WINONA'S LIFE

WINONA'S LIFE
chapter 58



pak Andreas kemudian memegang tangan istrinya untuk meredam situasi,


"aku meminta maaf kepada mu ... atas semua yang terjadi...tapi... orang tua mu meninggal bukan karena orang-orang ku ..."


Winona tersenyum sinis, "aku tahu itu...tapi kalian berniat membunuh orang tua ku....itu sangat menyakiti hatiku...tapi untuk saat ini,aku akan membiarkan kalian berbahagia.tapi...jika kalian membuat masalah dengan ku ..aku tidak akan tinggal diam ..."


"aku permisi dulu pak Andreas juga bu...bu Reva...aku sangat menikmati pesta kalian..." ucap Winona kemudian pergi meninggalkan mantan mertua nya itu.


"wahh.. lihatlah dia ..dia sangat arogan...aku semakin tidak menyukai nya..." ucap Bu Reva


"bisakah kau menahan emosi mu...ini adalah hari penting untuk anak kita Irene... biarkan Winona berbicara semaunya... kita pantas mendapatkan itu..."


bu Reva menggertak kan kakinya menahan amarahnya.sedangkan pak Andreas hanya terdiam saat melihat istrinya itu.


Winona menahan air matanya yang membendung, entah mengapa sudah bertahun lewat,ia tetap akan merasakan sakit ketika seseorang telah menindasnya.apalagi mengenai kedua orangtuanya,


Winona berjalan dengan cepat menuju lift,ia menekan tombol lift itu dan terbuka,ia saat ini berhadapan dengan Mario yang sama-sama menatap nya dalam diam.mereka sama-sama shock karena akan bertemu dalam situasi seperti ini .hanya mereka berdua saat ini.


Winona kemudian berbalik dan tidak jadi menaiki satu lift dengan Mario,tapi kemudian tangan Mario menarik nya masuk kedalam dan menutup lift itu kembali.


Winona hanya bisa mendelik kaget dengan tindakan Mario, pandangan mereka bertemu.mario dengan wajah dinginnya, sedang kan Winona dengan wajah keterkejutan nya.


"kau kembali..." ucap Mario


"lepaskan tanganmu!!!" ucap Winona yang mencoba melepaskan genggaman tangan Mario.


Mario melepaskan tangan Winona,dia sadar saat ini mereka adalah bukan sepasang suami istri lagi.


Winona kagum dengan penampilan Mario yang masih tetap sama seperti 5tahun lalu,masih tetap tampan dan gagah tidak ada satupun guratan garis halus diwajahnya.apakah Mario adalah manusia abadi yang tidak bisa berubah.


sedangkan Mario melihat Winona yang sangat amat cantik dan ****, mungkin diusia mudanya organ-organ tubuhnya masih dalam perkembangan,saat ini Winona tampil **** dengan aset yang sudah terlihat menonjol.


"apa kabar mu ..." tanya Mario


"seperti yang kau lihat....aku sangat baik-baik saja .."


"apa yang kau lakukan di negara orang... selama ini??"


"aku...?? kau menanyakan tentang kehidupan ku...??apa aku tidak salah dengar ..." ucap Winona yang sedikit geli dengan perkataan Mario.


"kalau tidak ingin menjawab... jangan dijawab..." ucap Mario singkat


ucapan Mario membuat Winona sedikit kesal, entah mengapa Mario tidak pernah berubah.


mario melihat tangan Winona yang tergores sesuatu, sehingga terlihat darah menyembul membentuk garis horizontal.


Winona merasakan takjub dengan sikap Mario yang penuh perhatian, padahal itu bukan luka besar.


suasana tiba-tiba canggung saat pintu lift terbuka dan terlihat ada beberapa orang didepan mereka yang akan turun ke lobby, Winona merasakan tak nyaman dengan tatapan heran beberapa orang didepannya,mario kemudian menarik tangan Winona agar berdiri sejajar dengan nya.kemudian beberapa orang tersebut masuk dalam ruang lift itu.


ketika lift terbuka, kemudian Mario menggenggam tangan Winona untuk berjalan keluar bersamanya, Winona hanya bisa diam mengikuti arahan Mario, karena ia tidak paham dengan situasi hotel di sini.


Mario menyuruh untuk Winona masuk kedalam mobilnya,tapi Winona ragu untuk masuk kedalam,


"masuklah... sebelum wartawan mengenali kita..."


Winona menurut dan masuk kedalam,mario kemudian menyusul masuk dalam mobilnya.


didalam perjalanan mereka hanya bisa terdiam, Winona juga Mario terlihat canggung satu sama lain,ada sesuatu yang aneh pada diri Mario, entah mengapa ia begitu menyukai momen ini.


"kau tinggal dimana...aku akan mengantarmu..."


"aku tinggal di rumah ayah angkat ku ..pak Alex "


"baiklah...."


kendaraan mobil itu melaju kencang kearah rumah pak alex yang dikawasan perumahan elite di ibu kota.


Setelah sampai Winona mencoba untuk membuka mobil Mario tapi tidak bisa, Winona kemudian menoleh kearah Mario.


",apa kamu tidak ingin mengatakan sesuatu...??" ucap Mario


"terima kasih...." ucap Winona singkat


"hanya itu ..??"


"apa yang kau inginkan...??"


Mario kemudian terdiam, dirinya bingung dengan apa yang dia lakukan saat ini.dirinya telah lama berpisah dengan Winona, dan Winona tak pernah sekali pun memiliki perasaan dengannya, bagaimana bisa dia berpikir jika Winona akan merindukannya.


Mario menekan tombol kuncinya, "tidak...kau turunlah..."


Winona merasa heran dengan tindakan Mario,ia kemudian keluar dari mobil mario dan berjalan menuju rumahnya.


Mario memejamkan matanya menahan dilema.bagaimana bisa dia melakukan itu kepada Winona saat pertemuan pertama mereka sejak 5 tahun tak bertemu.


Instagram eunhyeayu90