
"segeralah berkemas...!!!kau tak perlu lagi melanjutkan rencana konyolmu itu!!!" ucap Tommy dengan nada sedikit keras
Winona menatap Tommy dengan berkaca-kaca,ia memang terlahir untuk menjadi kuat.tapi sekuat kuatnya ia,ia memiliki sikap kelemahan di dalamnya.saat ini ia berada di titik terlemah dan tak berdaya.entah mengapa,ini tentang Mario ataupun juga tentang sikap tegas Tommy sekarang.
"aku tidak akan pergi sebelum mereka merasakan sakit seperti apa yang kurasakan!!!!"
"apa kau belum tau sesuatu...." tanya Tommy
"apa???" tanya Winona dengan memandang wajah Tommy
Tommy mengatur nafasnya kasar, "kau tau... sebenarnya...kau tidak perlu melakukan rencana mu itu dari awal!!!"
"maksud mu apa???" tanya Winona tak mengerti
"Andreas group adalah perusahaan angin.. perusahaan kosong...kau tahu, semua aset dan juga keuangan yang dihasilkan oleh andreas group mengalir ke rekening rahasia...kau tau pemilik rekening rahasia itu??? dia adalah ayahmu..."
Winona melotot kaget dengan penjelasan Tommy, bagaimana bisa seperti itu.ayahnya,ada apa dengan ayahnya.mengapa ayahnya melakukan itu.
"ayah ku tak mungkin melakukan itu!!!!"
"kita tidak tahu permasalahan mereka seperti apa dulunya... yang aku pastikan saat ini .kaulah pemilik rekening itu sekarang...kau pemilik aset perusahaan andreas yang sah!!!"
Winona melotot kaget,ia tak menyangka akan mendapatkan kejutan seperti ini.
"jjjaadii....ak ....aku,aku pemilik perusahaan mereka selama ini??"
"iya....kau bisa mengakuisisi kan semuanya saat kau sudah di Belanda....kau bisa membuat mereka turun kejalanan tanpa kau harus mengotori tangan mu...!!!"
rasanya seluruh badan Winona lemas seketika, perjuangan nya selama ini untuk bisa masuk kedalam keluarga andreas hanya sia-sia belaka.ia juga menyesalkan melakukan pernikahan dengan Mario.mario, mendengar nama mario apa mario tahu jika sebenarnya perusahaan ayahnya mengalami masalah serius.
"apa Mario sudah tahu tentang masalah perusahaan ayahnya..."
"Mario...dia sudah tahu sejak awal..."
Winona merasa jika saat ini adalah hari dimana keterpurukannya,ia merasa dipermainkan oleh rencananya sendiri.melangkah jauh seperti ini dan hasilnya begitu sia-sia.menyesal adalah suatu masalah yang ada pada isi hatinya.
"baiklah...aku tahu ...aku harus berbuat apa sekarang...aku akan menyelesaikan nya sekarang juga..." ucap Winona dengan datar.
Tommy melihat Winona merasakan jika hati Winona begitu rapuh.tidak dipungkiri winona seperti memendam sesuatu,entah itu penyesalan ataupun perasaan yang lain.
Winona dan juga Tommy berada di kantor perusahaan pak Alex, mereka melakukan pertemuan secara rahasia dengan orang-orang yang selalu melindungi nya selama ini.
di dalam ruangan itu terdapat bu Nita, Darren juga pak Alex, suasana tampak menegangkan saat Tommy menjelaskan jika perusahaan Andreas group adalah milik Winona.
"bagaimana bisa terjadi seperti itu..." tanya pak alex
"ini permasalahan pribadi Antara pak Andreas juga pak Candra Solomon...jadi, sesuai dengan perjanjian sebelumnya... Winona akan tetap menepati janjinya dengan memberikan fantasi mart kepada kalian.." ujar Tommy
Winona tampak menunduk,ia tak ingin mengatakan sesuatu.ia merasakan sesuatu yang yak enak dengan dirinya
"tidak apa-apa...." ucap Winona yang baru mengeluarkan pendapat nya.
"aku sangat berterima kasih kepada kalian... yang selalu mendukung ku..dan membantu ku...aku ingin masalah ini selesai..." ucao Winona kemudian
"nona ..kamu tampak begitu pucat...kau baik-baik saja?" ucap bu nita menghampiri Winona.
"aku tidak apa-apa...."
Tommy memberikan sebuah berkas bukti pengalihan pemilik sebelumnya yang dia dapat dari kantor asuransi di denhaag Belanda ke pemilik baru yaitu Darren dan bu Nita.
"kau tak seharusnya memberikan ini kepada kami ..." ucap pak alex yang merasa tidak enak dengan pemberian fantasi Mart dengan cuma-cuma.
Winona tersenyum kepada pak alex,ia merasa ia sedang diperhatikan oleh seorang ayah.
"terimakasih... karena anda telah bersedia membantu ku .."
"aku sangat bersyukur telah bertemu dengan mu...aku tidak memiliki anak perempuan... satu-satunya anak lelaki ku telah menikah dan tinggal diluar negeri,jadi aku merasa kesepian.untunglah...darren keponakan ku mengenalkanmu kepada ku... jangan terlalu sungkan .. anggaplah aku sebagai ayahmu..."ucap pak Alex dengan tulus.
mata Winona sudah membendung disaat seperti ini ,ia dipertemukan dengan orang-orang baik.
"terimakasih...ayah .."ucap Winona menahan tangis.
bu Nita memeluk winona,juga pak alex yang ikut memeluk anak angkat nya itu.
Darren merasa menjadi orang yang jahat jika dia menerima fantasi mart dengan cuma-cuma.
"haaahh... bagaimana bisa aku melihat drama secara real live seperti ini.... asisten Tommy,biarlah aku membelinya...aku juga tidak mau diberikan perusahaan fantasi mart secara cuma-cuma... Winona sudah kuanggap seperti adikku sendiri... Winona...mau tidak mau ..aku sebagai kakakmu...akan selalu menjaga dan melindungi mu...fantasi mart,aku akan membelinya."
Winona memandang Darren dengan terharu,ia hampir saja merengek menangis.
"terima kasih....kak Darren...." ucap Winona dengan nada suara yang lemah
"aahhh ...aku tidak menangis..tapi kau membuat ku menangis...."ucap darren menuju Winona dan memeluk nya.
semuanya yang berkumpul diruangan itu tampak terharu dengan pemandangan yang sangat dramatis itu.
tiba-tiba Winona ambruk dipelukan Darren,darren tampak shock.
"nona!!!nona...!!!" teriak Darren panik
pak alex dan Bu nita menghampiri darren, "Winona!!!!bangun..."ucap bu Nita
Tommy dibuat panik dan segera menggendong Winona ,"kita kerumah sakit sekarang..." ucap Tommy panik.
Instagram eunhyeayu90