WINONA'S LIFE

WINONA'S LIFE
chapter 7



saat ini Mario dan Winona duduk berhadapan dengan pak Andreas di Ruang apartemen, Mario tampak gelisah dengan pandangan menyudutkan dari ayahnya, berbeda dengan Winona yang terlihat tampak tenang.


"sudah berapa lama kalian memiliki hubungan??"


ketika Winona ingin mengungkapkan sesuatu tiba-tiba Mario mendahuluinya.


"itu bukan urusan ayah..."


pak Andreas tersenyum getir, bagaimana bisa putranya mengatakan hal itu kepadanya.


"ayah harap kamu segera membereskan masalah ini dengan menikahi gadis ini .. kalau tidak, ibumu akan menjodohkanmu dengan Sheila temanmu ...."ucap pak Andreas sambil berdiri dan ingin meninggalkan apartemen Mario.


tatapan tajam memanas meliputi wajah Mario yang sangat tak menyukai kehadiran ayahnya.Tomy ikut mengekor dibelakang pak Andreas,


ketika hendak sampai ditengah pintu,pak Andreas berhenti dan menoleh kearah Mario dan juga Winona,


"Minggu depan adalah ulang tahun perusahaan...ayah harap datanglah bersama kekasihmu.." ucap pak Andreas dan kemudian berlalu pergi diikuti dengan Tomy yang masih setia dibelakangnya.


Mario menggenggam jari jemarinya dengan kuat, hingga buku-buku tangannya memutih, perilaku tersebut tak luput dari pengamatan Winona.


"apa yang terjadi dengan hubungan ayah dan anak ini??? mengapa mereka tampak tidak akur??"batin Winona


setelah sepeninggal pak Andreas dan sekretaris Tomy,winona melihat kearah mario yang diam dengan pandangan kosong.


"aku akan pulang.... tenangkan dirimu dahulu..."


Winona pergi tanpa melihat lagi kearah mario,ia pergi dengan perasaan yang tak menentu.


mario menoleh kearah pintu yang tertutup oleh Winona,ia menghela nafasnya kasar.dia kemudian mengambil rokok dan menghisapnya, dengan cara seperti dirinya dapat memperbaiki moodnya


...****************...


di rumah keluarga Andreas,sang ibu tampak marah-marah dan uring-uringan akibat berita yang beredar di Internet dan televisi,bu Reva menanti suaminya pulang kerumah.tapi sang suami tak kunjung pulang, ditelepon juga selalu dalam jangkauan.


"aku tidak bisa berdiam diri di sini..aku harus melakukan sesuatu!!!!"


Irene yang mengamati ponselnya tampak terkejut,ia menganga dengan fakta yang ia lihat.


"bu... jangan marah-marah terus ..ibu lihat ini??"ucap Irene sambil menunjukkan sebuah pesan di dalam ponselnya.


Bu Reva menghampiri Irene yang sedang duduk santai dengan memegang ponselnya,


"apa yang kamu lihat..."


bu Reva melihat pesan chat yang ada di ponsel milik Irene,ia begitu terkejut mendengar fakta isi pesan itu.


"irene... bagaimana bisa.... bagaimana bisa kakakmu memiliki hubungan dengan gadis yang masih muda ..19 tahun irene,baru tamatan sekolah,kita juga tidak tahu asal-usulnya ...aku tidak bisa tinggal diam...aku akan menemui kakak mu..."


"Tidak Usah!!!!!"


suara bariton itu datang dari mulut pak Andreas yang baru pulang dari bekerja,bu reva dan juga irene menoleh kearah sumber suara itu.


"sayang...kamu sudah pulang...apa kamu sudah melihat berita...Mario..anak itu..."


"diamlah...."ucap pak Andreas sambil duduk di sofa


"bagaimana bisa kita diam sayang...anak lelaki kita sedang melakukan skandal besar...dan ditambah lagi masalah tentang jati diri wanita yang ada dalam video itu... kita harus menemui mereka berdua dan minta klarifikasi...!!!"ucap Bu Reva yang begitu cemas.


"aku sudah menemui mereka...."


"hah????la..lalu.. mereka bilang apa??? apa yang mereka katakan!!!"


"sepertinya mereka memang benar memiliki hubungan.. karena ketika aku datang ke apartemen Mario...gadis itu berada disana..."


"aaahh....tidak...itu tidak mungkin!!!" sangkal bu Reva


"aku tidak perduli usianya irene.... sekarang masalah nya kakak mu terlihat begitu menyukai gadis itu... mereka sama-sama saling menyukai...aku tidak habis pikir, darimana Mario mengenal gadis yang masih belia itu..."


