarang.


Instagram eunhyeayu90