WINONA'S LIFE

WINONA'S LIFE
chapter 16



setelah sampai didepan kamar Mario,dua wanita itu saling mengobrol dengan bahasa mereka, sehingga Winona juga tak mengerti apa yang mereka katakan


sang asisten meninggalkan wanita itu dan wanita itu memberikan senyuman manisnya kearah Winona.


"already !!! can we go in now?"


(sudah!!! bisakah kita masuk sekarang)


Winona membuka kamar Mario ia menyuruh wanita itu untuk duduk di sofa tamu yang ada didalam kamar hotel itu,ia kemudian mencari keberadaan Mario.


"apa wanita itu sudah datang..."tanya Mario yang saat ini masih memakai bathrobe


Winona terpaku melihat Mario memakai itu didepannya,ia sedikit memalingkan wajahnya.


"sudah..."jawab singkat Winona


"ambilkan aku pengaman ku di tas...," perintah Mario


Winona terdiam sesaat,pengaman??pengaman apa yang dimaksud oleh Mario?


tanpa pikir panjang Winona mencari tas Mario dan membuka isi tasnya,ia kaget menemukan banyak sekali ****** di dalam tasnya.kini winona Sadar dan menoleh kearah Mario, matanya melotot menahan kesal kepada Mario.


Winona menghela nafasnya dengan kasar ia jengkel bercampur menyesalkan kebodohannya.bagaimana bisa ia tak menyadari yang dimaksud senang-senang versi Mario.jadi dari tadi ia telah memilih dan juga mengantarkan wanita panggilan untuk Mario?


Mario yang tadi berkutat dengan ponselnya merasa winona begitu lambat mengambilkan ****** untuknya.


mario menoleh kearah Winona yang saat ini menuju kearah nya serta membawa pengaman yang dia maksud.


"mana..??" tanya Mario


Winona melempar itu ke dada Mario," jadi ini yang dimaksud senang-senang versimu??"


Mario kaget dengan tindakan Winona yang melempar pengaman kearah tubuhnya.


"apa maksudmu?? jadi dari tadi kamu tidak tahu aku akan melakukan hal apa??" pertanyaan mengejek itu berhasil membuat Winona semakin geram


"tidak!!! aku tidak mengetahuinya..."ucap Winona dengan wajah datarnya


mario tersenyum sinis kearah Winona,dia tidak tahu lagi sikap Winona yang saat ini menunjukkan kemarahan atau sebaliknya.


"keluarlah...tugasmu sudah selesai,..."usir Mario


Winona yang merasa kesal karena diusir kini pergi meninggalkan Mario,tapi langkahnya terhenti ketika mario mengatakan sesuatu kepadanya,


"kau kesal karena aku tak memilihmu untuk menjadi pengahangat ranjang ku??"


Winona terdiam membisu,ia memang sempat berkata akan menjual tubuhnya kepada orang yang dianggap memiliki kemanusiaan.dan itu hanya untuk membuat trik menarik Mario agar Mario masuk keperangkap sesungguhnya.


"aku sama sekali tidak merasa kesal..kamu bebas memilih siapa pun yang ingin kamu jadikan penghangat mu....meski itu bukan aku...aku pergi dulu.. selamat bersenang-senang...!!!"


Winona keluar tanpa menoleh kearah Mario,ia begitu kesal dan menahan emosi.ia juga tidak tahu bagaimana bisa Mario akan membalikkan keadaan menyerang kepadanya.


Mario yang melihat respon Winona juga semakin kesal,ia kemudian menyuruh wanita panggilan itu masuk dan melayani dirinya.


di balik pintu kamar mario, hati Winona merasa ada keanehan,ia merasa sesak karena suatu hal yang sama sekali tidak ia ketahui.


Winona berjalan menuju kearah kamarnya dan segera membaringkan tubuhnya keranjang,saat ini bayangan-bayangan tentang malam panas Mario dan wanita panggilan itu memenuhi otaknya.


Winona kembali bangun dan menuju wastafel yang berada di dalam kamar mandi,ia kemudian mengambil sikat gigi dan menggosok giginya dengan kasar,ia membayangkan ketika ia mendapat ciuman sensasional dari mario Winona tampak kesal dan jijik karena pernah melakukan itu dengan Mario.


keesokkan paginya Winona mengetuk pintu Mario tapi tidak ada sautan, padahal pesawat akan lepas landas pukul 10 pagi, kurang lebih 2 jam keberangkatan mereka.


karena tidak ada sautan Winona masuk kedalam kamar Mario,ia berjalan menuju kamar yang terlihat gelap.winona kemudian mengambil remote dan membuka jendelanya.