"sayang...apa kamu akan diam saja...."


"apa yang harus aku lakukan...itu pilihan Mario,aku tidak bisa berbuat banyak... setidaknya skandal video itu mereda karena pemeran wanita di video itu adalah calon istri Mario..."


"kita tidak tahu asal-usul gadis itu..apa kamu akan membiarkannya begitu saja... bagaimana kalau gadis itu bukan dari keluarga baik-baik??apa kamu akan membiarkan keluarga kita tercoreng dengan skandal yang baru lagi??"


"jangan terlalu membesar-besarkan masalah.. sekarang yang paling penting Mario menyukai gadis itu, sudahlah...aku lelah..."ucap pak Andreas dengan bangkit dari duduknya dan meninggalkan istri dan anaknya


Irene tersenyum dengan ucapan bijak dari ayahnya,ia tak menyangka jika ayahnya yang berwatak keras mampu mengutarakan kata seperti itu


"ayahmu memang benar-benar....ini tidak bisa dibiarkan irene .."


"bu.... masalah siapa calon dari kakak... biarkan itu menjadi pilihan kakak sendiri.... kita tidak perlu ikut campur bu.."


"kamu itu ..sama seperti ayahmu .."ucap bu reva menahan kesal sambil meninggalkan Irene.


Irene hanya menghembuskan nafasnya kasar.ia kemudian menghubungi seseorang,


"halo ..kamu dimana??"


"jemputlah aku ..aku ingin ke suatu tempat..."


"baik ..aku tunggu .. hati-hati ya .." ucap irene sambil tersenyum manis


...****************...


Winona sedang menyantap makan malamnya dengan lahap, tidak seperti hari-hari sebelumnya yang selalu makan mie instan,kali ini Winona makan nasi dan lauk yang ia beli di warung makan,


sesekali ia melirik kearah ponselnya yang menampilkan berita tentang Mario di infotainment update dimalam hari,ada beberapa komentar negatif ada juga positif.kabar negatif jika fans dari luar negeri tidak menerima jika mario idola mereka akan segera melepas masa lajangnya, komentar positifnya adalah Mario melakukan itu kepada calon istrinya sendiri bukan kepada wanita bayaran.padahal semua itu adalah hal negatif, Dan tidak baik untuk dicontoh, Winona merasa heran dengan komentar fans.


"aku harus segera masuk kedalam keluarga itu secepatnya... karena waktu ku tidak banyak..."


Winona menggerakkan jari jemari nya di ponselnya,ia nampak memberikan artikel yang ia buat dan segera mempublikasikannya di dunia Maya, dengan wajah datarnya ia melihat kelayar benda pipih itu.


"kita lihat saja... sejauh mana kamu bertahan Mario..dan keluarga Andreas??"


drttt...drrtt...drtttt


Winona melihat layar ponselnya,ia melihat panggilan telepon dari nomor yang tak ia kenal,


"hallo..."


"hallo.."


"(Winona!!!!! kamu sekarang dimana??)"


"bibi???aku dirumah bi...ada apa dengan bibi.. kenapa suara bibi?"


"(Nona... dengarkan aku...kamu sekarang harus lebih hati-hati.. karena Andreas sedang mencari keberadaanmu saat ini...ia mengerahkan semua anak buahnya untuk mencari keberadaan mu... ingat Winona, mereka sangat berbahaya!!!bibi tidak ingin terjadi sesuatu kepada mu...hiks..hiks ...)"


Winona tampak terkejut jika Andreas sedang mencari keberadaannya,ia kemudian mengeratkan rahangnya karena menahan amarah.


"bibi tenang saja...aku sudah ditahap melempar umpan di kandang singa...jadi bibi tidak usah khawatir.."


"(ingat pesen bibi Winona... mereka orang yang sangat berbahaya...)"


tiba-tiba sambungan telepon terputus, Winona mencoba menghubungi bibinya tapi tidak bisa.winona sampai dibuat marah karena dirinya tidak bisa leluasa untuk berinteraksi dengan keluarganya akibat keluarga Andreas.


"bahkan sudah sepuluh tahun lalu kau tidak bisa tenang karena keberadaanku yang masih hidup...hah!!! keluarga Andreas...kau membuat aku tidak bisa menghadiri pemakaman kedua orang tuaku... sampai saat ini ....aku belum bisa menginjakkan kaki di pusara kedua orang tuaku ....kau .. kau akan menerima pembalasan dariku!!!",ucap Winona yang tampak meredam emosinya.


Instagram eunhyeayu90