Mario menggeliat ketika melihat cahaya terang mengenai wajahnya,


"pesawat kita jam 10..kita harus segera bersiap-siap..."ucap Winona dengan wajah datarnya.


Mario tak menggubrisnya dan bangun tidur lalu menuju kamar mandi.


Winona membereskan barang-barang mario,ia kembali menata ulang koper itu dan mengambilkan baju dan celana yang akan digunakan mario nanti.


ia juga menemukan beberapa tisu berserakan yang jatuh kebawah, dengan rasa jijik ia mengumpulkannya dan memasukkan kedalam tong sampah.


Mario keluar dari kamar mandi setelah beberapa menit melakukan rutinitas mandinya ia mengambil baju yang disiapkan oleh Winona,tapi ia tidak lagi melihat keberadaan Winona du dalam kamarnya.dia juga melihat kamar nya sudah bersih.


setelah semua selesai mereka berdua turun ke lobby dan menuju restoran untuk makan sarapan paginya, tidak ada obrolan apapun,baik itu Mario juga Winona.mario ingin sekali berbicara dengan Winona tapi ia terlalu gengsi untuk memulainya.


sesampainya di bandara Soekarno-Hatta Mario menyadari jika wartawan telah mengintainya,mario dengan sigap menggandeng tangan Winona dan menggenggamnya,ia menarik nya dengan mesra bak seorang sepasang kekasih.


Winona yang tidak tahu jika dibuntuti wartawan dari belakang berusaha melepaskan pegangan tangannya.


"diamlah .. wartawan mengikuti kita sekarang"


Winona yang tahu itu langsung terdiam mengikuti skenario Mario,ia melihat wartawan sudah akan mengepungnya


~"bisa meminta wawancara sebentar "~


~"iya.. Mario.... sebentar saja...kami telah menunggu mu disini sejak kemarin,"~


Mario yang merasa harus klarifikasi kepada awak media, kemudian berdiam diri sambil masih menggenggam tangan winona


puluhan wartawan dan juga kameramen sudah mengepung mereka berdua.lampu flash pada kamera masing-masing wartawan sudah membanjiri pemandangan kedua orang yang ada di depan mereka.


"apa yang ingin kalian tanyakan" tanya Mario


~"kalian dari mana??apa sedang melakukan liburan atau melakukan foto prewedding??~"


"saya dan Winona baru pulang dari Thailand untuk sekedar liburan...kami berdua belum melakukan prewedding.." jawab Mario dengan senyum manisnya


~"sedikit wawancara untuk kekasih anda Winona... sejak kapan anda memiliki hubungan dengan Mario...umur yang selisih 8 tahun bukanlah hal mudah untuk menjalin kedekatan antara anda dan juga Mario~"


Mario melirik kearah Winona yang saat ini tampak terdiam ,Mario takut jika winona tidak dapat menjawab nya.ketika Mario ingin menggantikan menjawab Winona mendahuluinya.


"aku pernah bertemu dengannya waktu masih kecil...di usia seperti diriku waktu itu sangat mengidolakan sosok Mario remaja yang begitu berprestasi dalam berkarir di dunia entertainment...aku berjanji pada diriku... suatu saat nanti akan menemuinya dan mengajaknya berkencan...tak kusangka dia juga memiliki perasaan yang sama kepada ku ...aku sangat bersyukur.. cintaku terbalas olehnya..."ucap Winona dengan mata yang berbinar, seolah dia berada dalam cerita yang sebenarnya.


Winona memeluk pinggang Mario,ia melebarkan senyumnya yang manis.mario yang melihat nya tampak gugup dengan senyuman milik winona yang tak pernah ia tampilkan kepadanya.


para wartawan tampak hanyut juga merasa kebawa perasaan atas sikap manis dari winona.


Mario yang masih menoleh kearah winona dengan spontan mendaratkan kecupannya di pucuk kepala gadis itu


sontak para wartawan heboh melihat kearah pasangan kekasih didepan mereka.


Instagram eunhyeayu90